Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Desain Rumah Kayu yang Unik di Taman Mekarsari Bogor

Desain Rumah Kayu yang Unik di Taman Mekarsari Bogor
Taman Mekarsari adalah wahana wisata yang di dalamnya terdapat aneka tumbuh-tumbuhan, terutama buah-buahan langka dan merupakan tanaman asli dari Indonesia. Selain bisa menikmati panorama alam yang indah dan buah-buahan segar yang dipetik langsung dari pohonnya, tempat ini juga menyediakan fasilitas rumah penginapan bagi mereka yang ingin beristirahat dan tinggal lebih lama.

Rumah yang digunakan sebagai tempat penginapan ini terdiri dari beberapa unit. Masing-masing punya konsep desain yang berbeda-beda. Semua punya daya tarik dan nilai seni arsitektur yang tinggi, karena selalu menghadirkan karakter yang cantik dan unik. Kebanyakan dari bangunan rumah ini memakai bahan kombinasi dari batu bata, cor beton dan kayu. Ada pula yang semua bagian menggunakan kayu dan dipadu dengan bahan lain yang juga bersifat alamiah.

Salah satu contoh desain rumah kayu yang unik di Taman Mekarsari Bogor dan punya daya tarik yang tinggi ini bisa dilihat dalam gambar. Hampir semua element menggunakan bahan dari jenis yang sama. Bahan kayu ini dipadu dengan bambu yang diaplikasikan pada penutup dinding yang berada di samping. Bambu tersebut dibuat menjadi dua kere yang bisa dibuka serta ditutup dengan cara digulung ke atas.

Di atas kere ini terdapat fasad berbentuk segitiga yang letaknya berada di bawah atap. Fasad juga menggunakan bahan dari bambu yang dianyam namun memakai konsep yang polos saja, tidak diberi motif. Karena punya ukuran yang kecil, penggunaan motif pada anyaman bambu justru bisa membuat tampilan bangunan terlalu ramai dan padat.

Selain kere dan dinding fasad, bambu juga diaplikasikan kembali untuk membuat kerangka dan konstruksi pemasangan atap tanah liat. Kerangka ini tidak ditutup dengan plafon dengan tujuan agar bambu tetap terlihat dan tampil secara alami. Namun sebelum di tutup dengan atap, bagian atas dari kerangka diberi lapisan dari papan kayu yang tipis dan dijadikan sebagai media untuk meletakan atap.

Kemudian untuk dinding dan konstruksi bangunan, semua menggunakan bahan dari kayu warna coklat. Dinding yang berada di samping kiri dan depan serta belakang, menggunakan papan kayu yang disusun secara rapat dan horizontal. Sedangkan dinding yang ada di samping kanan yang berada di bawah kere, papan kayu disusun secara vertikal dan diberi jarak yang agak renggang.

Tujuan dari penggunaan jarak ini adalah agar sirkulasi udara dan sistem pencahayaan alami dari sinar matahari berjalan dengan baik. Karena bangunan ini tidak dilengkapi dengan jendela dan ventilasi udara.

Pintu yang ada di bagian depan tidak diberi daun penutup. Untuk melindungi privacy penghuni, bagian belakang pintu ini diberi penyekat ruang atau partisi tapi dengan ukuran yang tidak begitu tinggi. Sehingga ruang yang ada di dalam tetap bisa mendapat sinar matahari serta udara yang cukup. Jadi ruang terrsebut tidak akan terasa panas dan pengap meski tidak memakai jendela.

Selain itu bagian depan dari pintu juga diberi semacam ruang kecil yang menjadikan bangunan ini terlihat makin artistik. Ruang terbuka yang menjorok ke depan ini dilengkapi dengan pagar yang ada di samping kanan dan kiri. Agar nilai artistiknya makin sempurna, di bagian pojok luar diberi tanaman palem kecil yang diletakan di dalam pot.

Selanjutnya, halaman yang ada di sekeliling bangunan ditutup dengan batu bata. Batu bata ini juga dipakai untuk menutup lantai yang berada di dalam ruang. Secara keseluruhan, bangunan ini selain unik konsep desainnya juga mampu menghadirkan kesan yang sangat indah dan dapat membuat nyaman penghuni atau pengunjung yang datang ke tempat ini.

Sumber gambar : http://www.flickr.com

 

Artikel Lainnya :