Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Ide Menarik Membuat Atap tanpa Genteng

Ide Menarik Membuat Atap tanpa Genteng
Semua orang pasti tahu jika atap punya fungsi utama sebagai penutup dan pelindung bangunan rumah dari sinar matahari, hujan atau angin yang bertiup. Dan tidak itu saja, atap juga punya fungsi yang lain yaitu sebagai media untuk memperindah tampilan dan desain bangunan. Namun bagaimana jika atap tersebut hanya difungsikan untuk membuat hiasan saja, bukan menonjolkan fungsi yang pertama untuk memberi perlindungan?.

Meski terdengar sangat aneh, namun hal ini bukan merupakan suatu yang tidak mungkin bisa dilakukan. Karena hanya difungsikan sebagai hiasan luar ruang atau eksterior, atap tersebut tidak dilengkapi dengan genteng penutup. Ide menarik membuat atap tanpa genteng ini bisa dibuat dengan mudah meski harus melalui perhitungan yang cukup matang.

Contohnya seperti terlihat pada gambar. Atap yang berada di atas bangunan tersebut hanya terdiri dari susunan kayu yang biasanya dipakai untuk kerangka dan konstruksi pemasangan genteng. Namun tidak ada satupun genteng yang dipasang di tempat ini. Meski sangat polos, tapi susunan kayu ini mampu memunculkan suatu sensasi yang sangat berbeda dan istimewa.

Agar mampu menjadi daya tarik utama atau point of view, kayu untuk konstruksi utamanya menggunakan ukuran yang lebih besar dari biasanya. Selain itu agar bisa terlihat jelas dan detail, sebaiknya atap tersebut menggunakan model yang sederhana, yaitu segitiga atau pelana kuda. Menggunakan model yang rumit justru akan membuat tampilan atap menjadi kurang menarik.

Lalu bagaimana dengan element untuk pelindung rumah?. Pertanyan seperti ini tentu muncul dalam benak kita. Padahal jawabannya sangat sederhana sekali. Pelindung tersebut dibuat dalam bentuk datar di bawah susunan kayu, menggunakan cor beton biasa seperti bangunan lain yang tidak menggunakan atap genteng. Sehingga bangunan rumah tetap aman dan nyaman dijadikan sebagai hunian atau tempat tinggal.

Namun untuk menghasilkan tampilan yang tidak sekedar memunculkan kesan sensasional saja, tentu atap tersebut juga tidak boleh berdiri sendiri dan dibiarkan begitu saja. Agar bangunan dapat terlihat indah dan anggun tetap diperlukan beberapa element lain dengan tujuan untuk menambah kesempurnaan dan keindahan atap tersebut.

Misalnya saja pada bagian depan yang ditampilkan menjadi fasad. Dinding depan ini bisa diberi ornament lain berupa susunan kayu yang digunakan sebagai pagar pengaman untuk balkon lantai atas. Dan agar bisa tampil lebih serasi, kayu yang dipakai berasal dari jenis yang sama dengan kayu untuk membuat susunan atap.

Kemudian untuk ruang yang ada di bawah, semua bagian dinding yang ada didepan bisa ditutup dengan kayu kembali. Kayu yang berbentuk papan ini ditata dan disusun rapat secara horizontal. Penggunaan konsep ini menjadikan bangunan terlihat lebih artistik dan bisa mengurangi kesan yang terlalu kurus atau ramping. Konsep ini bisa diaplikasikan terutama pada bangunan rumah yang tidak begitu lebar.

Hal ini disebabkan atap yang berbentuk segitiga lancip sudah menjadikan bangunan terlihat lebih tinggi. Jika susunan kayu dinding ditata secara vertikal, akan membuat bentuk bangunan menjadi tidak indah karena terlihat lebih sempit.

Penggunaan bahan kayu ini bisa dilanjutkan pada bagian lantai. Terutama lantai teras yang bisa terlihat langsung dari luar. Hal yang sama juga bisa dilakukan pada tangga yang menjadi akses untuk masuk atau naik ke dalam teras dan ruang rumah.

Lalu untuk memunculkan kesan modern sekaligus untuk menciptakan suasana yang lebih terang, bagian lain yang tidak menggunakan kayu bisa memakai bahan dari kaca. Misalnya element pintu yang punya ukuran agak besar dan lebar.

Sumber gambar : http://www.besthousedesign.com

 

Artikel Lainnya :