Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Metode Perhitungan Kebutuhan Cat Dinding

Metode Perhitungan Kebutuhan Cat Dinding
Bisa dikatakan, semua dinding selalu ditutup menggunakan cat. Kecuali pada dinding ekpose dan dinding yang diberi lapisan penutup wallpaper serta dinding yang dibuat dengan tujuan khusus misalnya untuk studio musik, home theatre dan sebagainya. Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh cat adalah banyak pilihan warna yang bisa diaplikasikan pada dinding, baik yang ada di luar maupun di dalam ruang.

Oleh karena itu banyak orang yang membedakan cat dinding menjadi dua yaitu cat yang dipakai untuk dalam ruang atau interior dan cat untuk luar ruang atau eksterior. Cat jenis interior pada umumny sering mengutamakan keamanan terutama sekali yang punya kaitan dengan kesehatan serta tidak boleh mengandung racun dan bersifat ramah lingkungan.

Sedangkan cat luar atau eksterior, harus bisa lebih tahan terhadap perubahan cuaca baik panas dan dingin serta tidak mudah mengalami perubahan warna meski sering terkena pancaran sinar matahari dan air hujan yang turun serta membahasi dinding. Cat untuk luar ruang juga selalu dilengkapi dengan komponen anti jamur maupun lumut. Karena itu harga cat luar biasanya lebih mahal dibanding dengan cat dalam. Dan menurut pengalaman yang sering terjadi, jika dilakukan perbandingan maka penggunaan cat luar prosentasenya lebih sedikit dengan cat dalam.

Adapun peralatan yang paling sering digunakan untuk melakukan tugas pengecatan diantaranya adalah kuas untuk mengecat bidang yang kecil dan sempit dan roller untuk mengecat dinding dan bidang yang lebih luas karena bisa membuat proses pengerjaannya lebih cepat dilakukan. Sedang untuk celah yang lebih sempit lagi, bisa menggunakan alat semprot. Selain itu masih ada lagi alat pembantu lain seperti ampelas untuk menghaluskan dinding jika permukaannya terlalu kasar atau soket untuk menutup dinding yang berlubang dengan dempul dan sebagainya.

Lalu bagaimanakah teknik dan metode perhitungan kebutuhan cat dinding yang tepat?. Sebab jika terjadi kesalahan tentu akan merugikan. Jika kurang akan terjadi pemborosan waktu kerena harus membeli cat lagi. Terlebih jika kita menggunakan sistem campuran, tidak hanya memakai satu jenis cat saja. Hal ini akan merepotkan bila ternyata hasil campuran yang baru tidak dapat menghasilkan warna yang sama. Sebalikanya jika terlalu banyak, akibatnya adalah pemborosan dana dan biaya.

Agar mampu menetapkan kebutuhan cat secara akurat, dapat memakai perhitungan sistem satuan liter. Adapun standar yang paling bagus adalah satu liter cat dipakai untuk memberi warna pada dinding yang luasnya antara sepuluh hingga duabelas meter persegi setiap satu lapisan dan yang terbaik adalah dua lapisan.

Jika ada ruang yang panjangnya berukuran lima kali enam meter tingginya adalah empat meter, maka jumlah cat yang dibutuhkan bisa dihitung : 2 x (5m + 6m) x 4m lalu hasilnya dibagi 12 liter. Jadi akan ketemu angka 22m x 4m = 88, dibagi 12 menjadi 7,33 liter. Artinya adalah, untuk satu kali lapisn cat yang dibutuhkan adalah 7,33 liter dan untuk dua kali lapisan 14,66 liter, jika dibulatkan ke atas menjadi 15 liter

Jika ingin membeli cat kaleng kecil yang isinya adalah dua setengah liter, maka harus membeli 15 : 2,5 = 6 kaleng. Namun bilan memilih kaleng yang ukurannya lebih besar yaitu 5 liter jumlah yang harus dibeli 15 : 5 = 3 kaleng. Sebagai tambahan, ada kemasan cat yang yang lebih besar lagi namanya satu pail, isi atau volumenya adalah 20 liter.

Dan yang perlu diingat sistem dan contoh perhitungan ini masih kasar karena ada dinding yang diberi jendela, pintu atau lubang yang lain. Jadi hasil perhitungan harus dikurangi luas beberapa element tersebut.

Sumber gambar : http://www.reinhartrealtors.com

 

Artikel Lainnya :