Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Sawah Bali untuk Landscape Villa

Sawah Bali untuk Landscape Villa
Selain taman, masih ada elemen luar ruang atau eksterior lain yang bisa dijadikan sebagai media untuk mempercantik tampilan bangunan rumah sekaligus untuk menghadirkan nuansa alami di tempat itu. Salah satunya adalah lahan persawahan. Meski tidak begitu populer dibanding dengan taman yang berisi aneka tanaman hias, sawah juga bisa dipilih sebagai media untuk menjadikan tampilan bangunan rumah terlihat makin indah dan natural.

Sebuah komplek villa di daerah Ubud Bali yang dinamakan Kamandalu Resort and Spa juga menggunakan sawah sebagai landscape untuk bangunan villa tersebut. Lahan dan lokasi yang digunakan untuk menanam sawah berada di bagian depan pintu pagar atau gerbang utama.

Karena menggunakan gaya tradisional dan berada di daerah Bali, maka pintu gerbang tersebut juga punya tampilan yang mampu menghadirkan keindahan desain Bali yang sangat khas dan istimewa.

Di sekeliling daun pintu, ada dinding yang dilengkapi dengan ornament atau hiasan seperti ukiran dengan tampilan yang sangat indah. Selain itu dinding tersebut bentuknya tidak lurus, tapi ada beberapa lengkungan seperti sayap yang berada di sebelah samping kiri dan kanan. Hal ini menjadikan tampilan element yang digunakan untuk masuk dan keluar komplek villa tersebut terlihat makin artistik.

Yang menjadikan tampilan pintu ini terlihat makin indah menarik adalah, karena masing-masing bagian menggunakan warna yang sangat mencolok. Daun pintu yang jumlahnya dua atau ganda didiominasi oleh warna biru. Sedangkan dinding yang berada di sekeliling pintu menggunakan warna abu-abu yang dihasilkan dari adonan pasir dan semen. Kombinasi dua warna ini membuat tampilan element tersebut terlihat sangat kontras namun tetap serasi.

Nuansa Bali yang lebih kental hadir dari atap yang dipasang di atas dinding pintu tersebut. Atap yang bernuansa sangat alami dan natural ini menggunakan bahan dari rumput ilalang atau jerami. Masyarakat Bali terutama yang tinggal di pedesaan memang masih sering menggunakan rumput ini untuk menutup bagian atas bangunan rumah mereka.

Agar dapat menghadirkan kesan tradisonal Bali yang lebih indah, bagian atas dari atap yang menggunakan bentuk limas ini diberi ornament atau hiasan yang bentuknya seperti mahkota dan terbuat dari tanah liat.

Beberapa bangunan villa yang ada di belakang pintu sebelah kanan dan bangunan utama yang berada di sebelah kiri juga menggunakan rumput ilalang untuk menutup bagian atapnya. Hanya saja konsep penataan rumputnya dibuat lebih rapi dan tidak menggunakan hiasan mahkota di bagian puncaknya.

Sementara itu, sawah yang dijadikan sebagai landscape villa sekaligus point of interest atau daya tarik utama, punya tampilang yang tidak kalah cantik. Warna hijau yang muncul dari daun tanaman padi, mampu menghadirkan nuansa yang sangat sejuk dan segar serta dingin.

Hal lain yang membuat daya tarik dari tampilan sawah ini makin tinggi adalah terdapatnya pematang yang tertutup oleh tumbuhan rumput hijau. Apalagi bentuk pematang ini tidak lurus, namun membentuk kelokan di beberapa bagian. Hal ini menjadikan persawahan tersebut terbagi menjadi beberapa bagian yang kecil. Sehingga nuansa yang makin sensasional dan eksotis bisa hadir di tempat ini.

Keindahan sawah Bali untuk landscape villa makin terlihat sempurna dengan adanya tanaman hias berupa pohon palem yang tinggi dan diletakan atau ditanaman di beberapa tempat. Nuansa alam tropis Bali yang hangat namun tetap sejuk hadir dari element ini. kemudian untuk menciptakan suasana yang lebih cerah, di sekitar pintu gerbang dan bagian depan bangunan villa diberi tanaman hias lain yang warna daunya lebih terang.

Sumber gambar : http://www.housetodesign.com


Artikel Lainnya :