Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Cara Membuat Tempat Tidur berbentuk Tabung

Cara Membuat Tempat Tidur berbentuk Tabung
Sebagaimana yang sering kita lihat sendiri, pada umumnya tempat tidur selalu punya bentuk dan tampilan yang tidak jauh berbeda yaitu persegi panjang. Yang membuat tampilan tempat tidur menjadi lain adalah ukuran panjang dan lebarnya karena disesuaikan ukuran tubuh serta jumlah penggunanya. Sementara untuk bentuk dan desain, secara garis besar tetap menggunakan konsep yang bisa dikatakan nyaris sama.

Jika ingin tampilan yang berbeda dan tidak konvesional, kita bisa menciptakan bentuk yang agak spektakuler, yaitu seperti tabung yang lonjong. Bentuk tempat tidur seperti ini tidak memakai kaki, namun konstruksinya punya tampilan seperti lingkaran yang lonjong dan dipasang pada dua bagian samping di sebelah kiri dan kanan.

Dan selain berfungsi sebagai konstruksi utama dan penahan beban, lingkaran lonjong ini juga punya fungsi yang lain yaitu untuk kaki. Selain itu karena punya bentuk yang lonjong tidak seperti kaki tempat tidur yang lain, maka dipan ini nantinya bisa memunculkan gerakan atau goyangan ketika digunakan baik untuk tidur atau hanya sekedar istirahat saja.

Teknik dan cara membuat tempat tidur berbentuk tabung lonjong ini adalah sebagai berikut. Pertama kita buat konstruksinya dulu. Konstruksi utamanya berupa dua lingkaran lonjong yang ukurannya sama persis. Lingkaran ini bisa dibuat dari bahan kayu yang dibuat lengkungan lalu disatukan atau disusun dengan kuat. Adapun ukuran diameter atau panjangnya harus disesuaikan dengan ukurang panjang tempat tidur yang mau dibuat.

Namun jika ingin menghasilkan daya tahan dan kekuatan yang lebih maksimal, bahan dari kayu ini sebaiknya diganti dengan logam atau besi yang dibuat dengan sistem cor. Jika menggunakan logam besi, sebaiknya konstruksi ini menggunakan bentuk yang bundar seperti pipa. Jangan menggunakan bentuk yang kotak, karena bisa membuat goyangan yang muncul dari gerakan tubuh terasa kurang nyaman.

Selanjutnya dua lingkaran lonjong ini disatukan dengan batang besi yang dipasang di berapa bagian dengan jarak yang sama. Ukuran batang besi ini disesuaikan dengan ukuran lebar dipan atau tempat tidur. Proses penyatuan ini bisa dikerjakan dengan menggunakan mesin las. Tapi jika bahannya adalah kayu, bisa menggunakan sekrup dan mur yang dilengkapi dengan lempengan besi kecil.

Setelah disatukan dengan baik, langkah berikutnya adalah membuat dasar atau element untuk meletakan kasur. Pertama besi atau kayu yang panjangnya sama dengan ukuran panjang kasur diletakan secara sejajar dengan posisi yang sama pada bagian bawah atau tengah lingkaran lonjong. Prosesnya menggunakan cara yang sama dengan pekerjaan penyatuan kerangka. Lalu pada bagian atas dari susunan besi atau kayu panjang ini diberi susunan kerangka yang berfungsi sebagai element penyangga kasur. Baik yang menggunakan bahan besi atau kayu, element ini menggunakan bahan yang sama yaitu dari kayu.

Untuk konstruksi besi, sebelum dipasang kayu dan dasar untuk meletakan kasur yang berada di bagian samping diberi lubang lebih dulu menggunakan mesin bor, lalu antara susunan kayu dan besi ini disatukan dan diletakan menggunakan sekrup. Jika kontruksinya menggunakan kayu, proses penyatuan dan penyusunannya bisa menggunakan paku secara langsung.

Untuk menghasilkan kesan yang lebih indah dan artistik, bagian yang ada di atas kasur sebelah samping kiri dan kanan juga diberi susunan kayu juga. Khusus bagian ini, ukuran ketinggiannya bisa disesuaikan dengan selera, meski contoh yang terlihat pada gambar menggunakan ukuran yang sama.

Jika semua sudah selesai dikerjakan, tugas terakhir adalah tinggal memberi lapisan warna pada dipan tempat tidur yang sudah jadi ini. Kemudian letakan kasur beserta perabot yang lain. Maka tempat tidur ini siap digunakan sambil menikmati goyangan yang akan menjadikan tubuh terasa lebih nyaman, santai dan rileks.

Sumber gambar : http://momoge.com

 

Artikel Lainnya :