Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Ide Menarik Membuat Desain Plafon Dari Plywood

Ide Menarik Membuat Desain Plafon Dari Plywood
Fungsi dari plafon sebenarnya adalah untuk menutup atap atau genteng agar bisa terlihat lebih rapi dan tidak berantakan. Namun karena berada di dalam ruang dan terlihat secara langsung, maka pemasangan dan penataannya juga membutuhkan konsep desain yang baik karena punya pengaruh yang sangat besar terhadap tampilan ruang tersebut.

Bahkan ada kalanya plafon dijadikan sebagai point of interest atau daya tarik utama terhadap keindahan tampilan ruang. Jadi sudah sepantasnya jika kita perlu ide-ide baru untuk membuat desain plafon dengan gaya yang lebih istimewa dan punya tampilan yang berbeda dengan desain plafon yang lain. Jika selama ini plafon selalu dibuat dalam bentuk yang mendatar, tidak ada salahnya kita mencoba untuk menciptakan gaya yang tidak mendatar lagi.

Berikut ini ada contoh ide menarik membuat desain plafon dari plywood yang berada di suatu ruang restaurant yang berada di daerah Boston Amerika, persisnya di Washington Street 1375. Meski menggunakan plywood yang bentuknya datar, namun bahan yang bobotnya tidak begitu berat ini tidak dipasang secara mendatar dan menutup langsung bagian atap.

Plywood tersebut dipasang dengan posisi berdiri atau vertikal dan saling berjajar dengan jumlah yang sangat banyak. Dan tidak itu saja, susunan tersebut tidak membentuk garis yang lurus tapi bergelombang seperti ombak yang ada di laut.

Yang lebih spektakuler lagi, tiang penyangga bangunan juga ditutup dengan bahan dan konsep pemasangan yang sama. Hal ini tentu saja menjadikan tampilan ruang terlihat sangat anggun dan cantik sekaligus memunculkan kesan yang dramatis.

Membuat desain plafon seperti ini sebenarnya merupakan pekerjaan yang tidak terlalu sulit untuk dilakukan meski harus diakui jika ini merupakan ide yang sangat brilian. Pertama kali yang harus dilakukan adalah memasang susunan kerangka yang dipasang di bawah genteng atau atap. Bahannya bisa menggunakan besi panjang atau batang kayu yang agak tebal. Tujuannya adalah agar paku yang digunakan untuk memasang plywood tidak tembus jika memakai ukuran yang besar. Sedang jika menggunakan besi, pemasangannya memakai mor dan baut.

Setelah kerangka terpasang dengan baik, tugas berikutnya adalah menyiapkan papan plywood. Buatlah garis atau gambar gelombang sesuai dengan selera dan keinginan. Setelah itu bahan ini bisa dipotong sesuai dengan pola yang telah ditentukan tadi. Jika sudah selesai plywood bisa dipasang pada susunan kerangka.

Adapun cara pemotongan dan pemasangan plwood tersebut bisa menggunakan dua konsep yang bisa dipilih. Konsep yang pertama, pola gelombang yang dibuat atau dibentuk hanya aplikasikan pada bagian bawah saja, sehingga bagian atasnya tetap datar. Kelebihan dari konsep ini adalah waktu yang dibutuhkan lebih singkat.

Namun pada sisi yang lain, plywood yang dibutuhkan menjadi lebih banyak dan kerangka untuk pemasangan harus menggunakan kayu atau besi yang lebih besar ukurannya karena beban yang harus ditanggung juga lebih berat. Maka secara otomatis dana yang harus dikeluarkan juga lebih banyak.

Adapun konsep yang kedua, bentuk gelombang dibuat tidak hanya dibawah namun juga diatas. Dengan cara seperti ini penggunaan bahan plywood bisa ditekan karena dalam satu lembar bisa digunakan untuk membuat beberapa papan gelombang sekaligus. Kayu atau besi untuk kerangka bisa menggunakan yang ukurannya lebih kecil karena bobot plywood menjadi lebih ringan.

Meski lebih hemat, namun konsep ini membutuhkan waktu yang lebih lama dan perhitungan yang agak rumit. Karena pola gelombang yang dibuat harus selalu sejajar, terutama pada bagian atas. Sehingga setiap bagian gelombang pada plywood dapat terpasang pada kerangka dengan baik dan sempurna. Jadi tinggal pilih saja, konsep mana yang dirasa paling cocok dan sesuai dengan keinginan.

Sumber gambar : http://theluxhome.com

 

Artikel Lainnya :