Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Aneka Alat Untuk Memecahkan Batu Bangunan

Aneka Alat Untuk Memecahkan Batu Bangunan
Salah satu faktor penentu baik dan tidaknya mutu agregrat adalah batu material yang digunakan untuk membuatnya. Untuk yang ukurannya besar, batu tersebut harus dipecah dengan mesin atau alat yang namanya stone crusher. Berbeda dengan cara konvesional yang biasanya menggunakan palu, stone crusher bisa membuat pecahan batu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan. Selain itu alat pemecah ini juga mampu membersihkan material tersebut dari kotoran atau lumpur maupun tanah dan kotoran organik lain yang masih ada. Sehingga kualitas agregrat yang dibuat bisa lebih bagus dan punya daya rekat yang kuat.

Berdasarkan ukuran yang dibuat, alat untuk memecahkan batu bangunan ini terdiri dari tiga jenis yaitu pemecah tersier, sekunder dan primer. Sistem kerjanya pertama pemecah jenis primer menerima batu yang masih utuh kemudikan dipecah menjadi beberapa potongan. Dari potongan batu ini kemudian dipecah lagi memakai pemecah jenis sekunder lalu dilanjutkan dengan proses pemecahan lagi dengan alat pemecah tersier hingga didapat batu sesuai dengan yang dibutuhkan.

Untuk mesin pemecah jenis primer biasanya menggunakan alat seperti jaw, hammer mill atau gyratory. Sedangkan pemecah jenis sekunder, alat yang paling sering dipakai yaitu pemecah roll, konus atau hammer mill. Kemudian untuk pemecah jenis tersier, pada umumnya sering memakai rod mill, ball mill atau roll.

Alat pemecah batu yang telah disebutkan di atas ada yang terbagi lagi menjadi beberapa macam. Misalnya alat untuk memecahkan batu jenis jaw ada dua macam yaitu mesin penggerak ganda dan mesin penggerak tunggal. Sedangkan mesin gyratory serta konus atau cone merupakan dua jenis mesin pemecah yang sama.

Ada mesin pemecah batu lain yang merupakan jenis bentur atau impact yang diantaranya adalah jenis primer, penggiling atau hammermills dan limemills, horizontal shaft atau batang horisontal dan batang vertikal atau vertical shaft. Kemudian adalah lagi mesin pemecah jenis silinder atau roll yang terbagi menjadi dua silinder ganda atau double roll dan silinder tunggal atau single roll.

Diantara beberapa jenis alat tersebut jaw adalah mesin pemecah yang paling sering dipakai untuk jenis pemecahan primary crusher atau pemecah primer. Alat ini punya kemampuan memecahkan batu dari jenis yang paling lunak yaitu batu sedimen hingga jenis batu yang paling keras seperti batu basal atau granit.

Bentuk alat ini adalah seperti rahang untuk menjepit dan punya dua plat, di mana salah satunya posisinya selalu tetap sedangkan plat yang satunya lagi bisa bergerak. Gerakan plat yang satu ini menggunakan dorongan dari penggerak yang dinamakan toggle. Jenis dorongannya ada dua yaitu tunggal atau single dan double atau ganda. Gerakan tunggal untuk proses pemecahan batu yang pertama dan ganda untuk proses selanjutnya.

Jika terjadi kerusakan dan tidak bisa digunakan lagi, plat tersebut bisa diganti dengan yang baru. Bahannya dibuat dari baja jenis manganese. Untuk plat tunggal, harganya lebih murah dibanding dengan plat ganda. Bobotnya juga lebih berat namun bentuknya agak pendek.

Untuk mesin pemecah jenis gyratory, sistem kerjanya menggunakan alat yang dinamakan konus dan bisa berputar, bergoyang dan turun naik. Ukuran sudut pergerakan ini bervariasi dan paling sering dipakai untuk memecahkan batu yang sifatnya abrasif, kenyal dan kasar. Berat dan ukuran mesin ini sendiri sekitar lima hingga sepuluh kali lipat mesin jenis jaw. Oleh karena itu harganya sangat mahal hingga tiga kali lipatnya.

Namun tentu saja kualitas pecahan batu yang dihasilkan jauh lebih bagi dan halus. Keuntungan lainnya, mesin ini juga hemat energi dan mampu memecah batu yang mengandung lumpur serta dalam kondisi yang basah. Ukuran batu yang dipecahkan juga bisa bermacam-macam.

Sumber gambar : http://www.beboncrusher.com

 

Artikel Lainnya :