Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Perbedaan dan Persamaan Furniture Gaya Victoria dan Klasik

Perbedaan dan Persamaan Furniture Gaya Victoria dan Klasik
Antara furniture yang menggunakan gaya Victoria dan Klasik, sebenarnya punya konsep yang tidak jauh berbeda. Karena gaya Victioria merupakan bagian dari gaya klasik yang berkembang dan berpusat di negara Inggris.

Ada beberapa perbedaan dan persamaan furniture gaya Victoria dan Klasik . Perbedaan itu misalnya dalam hal penggunaan warna. Untuk yang menggunakan gaya Victorian, warna yang sering dipakai adalah jenis warna yang cerah misalnya putih, kuning gading dan sebagainya. Ada kalanya penggunaan warna ini dikombinasi dengan kuning emas yang disapukan pada bagian tertentu.

Ada kalanya meja yang menggunakan gaya Victoria diberi hiasan tempat lilin. Hiasan ini lebih sering menggunakan bentuk yang agak tinggi dan warna yang senada atau sama dengan warna yang diaplikasikan pada furniture tersebut.

Kemudian untuk kursinya, biasanya pada sandaran punggung dan tempat duduk diberi busa lalu ditutup dengan kain beludru atau sejenisnya. Kursi gaya Victorian jarang ada yang menggunakan penutup busa dari bahan kulit. Sering kali kain beludru ini diberi motif namun ada pula yang hanya polos tanpa menggunakan motif sama sekali. Jika memakai motif, punya bentuk yang tidak terlalu rumit.

Bentuk ukiran furniture Victoria juga lebih sederhana. Khusus untuk bagian kaki selalu punya ukuran yang tinggi dan ramping. Selain itu kaki ini berbentuk melengkung keluar, menjadikan tampilannya tampak terlihat lebih tinggi dan anggun namun tetap langsing.

Untuk almari hias, sering dipadu dengan bahan kaca yang diaplikasikan untuk membuat daun pintu. Permukaan atau bagian muka dari almari ini tidak berbentuk datar dan lurus, tapi lebih menonjol pada bagian tengahnya. Sedang dua bagian yang ada di samping kiri dan kanan punya posisi agak ke belakang. Bagian atasnya dibuat melengkung dan diberi hiasan ukiran dimana pada bagian tengahnya selalu punya ukuran yang lebih tinggi.

perbedaan dan persamaan furniture gaya victoria dan klasikSedangkan furniture gaya Klasik, warna yang paling sering digunakan adalah warna-warna alami seperti coklat tua mapun coklat muda. Penggunaan warna ini jarang dikombinasi dengan jenis yang lain. Jadi hanya menggunakan satu jenis warna saja. Selain itu dalam penataan ruangnya, desain klasik tidak pernah meninggalkan unsur warna hitam. Bentuk ukiran Klasik biasanya juga lebih rumit dan detail. Ukuran kayu yang digunakan lebih besar dan gemuk.

Jika menggunakan aksesoris seperli tempat lilin, bahan yang dipakai lebih sering menggunakan logam dan diberi warna gelap yaitu hitam. Namun untuk desainnya, tidak berbeda jauh dengan tempat lilin yang menggunakan gaya Victoria.

Untuk furniture kursi ada yang menggunakan kain beludru untuk menutup busa tempat duduk dan sandaran punggung. Warna yang dipakai juga cenderung lebih gelap. Tidak jarang penutup busa ini menggunakan bahan dari kulit untuk memunculkan kesan yang lebih mewah.

Kaki meja dan kursi, ada kalanya punya bentuk yang sama dengan Victorian yaitu melengkung ke luar. Namun ada pula yang bentuknya lurus saja atau justru kebalikannya, melengkung kearah dalam. Khusus kaki meja, lebih sering punya tampilan yang besar dan gemuk. Meja Victorian lebih sering punya bentuk kotak persegi panjang, namun untuk gaya Klasik ada yang memakai bentuk yang bundar, terutama untuk meja makan. Alamari hias yang sering diletakan pada pinggir ruang juga punya konsep yang tidak terlalu jauh berbeda.

Sedangkan untuk penataan ruang, jika gaya Victorian menonjolkan kesan yang lebih terang dan cerah, gaya Klasik lebih menonjolkan kesan yang agak berat namun tetap anggun. Jika memakai karpet pada lantai, Victorian lebih cocok menggunakan warna yang juga terang, sedangkan gaya Klasik lebih cocok memakai warna yang cenderung gelap.

Sumber gambar : http://antique-gallery.net,http://www.interiorphotography.us

 

Artikel Lainnya :