Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Gedung Universitas Pendidikan Indonesia yang Megah

Gedung Universitas Pendidikan Indonesia yang Megah
Pada permulaan abad XX, kota Bandung dijadikan semacam laboratorium arsitek yang terus dikembangkan oleh pemerintah kolonial Belanda. Maka bukan merupakan hal yang aneh lagi jika kota ini terdapat berbagai macam bangunan kuno dengan tampilan yang sangat indah dan khas.

Salah satu bentuk karya arsitektur bangunan yang bisa menjadikan kota Bandung tampak makin cantik adalah Villa Isola yang saat ini digunakan sebagai salah satu gedung rektorat Universitas Pendidikan Indonesia atau UPI yang mulai berdiri pada tanggal 20 Oktober 1954. Tujuan dari pendirian universitas ini adalah untuk memberi pendidikan tingkat tinggi pada masyarakat Indonesia yang umurnya masih sangat muda serta belum begitu lama mendapat kemerdekaan. Karena itulah dibutuhkan guru atau pendidik dengan kualitas yang bermutu.

Gedung Universitas Pendidikan Indonesia yang megah ini desainnya dibuat oleh seorang ahli bangunan atau arsitektur yang warga kebangsaan Belanda yang bernama Wolf Schoemaker dan mulai dibangun pada tahun 1933. Dan sebelum digunakan sebagai gedung rektorat, bangunan ini juga pernah dijadikan markas oleh para pejuang Indonesia untuk mendapatkan kemerdekaan bangsa ini.

Karena punya nilai sejarah yang tinggi serta gaya arsitektur yang unik, Villa Isola ini menjadi bangunan yang dilindungi oleh undang-undang cagar budaya. Apa lagi jika mengingat Villa Isola juga punya konsep desain yang sangat istimewa dan tidak bisa ditemukan pada arsitektur bangunan di tempat yang lain.

Sebagaimana bangunan kuno yang lain, desain Villa Isola juga mampu menghadirkan karya seni arsitektur yang membangkitkan memori bukan saja pada suatu tempat, namun juga kejadian dan peristiwa yang berhubungan dengan bangunan ini. Oleh sebab itu banyak orang yang memberi pernyataan jika Villa Isola merupakan desain arsitektur yang sangat monumental.

Bangunan ini memang punya daya tarik yang cukup unik. Salah satu bentuk keunikan tersebut terletak pada lahan yang digunakan. Villa Isola berada pada lokasi yang berada di tengah dua taman, namun punya ketinggian yang tidak sama. Taman yang ada di depan berada pada posisi yang lebih rendah. Sedangkan taman yang ada di belakang, punya posisi yang lebih tinggi.

Taman yang ada di depan ini dibuat dengan desain yang penuh dengan gaya Eropa. Dan di taman inilah terdapat tangga yang merupakan media untuk naik atau masuk ke dalam gedung. Bentuk tangga berundak ini tidak lurus, namun punya bentuk yang melengkung seperti lingkaran yang terpotong menjadi setengahnya saja.

Bentuk bangunannya sendiri juga tidak lurus dan terdiri dari beberapa bagian. Hampir semua dinding yang ada juga membentuk lingkaran yang tidak penuh dan saling berhubungan. Pusat bangunan terletak di bagian tengah dan punya ukuran yang paling besar sekaligus paling tinggi.

Sedangkan bangunan yang berada di samping dan menjadi sayap, punya ukuran tinggi yang lebih rendah. Bangunan sayap ini tidak menghadap kearah depan seperti bangunan utama yang ada di tengah. Arah hadap dari bangunan sayap adalah ke kiri dan ke kanan. Jadi gedung ini punya tiga muka sekaligus.

Bagian yang ada di depan, penggunaan jendela lebih sering dilakukan dan diaplikasikan pada hampir semua dinding kecuali yang berada di tengah. Setiap jendela tidak dipisah dengan kusen, tapi menggunakan pilar dengan ukuran yang agak besar. Hal ini menjadikan Villa ini terlihat makin gagah.

Khusus untuk dua lantai yang ada ditengah, di depan jendela dilengkapi dengan lantai atau ruang terbuka. Tempat ini diberi tanaman hias yang disusun secara berjejer. Dan tidak berbeda dengan bangunan lain yang menggunakan gaya Eropa, semua dinding diberi warna putih yang mampu memunculkan kesan anggun dan berwibawa serta terang.

Sumber gambar : http://fourthfebruary.wordpress.com

 

Artikel Lainnya :