Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Ide Menarik Membuat Taman Pegas

Ide Menarik Membuat Taman Pegas
Membuat taman rumah tidak harus menggunakan lahan yang luas. Lahan yang sempit dan kecil juga bisa digunakan untuk membuat taman. Yang terpenting adalah kita mau dan bisa kreatif untuk menciptakan media tanaman yang lebih kecil namun unik sehingga tidak membutuhkan lahan yang besar. Karena bagaimanapun juga keberadaan suatu taman tetap menjadi hal yang penting, karena bertujuan untuk menciptakan suasana yang lebih segar dan sejuk.

Untuk mengatasi keterbatasan lahan, berikut ini ada sebuah ide menarik membuat taman pegas . Meski dinamakan taman pegas, bukan berarti tanaman yang ada di tempat itu bisa mental atau bergerak seperti pegas. Alasan pemberian nama ini adalah karena tampilan media yang digunakan untuk menanam tanaman hias memang berbentuk ulir atau pegas.

Adapun cara membuatnya, pertama sediakan kawat yang besar atau tulang besi yang mudah dibengkokan. Ukuran panjangnya disesuaikan dengan jumlah ulir atau pegas yang mau dibuat dan ketinggian taman. Setelah itu sediakan pula karung goni atau bahan lain yang bisa menyerap air. Dari bahan ini, buatlah kantong kecil yang panjang, ukurannya sesuai dengan panjang kawat atau besi yang dibengkokan tadi.

Setelah kantong ini jadi, masukan tulang besi yang nantinya berfungsi sebagai konstruksi media tanam. Selanjutnya masukan tanah yang sudah diberi pupuk ke dalam kantong hingga kantong hingga terisi penuh dan padat. Usahakan posisi tulang konstruksi selalu berada di bagian tengah. Kemudian bengkokan tulang besi atau kawat sehingga karung goni yang sudah tersisi tanah ini juga ikut menjadi bengkok atau melingkar.

Langkah berikutnya adalah membuat tiang taman. Bahannya bisa menggunakan kayu yang agak besar dan panjang atau besi. Pada beberapa bagian yang, buatlah lubang kecil untuk meletakan besi yang nantinya berfungsi sebagai konstruksi dan penyangga pegas. Yang perlu diingat ketika melakukan pekerjaan ini, lubang ini harus dibuat tembus dan selang-seling di setiap sisi kayu atau besi.

Jika semua lubang telah dibuat, masukan tulang besi ke dalam lubang tersebut dengan posisi besi ada ditengah. Namun sebelumnya tulang besi ini pada setiap ujungnya harus dibuatkan drat yang nantinya digunakan untuk memasang sekrup.

Selanjutnya agar karung goni bisa dibentuk dengan tampilan seperti pegas, maka dibutuhkan element lain lagi. Element tersebut berupa tabung atau pipa besi yang ukuran diameternya sama dengan ukuran diameter karung goni. Potong pipa besi tersebut dengan ukuran sekitar delapan hingga duabelas sentimeter, lalu bagian tengahnya diberi dua lubang yang saling berhadapan untuk memasukan tulang konstruksi.

Pekerjaan berikutnya adalah menyatukan karung goni dengan tulang besi dengan tujuan untuk menciptakan tampilan pegas. Caranya tulang tersebut ditusukan pada pipa besi hinga menembus sisi luar dari karung goni. Setelah itu tulang besi diberi sekrup agar tidak terlepas. Lalu aturlah sedemikian rupa hingga karung goni tersebut bisa punya tampilan seperti pegas.

Yang terakhir adalah membuat lubang di beberapa tempat pada karung goni untuk meletakan tanaman hias. Agar lubang yang dibuat tidak bisa membesar, setelah dibuat karung goni tersebut bisa diberi lapisan dari karet atau plastik. Baru setelah ini taman pegas ini bisa diberi tanaman hias.

Pilihlah tanaman hias dari jenis yang ukurannya kecil dan tidak berbatang. Selain itu ukurannya juga tidak boleh terlalu besar dan tinggi. Adapun tempat yang paling bagus untuk melatakan taman ini adalah lokasi yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Karena tanaman tidak berbatang biasanya lebih cocok berada di tempat yang teduh. Selain itu juga untuk melindungi karung goni agar tidak mudah lapuk dan sobek karena terlalu sering terkena sinar matahari yang panas.

Sumber gambar : http://www.ecologiablog.com

 

 

Artikel Lainnya :