Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Ide Menarik Membuat Tangga Dengan Bentuk Seperti Kerangka Tulang

Ide Menarik Membuat Tangga Dengan Bentuk Seperti Kerangka Tulang
Selain berfungsi sebagai media untuk naik ke lantai atas, tangga bisa dijadikan sebagai element untuk mempercantik tampilan ruang. Maka bukan merupakan suatu hal yang aneh jika banyak orang yang ingin membuat desain tangga dengan tampilan yang semenarik mungkin.

Dan bukan itu saja, mereka juga ingin mendapatkan ide baru yang unik namun tetap fungsional tanpa mengganggu kegunaan utama dari tangga tersebut. Selain itu ide desain yang dimunculkan tidak hanya pada bagian lantai atau pagar tangga yang digunakan untuk berjalan, namun juga kerangka atau konstruksi yang ada di bagian bawah.

Untuk menambah referensi, berikut ini ada satu contoh ide menarik membuat tangga dengan bentuk seperti kerangka tulang manusia. Bahan yang digunakan adalah besi yang dilapisi dengan bahan chrome warna putih yang mengkilat. Konstruksi tangga ini dibuat secara menyatu dengan pagar, lalu dikombinasi dengan fiber warna bening.

Penggunaan dua bahan ini menjadikan tampilan tangga bukan saja terlihat sangat unik, namun juga memunculkan kesan yang sangat mewah dan elegan. Jika tidak suka dengan tampilan besi yang diberi lapisan chrome, bisa diganti dengan besi lain dengan tampilan warna yang berbeda menggunakan cat. Dan selain besi, bahan lain yang bisa digunakan adalah tembaga, kuningan atau alumunium. Namun tentu saja biaya yang harus dikeluarkan lebih besar karena harga bahan tersebut juga lebih mahal.

Adapun cara pembuatan dan penyusunannya menggunakan sistem cor atau tempa, kemudian disambung dengan sistem las. Karena tidak menggunakan tiang penyangga, maka konstruksi utama yang berada ditengah harus dibuat dengan perhitungan yang sangat matang. Terutama proses penyatuan atau penyambungannya. Antara tulang konstruksi yang satu dengan tulang konstruksi yang lain harus bisa melekat kuat dan erat. Jadi proses pengelasannya harus dilakukan dengan sempurna betul.

Jika ingin kerangka atau konstruksi tersebut bisa lebih kuat menahan beban, tangga bisa dibuat menempel pada dinding. Dengan cara seperti ini, maka beban yang harus ditanggung konstruksi bisa agak berkurang karena sebagian disangga oleh dinding tersebut.

Hal lain yang perlu diperhitungkan adalah, karena semua element memakai bahan dari logam, maka bagian lantainya tidak boleh dibuat dalam bentuk yang halus seperti tampilan kerangka konstruksi dan pagar. Karena jika dibuat halus akan menjadikan lantai tersebut licin. Tentu ini akan mengandung resiko yang tinggi karena kaki mudah terpeleset. Terutama sekali untuk logam yang diberi lapisan chrome karena punya sifat yang paling halus dan licin.

Sebaiknya lantai tersebut tidak dibuat secara mulus, namun diberi tonjolan-tonjolan yang kecil. Atau bisa juga diberi lapisan penutup dan karpet, kayu atau bahan lain yang tampilannya tetap serasi dan sepadan dengan kerangka dan element utama yang lain.

Dan karena lebih menonjolkan desain yang berada di bawah, tempat yang paling cocok untuk meletakan tangga dengan konsep pembuatan seperti ini adalah ruang yang lebih tinggi sehingga tampilan bawah tangga bisa terlihat dengan jelas. Lebih bagus lagi jika tangga tersebut berada di bagian tengah dan punya ukuran yang lebih panjang.

Selain itu jika dimungkinkan, tangga dibuat dengan tingkat kemiringan yang lebih datar. Jadi tampilan konstruksi dan pagar yang bentuknya seperti tulang bisa terlihat lebih jelas dan detail. Hal lain yang tidak boleh dilupakan, ruang yang ada di bawah tangga tidak boleh diberi perabot lain dan dibiarkan tetap kosong. Karena hal ini akan mengganggu pandangan mata yang ingin melihat bentuk tulang kerangka pada tangga tersebut.

Sumber gambar : http://homedesigndecorator.com

 

Artikel Lainnya :