Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Mencari Persewaan Alat Konstruksi dan Bangunan

Mencari Persewaan Alat Konstruksi dan Bangunan
Selain material, hal lain yang perlu dipersiapkan untuk membuat bangunan dan rumah hunian adalah peralatan tukang dan alat konstruksi. Untuk peralatan tukang, biasanya tenaga kerja sudah punya sendiri-sendiri sehingga kita tidak perlu menyediakannya. Apalagi jika kita menggunakan jasa kontraktor, semua sudah diurus oleh mereka.

Namun jika tidak menggunakan jasa mereka maka agar bisa mendapatkan alat konstruksi dan bangunan, jalan terbaik yang dapat ditempuh adalah menyewa. Karena jelas tidak mungkin bagi kita untuk menyediakannya sendiri.

Alat yang sering dibutuhkan untuk membuat bangunan sederhana seperti rumah hunian adalah mesin pemadat tanah dan mesin pencampur material. Kedua alat ini bisa disewa secara harian atau bulanan jika ukuran atau kapasitasnya kecil. Tapi pada bangunan yang lebih besar, maka alat yang harus disediakan juga makin banyak. Bahkan ada beberapa alat yang disewakan dalam hitungan jam.

Dan seperti ketika sedang mencari bahan dan material, mencari persewaan alat konstruksi dan bangunan juga membutuhkan strategi tersendiri. Misalnya jika lokasi alat persewaan tersebut berada agak jauh dari tempat pembangunan rumah. Harus dijelaskan secara lengkap dan detail, siapa yang harus menanggung ongkos angkut dan transportnya. Namun pada umumnya pihak penyewalah yang harus mengeluarkan dana untuk keperluan ini.

Demikian pula dengan biaya yang dikeluarkan jika terjadi kerusakan. Jika kerusakan itu terjadi bukan kesalahan pihak penyewa, tentu saja biaya tetap ditanggung oleh pemilik. Demikian pula dengan keperluan operasional seperti oli, pergantian suku cadang dan mekanika, juga menjadi tanggungan pemilik.

Yang harus ditanggung oleh pihak penyewa adalah keperluan bahan bakar atau BBM selama alat itu dioperasikan. Hanya saja pihak pemilik biasanya sudah menyediakan keperluan ini, sehingga tidak perlu membelinya sendiri. Apalagi jika jenis BBMnya merupakanan bahan bakar khusus yang tidak tersedia di tempat umum.

Untuk mengoperasikan alat berat dan butuh penanganan khusus, harus ada operator yang sudah ahli. Tanyakan juga masalah ini. Siapa yang harus menyediakan dan sistem bayarannya. Pemilik atau penyedia alat yang bagus biasanya sudah punya operator khusus dan biaya sewa yang harus dikeluarkan biasanya sudah termasuk ongkos untuk bayaran operator. Jadi kita tidak membayar mereka lagi. Namun jika operator mesin atau alat itu harus menginap maka penyewa harus mau menyediakan tempat tinggal dan ongkos untuk makan mereka serta keperluan yang lain.

Sering terjadi meski sudah membuat jadwal dan program penggunaan alat, ternyata ada masalah yang membuat alat tersebut tidak bisa digunakan secara maksimal. Misalnya hujan, kondisi tanah yang becek dan sebagainya. Meski tidak dipakai, namun pihak penyewa tetap harus membayar biaya sewa. Namun ongkosnya tidak sebesar bila alat itu bisa digunakan. Kondisi seperti ini juga perlu mendapat penjelasan dengan lengkap. Bagaimana juga jika hujan itu berlangsung dalam jangka waktu yang lama hingga berhari-hari.

Hal lain yang tidak boleh dilupakan adalah masalah keamanan. Pengguna atau penyewa biasanya punya tanggung jawab untuk menyediakan sistem keamanan yang baik. Namun bagaimana bila ada suatu peristiwa yang kejadiannya diluar perkiraan sebelumnya. Misalnya ada huru-hara atau bencana alam seperti banjir yang mengakibatkan alat tersebut terbakar, hilang terbawa arus dan sebagainya. Tanyakan semua kemungkinan ini pada pihak yang menyewakan.

Jika semuanya sudah ada penjelasan yang lengkap, surat sewa menyewa bisa kita ditanda tangani bersama dengan pihak yang menyewakan alat. Namun sebelum membubuhkan tandan tangan, alangkah baiknya bila isi surat pernjanjian tersebut dibaca lagi dengan seksama dan teliti. Jangan sampai terjadi salah tafsir yang bisa memunculkan masalah dan sengketa.

Sumber gambar : http://www.top-building-news.com

 

Artikel Lainnya :