Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Cara Menggunakan Rak Buku Untuk Partisi

Cara Menggunakan Rak Buku Untuk Partisi
Ruang yang ukurannya terlalu besar dan luas bisa dibagi menjadi dua atau lebih menggunakan penyekat ruang yang dinamakan partisi. Berbeda dengan tembok, partisi punya satu kelebihan, yaitu tidak bersifat permanent namun protable. Sehingga jika ruang besar tersebut dibutuhkan kembali, partisi tinggal di pindahkan dengan mudah dan tidak memakan waktu yang lama.

Partisi ini bentuknya ada bermacam-macam. Demikian pula bahan yang digunakan. Bahkan bagi beberapa orang yang suka membuat barang atau perabot yang bersifat multifungsi, partisi bukan hanya digunakan sebagai penyekat atau pemisah ruang saja, namun bisa difungsikan sebagai media untuk menaruh dan menyimpan suatu barang yang ukurannya kecil dan punya bobot yang tidak begitu berat.

Misalnya saja, partisi tersebut dibuat dan digunakan sebagai rak untuk menyimpan koleksi buku atau kaset. Partisi tersebut dibuat dalam desain seperti rak juga. Namun agar punya tampilan yang lebih istimewa, partisi rak ini bisa dibuat dengan bentuk yang lebih istimewa sehingga dapat memunculkan kesan yang indah pada ruang.

Berikut ini ada contoh cara menggunakan rak buku untuk partisi dengan desain yang sangat unik dan cantik. Bentuknya berupa segi enam yang terbagi dalam ruang-ruang kecil yang bersifat terbuka dan tembus ke belakang serta punya tampilan seperti rumah lebah. Penggunaan konsep desain seperti ini punya beberapa kelebihan.

Diantaranya adalah, karena punya tampilan dua muka, paka keindahan partisi ini bisa dinikmati atau dilihat dari dua sisi sekaligus yaitu depan dan belakang. Selain itu penggunaan bahan dan material menjadi lebih irit karena tidak perlu menyediakan media penutup. Jadi secara otomatis biaya yang harus dikeluarkan untuk membuatnya juga menjadi lebih hemat dan irit.

Bentuk desain segi enam seperti rumah lebih ini juga memberi keuntungan yang lain, yaitu konstruksinya menjadi lebih kuat dan tidak mudah goyah. Namun tentu saja dengan catatan, ukuran yang digunakan melalui perhitungan yang cermat agar antara konstruksi yang satu dengan yang lain bisa saling menahan dengan sempurna.

Bahan yang diperlukan hanya kayu atau plywood maupun media lain yang tipis dan punya bentuk seperti papan. Di dalam gambar, papan yang digunakan untuk membuat partisi rak ini dibuat dengan cara dibengkokan menggunakan mesin. Jika kita ingin membuatnya sendiri, tentu hal ini tidak mungkin dilakukan. Karena harga mesin tersebut pasti mahal.

Jika ingin membuat dengan tampilan yang sama namun dalam jumlah yang terbatas, ada teknik lain yang bisa dilakukan sendiri. Pertama papan kayu atau plywood dipotong menjadi kotak-kotak dengan ukuran panjang dan lebar yang disesuaikan dengan selera dan kebutuhan. Namun untuk menghasilkan tampilan yang lebih bagus, sebaiknya jumlah lubang atau ruang yang dibuat bisa lebih banyak.

Setelah itu papan kayu atau plywood ini disusun atau disatukan menggunakan potongan kayu yang panjangnya harus sama dengan ukuran lebar papan. Pengerjaan penyatuan ini bisa memakai paku kecil atau lem kayu, tapi harus dipilih lem yang punya kualitas bagus sehingga mampu merekatkan semua element dengan kuat.

Jika ingin tampilan desain yang lebih variatif, bentuk segi enam ini bisa di kombinasi dengan bentuk lain seperti yang terlihat pada gambar, terutama pada bagian tengah dan bawah. Yang perlu diperhatikan ketika membuat kombinasi ini adalah tidak boleh merubah struktur dari desain dasar, sehingga kekuatan partisi dalam menahan beban tidak akan berkurang.

Setelah partisi rak terbentuk dengan baik dan dihaluskan dengan ampelas, bisa diberi warna menurut selera dan disesuaikan dengan warna dinding atau lantai maupun plafon dalam ruang. Selain untuk menyimpan buku atau kaset, partisi rak ini juga bisa dipakai sebagai media untuk menaruh hiasan yang ukurannya kecil namun punya tampilan yang unik.

Sumber gambar : http://www.architecria.com

 

Artikel Lainnya :