Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Tata Kelola Manajemen Proyek Bangunan

Tata Kelola Manajemen Proyek Bangunan
Mengerjakan proyek bangunan sebenarnya tidak ada ubahnya menjalankan sistem operasional perusahaan. Karena itu juga dibutuhkan tata kelola manajemen yang baik sehingga semua jenis pekerjaan bisa diselesaikan dengan baik dan benar sesuai dengan standar dan waktu yang telah ditentukan sebelumnya.

Karena itu setiap kontraktor dan pemborong harus tahu sistem maupun tata kelola manajemen bangunan agar bisa melakukan pengelolaan berbagai macam asset serta sumber daya manusia. Jadi proyek pengerjaan bangunan yang diterima membuat hasil bagus dengan kualitas maksimal dan terjamin mutunya. Dan yang tidak kalah penting semua karyawan dan sumber daya manusia yang ikut terlibat dalam proyek tersebut bisa mendapat kesejahteraan yang layak, sesuai dengan keuntungan yang didapat dari pekerjaan proyek.

Manajemen yang bagus harus mampu menciptakan suatu organisasi dimana setiap anggota atau personilnya bisa melakukan tugan yang menjadi tanggung jawabnya tanpa perlu harus mendapat tekanan dari mandor atau atasan. Jadi mereka merasa sebagai bagian dari sistem kerja yang utuh, bukan sekedar menjual tenaga atau pikiran saja. Dari sini produktifitas kerja bisa meningkat dan semua karyawan bisa berkerja dengan hati yang penuh semangat dan dedikasi tinggi.

Beberapa bagian dalam organisasi yang sedang mengerjakan proyek bangunan antara lain adalah manajer proyek, manajer teknik atau site engineering manager, lalu ada manajer lapangan atau site operational manager kemudian disusul dengan sistem K3 atau Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta savety. Selain itu masih ada lagi staf kualitas kontrol yang punya tugas melalukan pengecekan hasil pekerjaan dan bagian adminitrasi yang mengatur aneka macam sistem operasi berikut masalah keuangannya.

Tiap bagian atau personal yang merupakan tim inti dari proyek masih membawahi lagi beberapa staff atau karyawan yang jenis tugas dan pekerjaannya disesuaikan dengan keahliannya masing-masing. Contohnya adalah staff quantity surveyor yang punya tugas utama melakukan audit dan perhitungan volume masing-masing bagian pekerjaan proyek. Tujuannya adalah untuk membuat suatu sistem agar proses pengerjaan proyek bisa berjalan efisien dan biaya yang dikeluarkan jadi lebih irit.

Kemudian ada lagi pelaksana yang punya tanggung jawab melakukan pemantauan pengerjaan proyek agar gedung atau bangunan yang dibuat kualitasnya bisa sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Selain itu ada pula staff lain setingkat suveryor yang bertugas membuat ukuran dan sejenisnya sehingga bangunan yang dibuat bisa sama dengan perencanaan sebelumnya.

Bagian organisasi atau manajemen proyek yang lain adalah akutansi, perpajakan, savety patrol, staff keamanan atau satpam dan yang terakhir adalah tenaga pelaksana dan tukang. Semua jenis sumber daya manusia ini harus dikelola dengan baik agar bisa menjadi tim kerja yang solid dan kompak.

Dari sini bisa diketahui bahwa manajemen proyek yang bagus adalah yang mampu membuat pengerjaan proyek berjalan lebih cepat namun dengan harga yang tidak tinggi. Untuk karyawan dan tukang bisa tercipta sistem kerja yang menyenangkan dan kompak. Selain itu ada hubungan bawahan dan atasan yang akrab tanpa melupakan posisi dan jabatan yang disandang.

Kondisi ini dikarenakan semua manajer dan atasan mampu bertindak sebagai pemimpin, bukan sekedar orang yang memberi perintah dan membuat aturan saja. Dan yang paling penting adalah, hak-hak semua karyawan bisa terpenuhi semua sehingga mereka bisa bekerja dengan tenang dan tidak ada sesuatu yang membuatnya merasa tertekan.

Jika semua ini bisa terpenuhi, perusahaan konstruksi dan bangunan tersebut lebih mudah untuk memenangkan tender atau mendapat proyek bangunan baik dari pemerintah maupun pihak non pemerintah atau swasta. Karena tata kelola manajemen yang baik juga bisa menjadi bagian dari promosi yang membuat nama perusahaan ikut terangkat.

Sumber gambar : http://charlielaing.wordpress.com

 

Artikel Lainnya :