
Membincangkan tren rumah masa kini tentu tidak
terlepas dari tren minimalis modern yang kian diminati. Artikel ini
mengajak Anda untuk menelusuri lebih jauh tentang desain minimalis
modern, padanan interior, dan eksterior yang digunakan.
Selamat membaca !
Saat ini gaya hidup yang dianut masyarakat semakin dinamis, karena
memiliki efisiensi waktu yang tinggi, dan padatnya aktivitas yang
dilakukan setiap hari. Hal ini berimbas pada pemilihan tren untuk desain
rumah, masyarakat lebih menyukai desain yang menggambarkan watak dan
karakter mereka. Jadilah desain minimalis dan simple menjadi pilihan
banyak orang. Oleh karena itu pengembang properti berlomba-lomba untuk
menyajikan rumah dengan konsep tersebut. Tak pelak jika tren desain
minimalis modern menjadi favorit pada penataan eksterior hingga interior
rumah akhir-akhir ini.
Rumah minimalis memiliki desain simpel, dinamis, dan modern.
Biasanya berupa bentuk geometris yang dipadu padankan dengan bentuk
pengembang yang lainnya sepeti bentuk kotak, persegi panjang, kubus,
atau segitiga. Hal ini bisa kita cermati dari penampilan ekterior rumah
yang berbentuk kotak pada dinding dan jendela.
Ornamen pada rumah minimalis nyaris tidak pernah ditemukan. Kesan
minim dan memang terdapat pada rumah dengan konsep ini. Penggunaan
detai-detail yang rumit seperti yang terdapat pada rumah klasik tidak
akan Anda temukan pada desain minimalis ini. Penggunaan bentuk dan bahan
material berbentuk vertikal dan horisontal mendominasi bangunan
minimalis modern, seperti desain yang akan Anda dapati pada jendela,
pintu, dinding, ataupun pagar. Bentuk-bentuk kaca dan jendela segi empat
semakin mempertegas fasad rumah, dan memperkuat karakter minimalis pada
bangunan.
Biasanya penampilan rumah berdesain minimalis cenderung terbuka,
jujur, modern, dan memberikan profil apa adanya dari setiap material
bahan yang ditampilkan. Penggunaan bahan dan material pun dapat dihemat
tanpa harus mengurangi kualitas dan kekuatan bahan. Misalnya, penggunaan
beton ataupun baja ekspos tanpa terlebih dahulu dilapisi dengan bahan
lain.
Biasanya sebuah rumah minimalis akan terdiri dari ruang-ruang
fungsional dan efektif. Setiap ruang yang Anda masuki akan memberikan
kesan ringan. Cahaya dan udara pun dapat masuk secara optimal pada
setiap ruang.
Jika Anda memiliki lahan yang terbatas, ruang dalam dapat Anda
ciptakan secara multifungsi. Misalnya, Anda menyatukan beberapa ruang
dengan layout tidak tertutup, seperti, ruang tamu, ruang keluarga, dan
dapur. Hal ini sangat praktis karena sirkulasi ruang dalam ruang dapat
berlangsung cepat dan berfungsi secara optimal. Peletakan hiasan dan elemen interior di dinding ruang dan lantai
sangat minim, namun hal itu tidak berkesan kaku, karena finishing
material bangunan dapat dibuat dinamis.
Pemilihan interior rumah biasanya akan didominasi dengan interior
dengan desain minimalis yang senada, seperti mengikuti bentuk dasar
geometris, sederhana, ringan, simpel, dan fungsional. Pemilihan warna
pun dapat Anda mulai dari memilih warna hitam, cokelat, abu-abu dan
putih. Anda dapat menguatkan karakter minimalis pada ruang-ruang rumah
Anda dengan memainkan warna lampu sorot untuk memanipulasi ruang.
Penggunaan lampu pun dapat Anda minimalkan dengan memilih jenis .
Untuk
memilih cat rumah
, Anda dapat memilih warna cat dengan mengikuti tren 2000. Warna-warna
alam dapat Anda kombinasikan dengan warna kontras sehingga Anda
mendapatkan kesan cantik dan memperunik desain rumah Anda dengan
maksimal. Rumah minimalis biasanya akan didominasi dengan warna-warna
hitam, putih, dan abu- abu. Warna-warna ini akan sesuai jika dipadankan
dengan warna kontras seperti merah, kuning, dan biru. Biasanya warna
kontras ini berfungsi sebagai aksen dan pembeda agar ruangan tidak
berkesan dingin dan kaku.