Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Memasang Keramik Kamar Mandi

Memasang Keramik Kamar Mandi
Saat ini keramik telah menjadi bahan paling diminati untuk menutup lantai. Bukan saja ruang tamu, keluarga atau ruang tidur dan ruang yang lain termasuk ruang luar atau eksterior. Lantai kamar mandipun juga banyak yang ditutup dengan keramik. Alasannya selain harganya murah dan awet, lantai jenis ini juga punya beberapa kelebihan yang lain.

Namun berbeda dengan lantai yang ada di beberapa ruang, memasang keramik kamar mandi butuh teknik tersendiri yang agak berbeda. Masyarakat Indonesia, pada umumnya jika membuat kamar mandi pada hanya berukuran kecil saja. Karena itu agar bisa terlihat lebih luas dan lapang, sebaiknya keramik tersebut dipasang dengan posisi diagonan atau miring. Tapi jika kamar mandi itu punya ukuran yang lebib luas, tentu tidak menjadi masalah jika tetap dipasang secara berjajar seperti biasanya.

Yang terpenting adalah, antara lantai yang berada di sisi pinggir yang satu dan sisi pinggir yang dipakai untuk meletakan lubang saluran air posisinya harus lebih tinggi dan rendah. Makin lebar dan luar ukuran kamar mandi tersebut pada perbandingan tinggi dan rendahnya juga dibuat lebih banyak. Tujuannya agar kotoran air yang digunakan untuk mandi dapat mengalir dengan lancar dan bisa cepat masuk ke dalam lubang saluran atau pembuangan. Jika tidak bisa mengalir dengan cepat bisa menimbulkan genangan dan membuat lumut atau jamur mudah tumbuh di tempat itu.

Dan bila keadaan memungkinkan sebaiknya lubang untuk membuat air itu dipasang pada bagian pinggir serta pojok di sisi lantai yang lebih rendah. Sehingga keberadannya tidak mengganggu keindahan dan kesempurnaan tampilan lantai dan ruang. Selain itu jika diletakan di bagian pojok, pemasangan lantai jadi lebih mudah dilakukan karena berhubungan dengan ukuran tinggi rendah seperti yang telah diuraikan di atas.

Lebih bagus lagi ketika membeli lubang untuk pembuangan air memilih yang bentuknya kotak. Hal ini memudahkan pengerjaan pemotongan ubin yang dipasang pada bagian lubang tersebut sebab tinggal menggunakan mesin pemotong saja. Beda dengan lubang yang bentuknya bundar, pemotongan ubin harus dilakukan secara manual. Jika tidak teliti, hasil pemotongan jadi kurang rapi dan tidak bagus.

Agar ukuran kemiringan ini selalu terus terjaga, setiap selesai memasang satu baris ubin lakukan pengecekan sekali lagi. Hal yang sama juga harus dilakukan apabila kamar mandi ini dilengkapi dengan bak untuk menampung air mandi. Demikian pula dengan lubang kecil untuk membuang air ketika bak sedang dibersihkan juga dipasang pada bagian pojok dan posisinya tepat berada di bawah ubin. Biar tidak terjadi kesalahan gunakan garis penolong yang terbuat dari tali kenur.

Keramik untuk kamar mandi biasanya terdiri dari dua jenis yaitu keramik untuk menutup dinding bawah dan lantai. Bagian dinding menggunakan keramik yang lebih halus. Teknik memasangnya pernah dijelaskan pada artikel sebelumnya. Jika belum membaca atau tidak ingat lagi bisa dibuka alamat situs http://www.imagebali.net/detail-artikel/926-memasang-ubin-pada-dinding.php.

Sedang untuk lantainya permukaannya dibuat agak kasar agar pengguna tidak mudah terpeleset karena lantai ini sering terkena cipratan air sehingga kondisinya selalu dalam keadaan basah dan licin. Agar tampilan kamar mandi terlihat selaras dan selaras, sebaiknya ketika memilih dua jenis ubin ini motif dan desain permukaannya sama.

Satu hal lagi yang tidak boleh dilupakan, jika kamar mandi dilengkapi dengan shower atau kran air, harus dipasang lebih dulu pipa salurannya sebelum dinding dan lantai ditutup keramik. Jadi bila pemasangan keramik sudah selesai tinggal memasang bagian ujungnya saja. Dan sebelum lantai dalam kondisi yang benar-benar kering, kamar mandi jangan langsung dipakai. Bak mandi juga tidak boleh langsung diberi air karena bisa mengakibatkan kebocoran.

Sumber gambar : http://villahomedesigning.com

 

Artikel Lainnya :