Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Keuntungan dan Tips Menggunakan Rotan Untuk Membuat Dinding

Keuntungan dan Tips Menggunakan Rotan Untuk Membuat Dinding

Selama ini orang lebih sering mengetahui jika rotan hanya bisa digunakan sebagai bahan untuk membuat perabot furniture yang diletakan di dalam ruang atau interior. Jarang diantara mereka atau bahkan kita sendiri mengetahui jika rotan juga bisa digunakan untuk membuat dinding. Jika pun tahu, biasanya dinding tersebut hanya berbentuk penyekat ruang atau partisi yang ukurannya tidak besar.


Namun untuk negara-negara yang berada di daerah Eropa dan Amerika, yang tidak bisa memproduksi rotan sendiri, masyarakat di sana justru lebih mengetahui jika rotan bisa digunakan untuk membuat dinding. Meski di Indonesia yang merupakan produsen rotan terbesar di dunia ada yang mengetahui, namun jumlahnya masih terbatas, hanya orang tertentu saja terutama yang berkecimung di dunia desain interior.

Masyarakat awam belum banyak yang mengerti jika rotan juga bisa digunakan untuk membuat dinding dalam ruang dengan kualitas yang tidak kalah bagus dibanding dengan dinding dari batu bata, terutama sekali dalam keindahan tampilan. Jika dinding batu bata mengandalkan keindahan dari warna cat yang digunakan, namun keindahan dinding rotan lebih sering muncul dari desain dan bentuk anyaman serta serta warna asli dari rotan tersebut.


Keuntungan menggunakan rotan untuk membuat dinding yang antara lain adalah seperti yang telah disebutkan di atas, yaitu desain anyamannya. Sedang nilai lebih yang lain adalah, rotan punya daya lentur yang lebih kuat. Dibandingkan dengan bambu, meski punya tampilan yang sama-sama indah tapi rotan punya daya tahan yang lebih kuat dan lama, terutama dalam tingkat kekeroposan dan umur penggunaan.


Untuk mendapatkan kualitas yang lebih bagus dan tampilan yang memuaskan, ada beberapa tips menggunakan rotan untuk membuat dinding yang perlu diperhatikan. Secara umum, bentuk rotan yang digunakan untuk membuat dinding ada dua pilihan yaitu dibentuk secara utuh atau hanya menggunakan kulit luarnya saja. Selain itu masih ada dinding rotan yang menggunakan batang yang hanya disusun secara vertikal, horizontal atau kombinasi keduanya

Untuk anyaman yang menggunakan batang utuh, maka harus dipilih dari batang yang ukurannya kecil dengan tujuan agar lebih mudah dianyam dan bisa didapat hasil anyaman yang rapat. Kelebihan dari penggunaan konsep ini adalah, punya tampilan dua muka sekaligus serta punya ketahanan yang lebih kuat.


Namun bentuk desain yang bisa diaplikasikan tidak begitu banyak, karena berhubungan dengan tingkat kesulitan dalam menyusun anyaman tersebut. Selain itu biaya yang dibutuhkan juga lebih mahal karena jumlah rotan yang digunakan juga lebih banyak.


Sedangkan untuk rotan yang hanya menggunakan bagian kulitnya saja, punya tampilan yang lebih banyak variatif dalam desain anyamannya. Namun sayangnya, anyaman ini hanya punya tampilan pada bagian mukanya saja. Sedangkan untuk ketahanan, juga kurang begitu bagus karena punya bentuk yang lebih tipis. Untuk pembiayaan, dana yang harus dikeluarkan jauh lebih murah dan hemat karena jumlah rotan yang digunakan juga lebih sedikit.


Lalu untuk rotan yang disusun secara langsung tanpa menggunakan teknik anyaman, punya kualitas yang paling bagus dan umur yang panjang. Selain menggunakan rotan yang utuh, ukurannya juga lebih besar. Bentuk desainnya juga sangat variatif dan bisa tampil secara bolak balik, bagian depan dan belakang.

Penggunaan konsep ini membutuhkan biaya paling mahal, namun melalui proses yang paling mudah dan tidak memakan waktu yang lama. Karena rotan tersebut tinggal dipotong lalu disusun sesuai dengan selera atau desain yang disukai.

Dari ketiga jenis pilihan tersebut, semua tetap membutuhkan perawatan yang sama. Masalah yang sering muncul dari dinding rotan ini adalah tingkat kelenturannya menurun. Hal ini bisa diselesaikan dengan cara mencelupkan kain lap yang tebal ke dalam air panas, lalu diusapkan pada permukaan rotan tersebut. Jika telah dilakukan berulang-ulang rotan akan kembali kencang dan lentur.

Sumber gambar : http://cutcaster.com

 

 

Artikel Lainnya :