Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Ide dan Cara Membuat Wastafel Unik dari Kayu

Ide dan Cara Membuat Wastafel Unik dari Kayu
Fungsi utama dari wastafel adalah untuk membersihkan atau mencuci tangan serta sikat gigi dan berkumur. Maka dari itu wastafel selalu dilengkapi dengan kran untuk menyalurkan air, sehingga element ini lebih sering dalam kondisi yang basah. Dengan alasan itulah maka wastafel selalu terbuat dari bahan yang bersifat anti air misalnya logam yang tidak bisa berkarat atau keramik dan bahan lain seperti marmer, batu granit dan sebagainya.

Lalu bagaimana dengan kayu?. Karena punya sifat yang tidak anti air maka bahan ini sama sekali tidak pernah dipakai untuk membuat wastafel. Meski begitu asal mengetahui triknya kita tetap bisa membuat wastafel yang menggunakan bahan dari kayu. Contohnya bisa dilihat dalam pada gambar. Wastafel tersebut juga dibuat menggunakan bahan dari kayu terutama di bagian dinding. Tampilannya sangat unik dan menarik serta punya nilai seni yang cukup tinggi.

Cara membuat wastafel unik dari kayu dengan tampilan seperti ini bukan merupakan hal yang sulit untuk dikerjakan. Pertama kita menyiapkan wastafel dalam bentuk yang sudah jadi yang di toko bahan bangunan. Namun jika ingin tampilan yang lebih bagus lagi, kita memesan wastafel ini pada seorang pengrajin yang biasanya membuat berbagai macam perabot dari bahan logam atau kuningan maupun tembaga.

Alasannya adalah, pertama kita bisa membuat ukuran dan menentukan model wastafel sesuai dengan selera dan keinginan serta diselaraskan dengan bentuk kayu yang mau dipakai. Jika kita membeli wastafel dalam bentuk yang sudah jadi, tentu hal ini sulit untuk dilakukan.

Terlebih bila mengingat kalau bentuk wastafel yang dijual di toko biasanya punya tampilan yang agak mendatar dan ukuran ceruk atau cekungnya kurang begitu dalam. Hal ini bisa menyebabkan kita kesulitan menata dan membuat susunan kayu agar tampak menonjol dan mampu menjadi daya tarik atau point of interest yang utama.

Lalu yang kedua, penggunaan logam terutama tembaga atau kuningan bisa menjadikan tampilan kayu lebih menyatu dan tampak alami. Hal ini tidak mungkin bisa terjadi jika kita menggunakan wastafel dari bahan keramik, sebagaimana yang dijual di toko-toko. Dan selain keramik, wastafel yang dijual di toko-toko menggunakan bahan logam namun dari jenis alumunium atau lapisan chrome.

Kedua bahan ini tentu kurang begitu cocok jika dipadukan dengan bahan kayu. Kerena logam alumunium dan chrome yang punya warna mengkilat lebih cocok diaplikasikan pada bahan lain yang sama-sama memunculkan nuansa modern.

Setelah wastafel didapat, langkah selanjutnya adalah menyiapkan kayu yang mau dipakai untuk menutup bagian samping dari wastafel tersebut. Adapun cara penyusunannya, pertama kita buat kerangka dari kayu yang dilekatkan pada bagian atas, tengah serta bawah di sekeliling wastafel. Kemudian kerangka ini ditutup dengan susunan kayu yang ditata secara vertikal.

Bentuk dan konsep susunan kayu ini juga dapat disesuaikan dengan selera. Jika kita suka dengan tampilan yang makin alami, kita bisa memilih kayu yang diambil dari bagian pinggir dan masih lengkap dengan kulitnya. Tapi jika lebih senang dengan tampilan kayu yang rata, kita memakai kayu yang berbentuk papan.

Meski menggunakan konsep yang berbeda, susunan kayu yang sudah selesai dibuat dan punya bentuk seperti tonk untuk menyimpan anggur ini bisa dilengkapi dengan sabuk yang juga terbuat dari logam, sesuai dengan bahan untuk membuat wastafel. Meski contoh yang ada dalam gambar menggunakan bahan dari seng, tapi jika memakai bahan dari tembaga atau kuningan tentu akan membuat tampilan wastafel terlihat makin mewah namun tetap punya kesan yang alami.

Selanjutnya, agar terlihat rapi, bagian atas dari wastafel dan susunan kayu bisa ditutup dengan logam lain yang juga punya sifat anti karat, misalnya alumunium namun harus diberi warna yang memunculkan kesan indah dan menyatu seperti hitam atau coklat tua.

Sumber gambar : http://momoge.com

 

Artikel Lainnya :