Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Desain Tugu Kota di Kuala Kapuas Kalimantan

Desain Tugu Kota di Kuala Kapuas Kalimantan
Kuala Kapuas adalah sebuah kota kabupaten yang berada di Provinsi Kalimantan Tengah. Meski bukan merupakan kota yang besar, namun Kuala Kapuas termasuk daerah yang punya potensi besar dalam bidang ekonomi. Jadi bukan merupakan hal yang aneh jika kota ini bisa tertata dan punya panorama yang sangat bersih.

Salah satu sudut kota yang punya daya tarik cukup tinggi adalah wilayah yang berada di Jalan Pemuda. Di ujung jalan ini dibangun sebuah tugu dengan desain yang sangat cantik. Kemegahan dan keindahan desain tugu kota di Kuala Kapuan Kalimantan ini bisa dinikmati secara nyata melalui ukuran dan bentuknya yang begitu besar dan tinggi menjulang.

Batang tugu yang menjadi element utama berbentuk bundar dan diberi warna kuning emas. Jadi meski hari sudah gelap atau malam, tugu ini tetap bisa terlihat dengan jelas. Namun yang pasti, keindahan tugu ini terutama pada waktu malam bukan terletak pada warna batangnya saja yang kuning emas. Tapi juga pada tata cahaya yang digunakan sebagai media penerangan dan hiasan.

Sementara pada siang hari, meski tidak ada tata cahaya dari lampu tugu ini tetap terlihat indah. Selain batang tugu yang warnanya kuning, bagian bawah dari tugu ini juga punya tampilan yang sangat unik. Di tempat ini terdapat semacam papan yang ukurannya cukup besar. Papan tersebut dipasang secara menyamping dan berbentuk jajaran genjang dan punya tampilan seperti sayap. Adapun ukurannya, semakin ke atas papan sayap tersebut punya ukuran yang lebih kecil.

Setiap arah mata angin yang jumlahnya ada empat diberi papan sayap dan masing-masing bagian terdiri dari tiga papan atau sayap. Media yang digunakan untuk memasang adalah logam besi yang dipasangkan pada tugu secara berjajar dari bawah ke atas dengan posisi miring. Tapi logam ini tidak diberi warna kuning emas lagi, melainkan coklat tua.

Kemudian untuk papan sayapnya sendiri, diberi hiasan lukisan dengan motif dan model yang sama. Motif ini sebenarnya adalah motif batik khas Suku Dayak yang menggambarkan burung enggang namun dibuat secara tersamar. Hal ini berhubungan dengan kepercayaan adat setempat yang tidak membolehkan membuat visual makluk hidup secara langsung, termasuk binatang baik dalam bentuk lukisan, patung dan sebagainya.

Selain itu, burung enggang memang punya arti dan makna tersendiri bagi masyarakat Kalimatan, khususnya Suku Dayak. Burung yang juga punya nama tingang ini adalah simbol dari sifat yang maskulin atau alam atas. Karena sangat popular, burung ini sering dijadikan juga sebagai simbol berbagai instansi seperti pemerintah provinsi, Universitas Lambung Mangkurat dan lain-lain.

Jenis warna yang digunakan ada tiga jenis yaitu hitam untuk warna dasar dan merah serta hijau untuk membuat lukisan motif. Namun khusus untuk papan sayap yang ada di bagian paling atas, motif lukisan tersebut diberi variasi lain yaitu warna kuning emas, seperti warna pada tiang atau batang tugu.

Keindahan desain paduan warna dari tugu yang juga sering disebut sebagai Tugu Barang Giring ini makin terlihat kesempurnaanya ketika kita melihat pada bagian atas atau puncak. Di tempat tinggi ini juga diberi semacam patung burung enggang tapi menggunakan konsep dua dimensi seperti ukiran dan dibuat secara bolak balik.

Jumlahnya ada empat dan sejajar dengan papan sayap yang ada di bawah. Dan tidak berbeda dengan motif yang ada pada lukisan, patung burung enggang ini juga dibuat secara tersamar saja, tidak dibuat dalam tampilan yang nyata. Namun bagaimanapun juga, secara keseluruhan desain tugu ini tetap terlihat indah dan sedap dinikmati oleh mata.

Sumber gambar : http://www.geolocation.ws

 

 

Artikel Lainnya :