Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Ide Menarik Membuat Hiasan Pengaman Stop Kontak

Ide Menarik Membuat Hiasan Pengaman Stop Kontak
Agar tidak merusak pandangan atau tampilan ruang, kabel yang digunakan untuk menyalurkan tenaga listrik biasanya di tanam dan diletakan di dalam dinding. Pekerjaan ini dilakukan sebelum dinding tersebut diberi lapisan penutup atau aci. Namun untuk element lain seperti stop kontak, peralatan ini tidak bisa diberlakukan seperti kabel karena punya sistem penggunaan yang tidak sama. Jadi stop kontak harus selalu berada di luar, menempel secara langsung pada dinding.

Hal inilah yang kadangkala bisa menjadikan tampilan dinding terlihat kurang sempurna. Selain itu karena punya bentuk yang terbuka atau tanpa tutup, jika diletakan pada tempat yang tidak tepat bisa mengundang bahaya, terutama bagi anak-anak yang belum memahami tentang resiko yang timbul jika mereka bersentuhan dengan peralatan listrik. Apalagi jika stop kontak tersebut diletakan pada bagian bawah dinding, tentu resikonya juga lebih besar.

Untuk menyiasati kedua masalah tersebut, ada satu ide menarik membuat hiasan pengaman stop kontak . Selain bisa membuat tampilan dinding terlihat lebih indah dan unik, hiasan untuk menutup stop kontak ini juga punya fungsi sebagai sistem pengaman agar peralatan ini tidak bisa tersentuh oleh anak-anak secara tidak langsung. Sehingga resiko bahaya yang sering timbul bisa dikurangi bahkan dihilangkan sama sekali.

Membuat hiasan seperti yang terlihat pada gambar tentu bukan merupakan hal yang begitu sulit dikerjakan sendiri. Selain bebentuk daun pintu, kita bisa membuat dalam bentuk yang lain tapi tetap menggunakan konsep yang sama. Tampilannya bisa dibuat lebih unik dan menarik. Hanya yang harus diperhatikan adalah, bahan yang digunakan tetap harus menggunakan kayu. Karena kayu tidak mampu menghantarkan arus listrik sehingga bisa menciptakan sistem pengaman yang lebih sempurna.

Jika tidak suka dengan kayu, bahan ini bisa diganti dengan bambu, rotan atau atau bahan lain yang tidak bisa menghantarkan arus listrik. Kemudian agar pintu ini bisa menutup tonjolan stop kontak dengan sempurna, bidang yang berfungsi sebagai kusen dan sandaran penutup pintu harus dibuat lebih menonjol ke depan dan punya ukuran yang lebih tebal dari stop kontak tersebut.

Jika ingin menjalankan fungsi pengaman secara lebih maksimal, pintu penutup ini bisa diberi kunci atau gembok. Saat ini di toko-toko kunci sudah banyak yang menjual kunci pengaman dengan ukuran yang kecil atau mini. Kita bisa memilihnya dengan desain yang sesuai dengan bentuk hiasan yang juga berfungsi sebagai pengaman tersebut. Demikian pula dengan keper yang digunakan untuk memasang daun pintu, juga sudah tersedia dalam ukuran yang sangat kecil.

Karena bentuknya kecil, mungkin hiasan penutup stop kontak ini bisa terlihat tidak sepadan atau matching jika dibandingkan dengan ukuran dinding yang jauh lebih luas. Untuk menghilangkan kesan tersebut ada satu cara yang bisa diterapkan. Hiasan ini tidak dibuat satu, namun beberapa sekaligus. Yang satu berfungsi sebagai penutup sungguhan, sementara yang lain hanya sebagai hiasan tambahan saja, sehingga tampilan dinding tidak terlihat kosong.

Bagi yang lebih menyukai tampilan variatif, hiasan penutup bisa diberi cat warna yang berbeda-beda atau seragam. Semua tinggal disesuaikan dengan selera. Atau bisa juga daun pintu tersebut diberi hiasan lain berupa manik-manik kecil, bunga tiruan atau imitasi, tali pita dan sebagainya. Kemudian untuk membedakan antara penutup yang sesungguhnya dan penutup yang berfungsi sebagai hiasan tambahan, bisa dibuat dengan tampilan yang berbeda. Tujuannya adalah agar kita tidak akan kebingungan ketika mau menggunakan stop kontak tersebut.

Sumber gambar : http://www.worthwhilesmile.com

 

Artikel Lainnya :