Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Teknik Membuat Cor Beton

Teknik Membuat Cor Beton
Salah satu faktor terpenting kwalitas dan ketahanan bangunan terletak pada cor betonnya. Dan bukan hanya teknik pengecorannya saja yang harus dilakukan dengan benar, namun juga pada adonan yang digunakan untuk membuat cor beton tersebut. Karena itu ketika mau mendirikan suatu bangunan atau rumah juga harus bisa mengetahu bagaimana teknik membuat cor beton secara baik dan benar.

Alat yang digunakan untuk membuat cor beton antara lain adalah adah atau ember yang dipakai untuk mengangkat material, sekop untuk mengambil material dan adonan yang sudah jadi, lalu sendok semen atau cetok untuk meletakan adonan cor pada tempat yang dikehendaki. Jika mau mengetes kwaliats cor beton bisa menggunakan alat yang dinamakan slump. Proses pekerjaan pembuatan cor beton ini dilakukan secara manual menggunakan tenaga manusia jika adonan cor yang dibutuhkan hanya sedikit saja. Jika jumlahnya banyak tentu harus menggunakan mesin.

Sedang material yang dibutuhkan yaitu pasir, semen, air dan batu atau kerikil. Masing-masing dari bahan ini jumlahnya juga disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya untuk cor beton yang besar maka kerikilnya juga berukuran agar besar bahkan ada yang menggunakan pecahan batu. Kemudian untuk pasirnya juga tidak jauh berbeda. Jika dipakai untuk membuat lapisan penutup maka harus disaring lebih dulu agar menjadi halus dan tidak perlu diberi campuran kerikil atau batu kecil.

Setelah semua alat dan bahan tersedia langkah berikutnya tinggal membuat adonan cor beton tersebut. Sebelum dicampur dengan air, semua material diaduk lebih dulu hingga menyatu. Jika masih ada warna tertentu misalnya hitam, berarti masih ada pasir yang belum diaduk. Demikian juga jika masih terdapat warna abu-abu yang mencolok, itu pertanda jika masih ada semen yang belum ikut teraduk. Jadi adonan ini harus menjadi satu warna saja abu-abu kehitaman.

Dan yang perlu diperhatikan komposisi dan perbandingannya harus diperhatikan dengan cermat agar tidak terjadi kesalahan. Masing-masing jenis dak atau cor beton punya standar komposisi yang berbeda-beda sesuai dengan fungsi dan penggunaannya.

Jika ingin mengetahui cara mencampur material yang baik dengan cara manual, pertama pasir diletakan pada suatu wadah atau tempat dan dibuat sedemikian rupa hingga bentuknya seperti gunungan. Kemudian campur bahan ini dengan batu kecil atau kerikil dan diaduk menggunakan cangkul dan sekop hingga menyatu dan dibuat seperti gunung kecil lagi. Setelah itu bagian atas atau puncaknya dibuat lubang yang cukup lebar seperti kawah.

Langkah berikutnya lubang kawah ini diberi semen. Setelah itu material yang ada di bawah bisa dinaikan keatas dengan cangkul, sehingga material yang ada di tengah dan atas akan turun ke bawah. Angkat lagi bagian ini dengan teknik yang sama. Pekerjaan ini dilakukan secara terus menerus hingga semua material bisa menyatu dan tidak memunculkan warna tertentu.

Setelah itu bentuk kembali semua material seperti gunung kecil lagi dan di bagian atasnya dibuat lubang lagi untuk mengucurkan air. lakukan pekerjaan yang sama seperti di atas. Apabila airnya masih kurang bisa ditambah lagi dengan cara yang sama. Tapi pemakaian air ini harus diatur agar adonan tidak terlalu encer atau terlalu keras karena keduanya punya efek yang tidak bagus terhadap proses pengeringan dan kwaitas cor beton tersebut bila sudah jadi.

Ada beberapa tukang yang menyesuaikan penggunaan air ini dengan cuaca yang sedang terjadi saat itu. Jika cuacanya sedang panas maka jumlah airnya bisa lebih banyak karena jika kurang proses pengeringan bisa terlalu cepat. Demikian pula sebaliknya bila cuaca sedang dingin maka airnya harus lebih sedikit agar proses pengeringan bisa berlangsung lebih cepat.

Jika memakai mesin pengaduk tentu lebih mudah dilakukan sebab tinggal mengikuti instruksi yang biasanya ditulis pada buku petunjuk. Tapi pada umumnya bila menggunakan mesin jumlah air yang digunakan lebih banyak agar proses pengadukan bisa berjalan lancar.

Sumber gambar : http://www.cahayainsani.com

 

Artikel Lainnya :