Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Memilih Atap Baja Ringan dan Cara Memasangnya

Memilih Atap Baja Ringan dan Cara Memasangnya
Penggunaan atap dari bahan baja ringan saat ini terus mengalami peningkatan. Kondisi ini telah mendorong para produsen untuk meningkatkan jumlah produksi. Sehingga muncul aneka macam dan jenis atap baja yang kwalitasnya juga bervariasi. Karena itu kita harus bisa tahu bagaimana cara memilih atap baja ringan yang punya kwalitas lebih bagus.

Pertama teliti material yang digunakan untuk membuatnya, apakah memakai standar mutu yang baik. Contohnya konstruksi untuk reng, minimal ketebalannya adalah 0,75 millimeter. Selain itu atap baja yang baik tidak mudah mengalami pembengkokan meski. Untuk mengetahuinya bisa dicoba dengan cara ditekuk. Dan jika sudah dipasang, atap tersebut tidak bisa melengkung meski dikasih beban yang berat. Lebih bagus lagi jika atap itu punya sertifikat jaminan kwalitas yang dikeluarkan oleh suatu lembaga atau badan yang terpercaya.

Produsen atau penjual atap baja yang baik dan profesional biasanya selalu punya sistem instalasi sendiri. Sehingga mereka juga harus mampu menyediakan tukang dan ahli untuk memasangnya. Jadi kwalitas hasil pemasangannya bisa mendapat garansi dan jika ada kesalahan atau hal lain yang dirasa kurang dapat dilakukan penyempurnaan dan perbaikan secepatnya. Karena itu ketika mau membeli, tanyakan masalah ini pada penjual atap.

Jika belum tahu benar tentang bagaimana menentukan pilihan, jangan sungkan bertanya kepada penjual secara langsung atau orang lain yang sudah mengerti dan memahami pemakaian element ini. Karena jika terjadi kesalahan akan menimbulkan akibat yang sangat fatal. Karena atap adalah punya fungsi bukan saja untuk melindungi bangunan rumah saja, tapi juga harus bisa memberi rasa aman dan nyaman pada penghuninya.

Kemudian untuk pemasangan. Sebelum pekerjaan ini dilakukan sebaiknya buat lebih dulu desain atau gambar kerja maupun konsep pemasangan atap. Karena dari gambar kerja ini aplikator atau pemasang atap bisa mendapat panduan untuk mengerjakan tugasnya sehingga bisa didapat hasil yang lebih sempurna. Dan dari gambar ini pula bisa ditentukan posisi peletakan semua element atap.

Untuk rangka utama atau kuda-kuda konstruksinya pada umumnya berbentuk hurud ‘U' terbalik atau ‘I' dan ukurannya lebih besar. Sedangkan reng serta pengikat dipasang secara melintang di atas kuda-kuda. Dari sinilah kemudian terbentuk kerangka dan konstruksi yang kokoh dan kuat.

Kemiringan atap adalag hal yang harus mendapat perhatian. Semakin tinggi ukuran kemiringan, maka luas atap juga makin menjadi besar. Sedangkan ukuran idealnya yaitu antara duapuluh lima hingga tigapuluh derajat. Penentuan ukuran itu punya pengaruh langsung pada jumlah pemakaian bahan atap. Jika bisa ditentukan dengan baik, pemakaiannya bisa lebih irit dan efisien.

Pekerjaan lain yang juga butuh keakuratan tinggi yaitu memasang sambungan. Jika terjadi satu kesalahan sedikit saja meski skalanya bisa dibilang kecil, namun akibat yang timbul bisa menjadi besar yaitu runtuhnya atap. Beda dengan kerangka dari kayu, jika ada kerusakan atau kesalahan dalam memasang, hanya bagian itulah yang akan jatuh. Namun untuk atap baja, karena sistem yang diaplikasikan saling berhubungan, maka kerusakan dan kesalahan yang terjadi tetap mampu memunculkan efek pada bagian yang lain.

Jika semua konstruksi dan kerangka sudah terpasang dengan baik barulah atap dapat dipasang pada posisi yang telah ditentukan. Banyak orang yang punya anggapan jika pekerjaan ini adalah bagian yang paling mudah dilakukan. Tapi apabila tidak teliti juga menimbulkan efek yang tidak baik yaitu atap mudah terlepas dari tempatnya. Salah satu sebab yang paling sering terjadi yaitu dikarenakan pemasangan bautnya kurang kencang.

Sumber gambar : http://www.tiger-roofing.com
Artikel Lainnya :