Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Persamaan dan Perbedaan Desain Plafon Rumah Eropa dan Amerika

Persamaan dan Perbedaan Desain Plafon Rumah Eropa dan Amerika
Plafon adalah element yang berada di atas ruang dan digunakan untuk menutup genteng agar bisa terlihat lebih rapi dan tidak berantakan. Selain itu plafon juga punya fungsi lain, sebagai media untuk menciptakan kesan yang lebih cantik pada suatu ruang. Karena itulah plafon selalu dibuat sesuai dengan konsep atau gaya penataan ruang dan interior.

Meski begitu, adakalanya di setiap daerah maupun wilayah masing-masing punya desain plafon sendiri walaupun tetap mengikuti beberapa konsep yang sudah baku. Misalnya di Eropa, warga di sana punya pandangan atau opini tersendiri pada plafon ruang. Demikian pula dengan orang lain yang tinggal di negara Amerika, juga punya konsep yang berbeda.

Ada beberapa persamaan dan perbedaan desain plafon rumah Eropa dan Amerika . Rumah yang ada di Eropa dan Amerika, selalu menggunakan plafon yang diberi ornament serta hiasan dengan tampilan yang cukup menarik, terutama yang menggunakan bentuk seperti ukiran sistem dua dimensi atau profil dengan lengkungan-lengkungan yang indah.

Bahan utama yang digunakan pada umumnya juga sama, yaitu gypsum. Demikian pula dengan cara atau sistem pembuatannya, menggunakan cetakan kemudian ditempelkan pada bagian atas atau dinding plafon. Selain itu hiasan profil atau ukiran tersebut ada yang dibiarkan polos namun ada pula yang diberi kombinasi warna.

Persamaan lainnya, plafon ini juga sering diberi hiasan lain berupa lampu gantung. Dan lampu gantung ini sebenarnya tidak hanya digunakan untuk rumah Eropa dan Amerika saja, namun juga bangunan rumah yang menggunakan gaya artitektur atau desain interior yang berbeda.

Adapun perbedaannya antara lain adalah, plafon yang berada di rumah-rumah Eropa lebih sering menggunakan gaya klasik atau khas Eropa. Hal ini berkaitan dengan sejarah karena gaya klasik memang pertama kali muncul dari benua biru ini. Oleh sebab itu hiasan profil dan ukiran tersebut selalu punya bentuk dan tampilan yang lebih detail dan mewah.

Selain menggunakan hiasan profil dan ukiran, plafon Eropa juga diberi hiasan lain yaitu berupa lukisan yang dibuat dengan cat khusus. Hiasan lukisan ini biasanya memunculkan motif-motif tertentu yang sangat indah dan penuh nuansa seni yang tinggi. Sedangkan konsep pewarnaannya, lebih menyukai jenis-jenis yang cenderung gelap yaitu coklat tua kemudian dipadu dengan coklat muda agar bisa menghasilkan kesan yang agak terang.

Jika menggunakan tampilan yang polos tanpa hiasan lukisan, jenis warna yang paling sering dan umum digunakan adalah putih atau krem. Warna ini selalu sama dengan warna yang digunakan pada bagian dinding. Jadi meski terlihat detail, hiasan profil dan ukiran yang dibaut tetap terlihat lebih halus dan menyatu dengan dinding plafon.

persamaan dan perbedaan desain plafon rumah eropa dan amerikaSedangkan rumah yang ada di Amerika, lebih sering menggunakan plafon dengan tampilan yang tetap mewah namun terlihat lebih sederhana dan modern. Jika memakai ornament profil maupun ukiran, konsep desainnya juga tidak terlalu rumit dibanding dengan plafon Eropa. Jika memakai hiasan lain berupa lukisan, motifnya juga tidak begitu banyak dan hanya ada di beberapa bagian saja, tidak memenuhi semua element plafon seperti rumah yang ada di Eropa.

Konsep penggunaan warnanya juga agak jauh berbeda. Plafon Amerika lebih suka menggunakan warna-warna yang lebih terang. Misalnya putih atau krem maupun memakai paduan dua warna tersebut sekaligus. Sehingga ruang tersebut juga tampak lebih terang dan segar. Namun ada pula plafon yang diberi warna putih, lalu hiasan profil dan ukiran diberi warna yang sangat kontras yaitu kuning emas. Tujuannya adalah tentu saja untuk memunculkan kesan yang lebih mewah.

Sumber gambar : http://www.flickr.com,http://beginahome.com

 

Artikel Lainnya :