Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Ide Menarik Membuat Pot Kincir Angin

Ide Menarik Membuat Pot Kincir Angin
Meski hanya dipakai sebagai tempat untuk menaruh tanaman, namun tampilan pot juga punya pengaruh yang sangat besar terhadap keindahan suatu taman. Karena itu pot harus dibuat dengan desain yang khusus agar bisa tampil secara istimewa. Apalagi jika pot tersebut diletakan pada suatu tempat yang bisa terlihat dengan jelas.

Desain dan bentuk pot itu ada bermacam-macam bentuknya. Namun yang paling umum adalah punya tampilan seperti gelas atau mangkuk. Agar punya ukuran yang lebih tinggi kadangkala pot tersebut dilengkapi dengan tiyang penyangga, sehingga bentuknya seperti gelas untuk menaruh minuman anggur.

Meski pada umumnya punya konsep dan tampilan yang sama, namun tidak ada standar yang baku untuk membuat pot. Karena itu kita bisa lebih bebas melakukan eksplorasi untuk membuat atau menciptakan desain pot dengan tampilan yang lebih unik dan cantik.

Berikut ini ada contoh ide menarik membuat pot kincir angin yang bisa dijadikan sebagai sumber ide untuk menciptakan desain pot yang baru. Meski punya ukuran yang kecil, namun pot dengan desain seperti ini pasti akan membuat tampilan taman terlihat makin indah dan menarik. Untuk membuatnya, cukup sediakan kayu yang terdiri dari dua jenis yaitu berbentuk papan dan potongan-potongan kecil. Selain itu sediakan pula kayu lain untuk membuat kerangka dan konstruksi.

Jika pot kincir angin ini nantinya tidak diberi warna, pilihlah jenis kayu yang tampilan seratnya bisa terlihat dengan jelas, sehingga bisa memunculkan karakter yang makin indah dan menarik. Namun jika lebih suka menggunakan cat warna, bisa memilih kayu jenis apa saja. Yang penting kayu tersebut sudah dalam kondisi yang kering agar tidak mudah mengalami perubahan bentuk serta kuat menahan sinar matahari.

Untuk membuat kerangka dan konstruksi tiang kincir, pertama susunlah beberapa kayu dengan posisi berdiri namun agak miring ke dalam. Setelah itu satukan dengan kayu lain yang dipasang secara melintang. Setelah jadi, tutup dengan papan kayu secara rapat dan rapi.

Langkah berikutnya adalah membuat bidang atau tempat untuk meletakan tanaman hias. Caranya papan kayu disusun mengelilingi dinding tiang. Bagian bawahnya juga ditutup dengan kayu lain yang dijadikan sebagai dasar atau tempat peletakan tanaman.

Menciptakan kincir angin adalah bagian yang paling sulit karena kita harus mengetahui konsep pembuatan baling-baling yang menjadi element utama. Tujuannya adalah agar baling-baling tersebut bisa berputar ketika terkena hembusan angin. Karena itu kita perlu mempelajarinya lebih detail. Namun jika kita tidak mengetahui konsep dasarnya, lebih baik baling-baling tersebut ditampilkan sebagai aksesori saja.

Bahan yang digunakan juga menggunakan kayu, namun dalam bentuk potongan-potongan kecil yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk bidang yang tampilannya seperti baling-baling pada kincir angin yang sesungguhnya. Dan selain tiang dan baling-baling, kincir angin ini juga harus dilengkapi dengan aksesori lain sebagai sayap ekor. Pada kincir angin yang asli atau sesungguhnya, sayap ekor ini punya fungsi sebagai penguat untuk media pemutar baling-baling.

Pot kincir angin yang sudah jadi ini bisa ditempatkan pada taman baik yang berada di dalam atau luar ruang. Agar bisa lebih awet dan tahan lama, sebelum ditempatkan pada pot kincir angin, tanaman hias yang digunakan harus diletakan pada media pot lain yang ukurannya lebih kecil.

Tujuannya adalah tanah dan air yang disiramkan tidak mengotori dan membasahi pot dari kayu tersebut. Jika ini sering terjadi akan membuat kayu mudah lapuk dan keropos. Selain itu dengan menggunakan konsep seperti ini tanaman hias bisa diganti-ganti dengan mudah sehingga bisa lebih variatif dan tidak cepat menimbulkan rasa bosan.

Sumber gambar : http://www.hitchingpostsfl.com

 

Artikel Lainnya :