Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Keindahan Taman Bukit Batu di Kalimantan

Keindahan Taman Bukit Batu di Kalimantan
Selain punya ukuran yang paling besar dibanding dengan pulau lain di Indonesia, Kalimantan juga punya beberapa daya tarik alami yang lain. Salah satunya yaitu keberadaan Bukit Batu yang ada daerah Provinsi Kalimantan Tengah, persisnya di daerah kota Palangkaraya dan Kabupaten Katingan.

Di tempat ini terdapat susunan batu dengan ukuran yang sangat besar yang posisinya bisa saling bertumpangan antara batu yang satu dengan batu yang lain. Yang menjadikan batu-batu tersebut menjadi unik bahkan aneh adalah, posisi yang saling bertumpangan tersebut bisa terjadi secara alamiah, tanpa ada campur tangan manusia sama sekali.

Hal lain yang juga bisa dikatakan menarik, masing-masing dari batu yang ada sering punya dua warna yang berbeda yaitu hitam legam dan putih terang. Warna hitam selalu berada di bagian bawah batu pertama dan bagian atas batu kedua. Sedangkan warna putih berada di bagian atas batu pertama dan bagian bawah batu kedua. Jadi seakan-akan ada dua warna hitam dan mengapit dua warna putih.

Karena punya tampilan yang sangat unik inilah, komplek Bukit Batu ini dijadikan salah satu obyek wisata bagi daerah tersebut. Untuk menambah nilai keindahan Taman Bukit Batu di Kalimantan tersebut, pemerintah setempat telah memberi beberapa fasilitas penunjang wisata yang lain, sehingga pengunjung bisa merasa lebih nyaman untuk menikmati pemandangan alam yang ada di tempat ini.

Salah satu bentuk fasilitas yang telah dibuat adalah bangunan kecil yang bisa digunakan sebagai tempat untuk istirahat melepas lelah. Namun bagi sementara orang lain, bangunan ini juga biasa dipakai untuk melakukan kegiatan semacam ritual rohani yang berkaitan dengan kepercayaan mistik yang berhubungan dengan keberadaan batu tumpuk tersebut.

Meski punya ukuran yang tidak begitu besar, membuat bangunan yang lahan atau lokasinya ada di suatu situs bernilai sejarah seperti ini membutuhkan teknik dan perhitungan tersendiri, yang tentu saja agak berbeda dengan ketika membuat bangunan atau gedung yang lain.

Yang paling utama perlu mendapat perhatian adalah, keberadaan bangunan tersebut tidak boleh punya tampilan yang terlalu mencolok. Karena keberadaan batu tumpuk tetap harus dijadikan sebagai fokus pandangan utama maupun daya tarik utama di tempat itu. Jadi konsep landscape yang dibangun tidak akan merusak situs yang telah ada dan tercipta sebelumnya.

Seperti yang terlihat pada gambar, bangunan yang dibuat menggunakan lahan dengan posisi berada di belakang batu susun atau batu tumpuk. Ukuran atap juga dibuat tidak melebihi ukuran ketinggian batu yang ada di depannya. Warna yang digunakan pada setiap element juga dibuat dengan konsep yang selaras, sehingga tampilan batu tetap terlihat secara mencolok dan detail.

Taman yang berada di samping batu, juga ditampilkan secara bersahaja. Penggunaan tanaman atau pohon hias tidak menggunakan ukuran yang tinggi, dengan tujuan agar tidak menghalangi pandangan mata yang ingin melihat benda alam yang punya umur ribuat atau jutaan tahun itu secara utuh, tanpa ada halangan sedikitpun. Untuk menciptakan kesan yang lebih sejuk, pohon dengan ukuran yang besar dan berdaun rimbun juga tetap diaplikasikan namun dengan posisi berada di bagian belakang batu.

Konsep yang sama juga dilakukan pada element pagar. Meski pagar tersebut diberi warna putih namun jenis putihnya tidak sama dengan warna putih yang ada di batu. Pagar yang dibuat dengan ukuran rendah ini menggunakan gaya tradisional Kalimantan atau Dayak. Dinding yang ada di bagian atas punya tampilan seperti tangga berundak.

Lalu pada bagian pinggirnya diberi ornament berupa garis warna hijau. Dinding yang terdiri dari beberapa bagian ini dipisah dengan pagar lain yang terbuat dari logam besi. Di tengahnya ada ornament seperti ukiran yang motifnya juga motif khas Suku Dayak. Dari sinilah nuansa etnik Kalimantan bisa hadir dan muncul pada element ini.

Sumber gambar : http://elang114.wordpress.com

 

Artikel Lainnya :