Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Kenapa Memilih Bambu sebagai Bahan bangunan?

Kenapa Memilih Bambu sebagai Bahan bangunan?
Pemanasan global telah mengingatkan kita akan pentingnya merawat bumi dan usaha-usaha menjadi lebih hijau serta  bersahabat dengan alam. Menjadikan bambu sebagai material bangunan pengganti kayu adalah langkah cerdik untuk mengurangi pemanasan global karena hal ini dapat mengurangi penebangan pohon yang merupakan atmosfer penahan panas bagi bumi.

Bambu adalah material bangunan yang awet, serta diakui memiliki estetika serta kualitas yang unggul dalam aspek kontruksi .

Karakteristik Bambu

Beberapa material jika dibandingkan dengan bambu, misalnya baja serta beton, masing-masing memiliki kelebihan dan keunikan. karakteristik bambu jelas berbeda dengan material yang lainnya, baik dari segi sifat kimia maupun anatominya.

Bambu merupakan material ringan yang berongga. Orang sering mengira bahwa rongga tengah bambu merupakan  kelemahan bagi bambu,padahal ini tidaklah benar. Bambu memang berongga, dan rongga tengah pada bambu ini sebenarnya merupakan ciri khas kekuatan bambu dan berfungsi sebagai bracer. Bracer dapat memperkuat bambu dan membuat elemen yang biasa digunakan sebagai struktur menjadi lebih ringan dan tdak kaku. Bambu juga memiliki karater elastis dan tidak mudah pecah sehingga struktur bambu menjadi lebih dapat diandalkan lagi. Bambu mempunyai keunikan dapat dimanfaatkan maksimal.

Bambu juga dimungkinkan untuk dipakai bersamaan dengan material lainnya seperti kayu, logam dan lain-lain. Bambu memiliki harga yang ramah di kantong dan terjangkau serta sangat mudah didapatkan.
 
Problem pada Bambu

Kenapa pemakaian bambu sebagai material bangunan tidak disambut antusias oleh masyarakat? Bahkan penggunaannya termasuk langka di masyarakat.

• Masyarakat masih banyak yang mempertanyakan seberapa besar kekuatan bambu sebagai material bangunan.
• Pemakaian bambu di Indonesia identik dengan pemakaian material bagi orang miskin dan tidak bergengsi.
• Bambu kurang tahan lama, dan mudah reyot, serta berlumut, dan diserang hama dan rayap.

Sebenarnya alasan-alasan ini tidaklah mendasar dan tidak sesuai dengan fakta bambu di lapangan. Pada sisi lain, bambu sangat mudah ditemukan dan didapatkan di Indonesia. Ratusan spesimen bambu bertebaran di dunia, dan Indonesia mendapatkan anugerah untuk ditempati seratusan spesimen.

Agar masyarakat semakin akrab dan mudah menggunakan bambu sebagai bahan banguanan , seyogyanyalah pemerintah melakukan sosialisasi yang membumi untuk membangun kesadaran masyarakat, dan mendorong mereka menggunakan bambu. Hal ini juga dapat ditempuh dengan iklan layanan masyarakat, contoh-contoh perumahan yang menggunakan bambu dan sukses, dan lain-lain.

Dari berbagai penelitian yang dilakukan para ahli terdapat hasil yang mencengangkan.

• Ternyata bambu lebih kuat dari beton dalam struktur.
• Bambu dengan jenis petung adalah spesimen bambu yang paling kokoh dan kuat.
• Bambu tidak dapat di-mix dengan beton.
• Pemakaian bambu memiliki beberapa kelebihan seperti faktor keamanan yang maksmimal.

Tips Pemakaian Bambu pada Kontruksi

• Pemakaian bambu pada kontruksi harus didukung dengan desain struktur yang canggih dan sesuai untuk bangunan yang dimaksud
• Pemakaian bambu haruslah melalui proses pemilihan bambu yang memang sudah matang dan melewati proses pengawetan
• Tempatkan bambu secara vertikal jika Anda ingin mengawetkannya dengan baik, dan jagalah dari kelembapan
• Jauhkan penempatan bambu pada tanah yang basah dan lembab sehingga bambu menjadi awet dan tahan lama.
• Tidak dianjurkan menggunakan paku pada bamboo karena bamboo akan mudah terbelah menjadi dua dan dapat menimbulkan kerusakan yang fatal
• Pertimbangan dengan cermat dalam menggunakan bamboo, karena bamboo memiliki diameter, dan panjang yang terbatas.
Artikel Lainnya :