Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Ide Menarik Membuat Desain Atap

Ide Menarik Membuat Desain Atap
Bukan hanya dinding saja, atap juga bisa dijadikan sebagai media untuk membuat bangunan rumah bisa tampil cantik dan unik serta punya daya tarik yang lebih tinggi. Namun karena atap berada di bagian atas yang tidak bisa terlihat secara langsung, perlu teknik dan strategi khusus untuk menjadikan atap sebagai point of interest maupun point of view atau fokus pandangan utama.

Salah satu ide menarik membuat desain atap dengan tujuan agar bisa dilihat dan dinikmati secara langsung keindahannya adalah dengan cara menyatukan element tersebut dengan dinding sekaligus. Contohnya adalah bangunan rumah yang didesain oleh seorang arsitek bangunan bernama Adrian James ini. Atap tersebut dibuat melengkung ke bawah hingga dan menyatu dengan bagian bawah atau pondasi. Jadi secara otomatis, atap rumah ini juga berfungsi sebagai dinding sekaligus.

Yang cukup menarik adalah pada bagian atas atau puncak, dua sisi atap atau dinding tersebut tidak menyatu dan membentuk sudut yang lancip. Karena pada bagian tengahnya dibuat secara terpisah dan ditutup dengan suatu bidang yang bentuknya datar serta memanjang ke belakang. Penggunaan bidang datar pada bagian tengah dan atas atap ini tentu bukan sekedar untuk menciptakan pandangan yang sensasional saja.

Karena pada bagian samping kiri dan kanan dari bidang datar tersebut dipasang dinding kaca yang bisa berfungsi sebagai alat untuk menciptakan sistem pencahayaan yang alami dari sinar matahari. Selain itu dengan tidak adanya atap yang lancip, akan memudahkan untuk menata desain interior yang ada di dalam ruang.

Sedangkan pada bagian samping, dinding atap ini tidak berpenampilan polos dan memanjang begitu saja. Tempat tersebut dipakai untuk membuat ruang yang jumlahnya ada beberapa. Pada bagian atas, dinding ruang dibuat menonjol keluar dan dilengkapi dengan atap lain yang bentuknya datar dan miring ke belakang.

Untuk bagian depan dindingnya menggunakan bahan dari kaca. Sedangkan bagian samping, menggunakan bahan dari baja tipis atau alumunium yang bisa menyerap hawa panas. Lalu untuk lantai yang berada di bawah, penggunaan dinding kaca kembali diaplikasikan dengan ukuran yang lebih besar.

Sementara itu pada bagian depan bangunan, dinding dibuat dari papan kayu yang disusun secara melintang atau horizontal dan dikombinasi dengan batu alam warna kuning gading. Dinding dari batu alam ini berada di tengah. Namun pada bagian bawah sebelah kanan, punya bentuk yang memanjang hingga ke sisi pinggir dengan tampilan seperti tangga berundak.

Dinding ini juga dilengkapi dengan pintu dan beberapa jendela yang semuanya menggunakan bahan dari kaca. Kemudian untuk masuk ke dalam rumah atau ruang, di depan pintu ada tangga yang dibuat dari bahan kombinasi kayu dan batu alam. Batu alam digunakan untuk pondasi, sedangkan kayu untuk menutup permukaan lantai.

Membuat bangunan rumah yang atapnya menyatu dengan dinding seperti ini tentu merupakan ide yang sangat menarik. Apalagi bahan yang digunakan hampir semuanya punya bobot yang lebih ringan. Hal ini menjadikan konstruksi dan pondasi yang dibuat tidak harus punya ukuran yang besar sehingga dana yang harus dikeluarkan bisa lebih hemat dan irit.

Hanya saja, pekerjaan pembuatan kontsruksi dan kerangka ini memang lebih rumit karena bangunan ini menggunakan banyak bagian yang membutuhkan sistem kerangka sendiri, terutama ruang dan dinding yang berada di sisi samping atap sebelah atas. Meski demikian, konsep kerangka dari masing-masing ruang ini menggunakan bentuk yang sama sehingga pengerjaannya hanya tinggal mengulang-ulang saja.

Sumber gambar : http://modern-house-plans-designs.blogspot.com

 

Artikel Lainnya :