Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Arti, Fungsi dan Cara Memilih Slipcovers

Arti, Fungsi dan Cara Memilih Slipcovers
Mungkin banyak yang belum pernah mendengar istilah slipcover. Kata ini memang tidak begitu sering digunakan di Indonesia meski banyak anggota masyarakat yang telah bahkan sering atau justru memakai benda perabot yang dinamakan dengan slipcover ini.

Bagi yang belum mengetahui, slip cover adalah perabot sejenis sofa punya sifat yang lebih multi fungsi. Jika kursi sofa hanya digunakan untuk duduk saja, tapi slipcover dapat pula dipakai untuk istirahat dan tiduran sambil melakukan kegiatan lainnya seperti membaca koran, mendengarkan musik dan sebagainya.

Oleh karena punya sifat yang multi fungsi itulah, pada umumnya slipcover punya ukuran yang lebih besar dan panjang. Tidak itu saja, slipcover juga dilengkapi dengan komponen bantal untuk melakukan kegiatan seperti yang telah disebutkan di atas. Bahkan ada pula slipcover yang diberi kelengkapan lain yaitu guling.

Namun untuk model dan desainnya, juga terdiri dari berbagai macam dengan konsep yang tidak jauh berbeda dengan kursi sofa. Tapi perlu diketahui juga jika sofa sering dibuat dalam desain dengan karakter yang lebih modern, sedangkan slipcover tidak selalu. Ada beberapa orang yang lebih suka membuat slipcover sendiri dengan desain yang disesuaikan dengan selera seperti etnik dan sebagainya.

Jika ingin membeli dalam bentuk yang sudah jadi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih slipcover. Untuk desainnya, tentu saja selain disesuaikan dengan selera juga harus bisa diselaraskan dengan konsep desain interior terhadap ruang yang akan dipakai untuk meletakan slipcover ini. demikian pula dengan warnanya, juga haris bisa tampil secara matching.

Kemudian untuk bahannya, hal utama yang perlu diperhatikan adalah busanya. Pilihlah slipcover yang busanya padat namun terasa lembut dan lunak. Kualitas busa yang baik tersebut berkaitan dengan sisi kenyamanan untuk pengguna dan keawetannya sehingga bisa dipakai dalam jangka waktu yang cukup lama tanpa perlu menggantinya.

Kedua adalah bagian penutup atau kain. Pilih jenis penutup yang punya sifat dingin dan mudah menyerap keringat sekaligus mudah dibersihkan. Urusan ini juga punya hubungan terhadap sisi kenyamanan dan kemudahan pada perawatannya. Pada umumnya sofa slipcover menggunakan penutup yang tampilannya polos saja. Namun bukan berarti yang tidak polos kurang baik. Jika ingin menggunakan penutup yang punya motif, hal ini juga bisa dilakukan juga. Yang jelas yaitu tampilannya juga bisa disesuaikan.

Yang pasti adalah, pilih kain atau bahan penutup lain yang mudah dibersihkan dan dicuci. Sebab dibandingkan dengan kursi sofa, element penutup pada slipcover akan lebih mudah kotor karena tidak hanya digunakan untuk duduk saja, seperti yang telah dijelaskan pada bagian atas.

Lalu dimanakah tempat yang paling cocok dan bagus untuk meletakan slipcover ?. Untuk urusan yang satu ini juga bisa disesuaikan dengan selera. Namun karena punya tujuan untuk bersantai, maka sebaiknya slipcover diletakan di ruang keluarga atau teras terutama teras yang letaknya ada di bagian belakang rumah.

Kenapa tidak diletakan di ruang tamu?. Meski hal ini bukan merupakan suatu larangan, namun sebaiknya dihindari. Jika sedang bersantai dan tiduran di slipcover kemudian datang pengunjung atau tamu yang masuk ke ruang tersebut, tentunya kondisi ini bisa menimbulkan suasana kurang sopan dan nyaman baik untuk pengguna slipcover maupun tamu itu sendiri.

Jika ingin diletakan di ruang kerja, ide ini justru merupakan hal yang sangat bagus. Karena saat sedang suntuk menghadapi aneka jenis pekerjaan yang menumpuk, pengguna bisa merebahkan badannya sejenak untuk beristirahat dan memulihkan tenaga. Namun peletakan ini hanya dapat dilakukan pada ruang kerja pribadi, bukan tempat yang sering dimasuki orang lain.

Sumber gambar : http://www.drbabymamadrama.com

 

Artikel Lainnya :