Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Desain Pintu Bali yang Indah

Desain Pintu Bali yang Indah
Keindahan desain rumah gaya tradisional Bali sudah terkenal sejak lama, karena punya tampilan yang sangat indah. Hampir semua element pada bangunan selalu menghadirkan nuansa etnik yang unik bahkan cenderung eksotis. Salah satu element tersebut adalah pintu yang merupakan akses untuk masuk ke dalam rumah atau ruang.

Berikut ini ada contoh desain pintu Bali yang indah dan punya tampilan yang agak berbeda tapi tetap menonjolkan nuansa tradisional yang sangat kental. Rumah etnik gaya Bali biasanya selalu didominasi oleh warna coklat kemerahan yang dihasilkan dari penggunaan bahan batu bata halus untuk dinding dan bagian lain seperti pintu.

Namun pintu Bali seperti yang terlihat pada gambar punya tampilan yang agak lain. Abu-abu justru menjadi warna dominan pada pintu tersebut. Selain abu-abu masih ada warna putih, biru dan kuning emas serta merah pada beberapa element. Paduan beberapa warna ini menghasilkan kesan yang lebih indah, dramatis namun tetap mampu menghadirkan aroma etnik yang sensional.

Dua daun pintu yang menggunakan bahan dari kayu, punya tampilan yang paling kontras karena menggunakan warna biru terang. Posisinya agak menjorok ke dalam. Pada bagian atas, daun pintu yang dilengkapi dengan kusen ini bentuknya tidak lurus namun membentuk garis lengkung seperti kubah. Kusennya diberi hiasan profil yang membentuk garis di sepanjang pintu.

Daun pintu ini dipenuhi dengan ukiran yang sangat indah. Yang cukup menarik adalah, ukiran ini bukan sekedar ornament penghias saja, namun mengandung makna filsafat dan ajaran bagi setiap insan manusia khususnya masyarakat Bali dalam menjalani kehidupannya di dunia ini.

Ukiran yang berada di daun pintu sebelah kiri dan kanan, punya tampilan yang hampir sama dengan posisi yang saling berlawanan. Pada bagian bawah terdapat ukiran yang menggambarkan wujud seorang dewa sedang melakukan suatu gerakan atau tarian. Dewa yang berada di kiri dan kanan pintu mukanya menjadi saling berhadapan. Agar terlihat lebih menonjol, ukiran ini diberi warna putih.

Selain itu, ukiran kayu pada pintu ini juga diberi ornament lain berupa penggunaan warna kuning emas yang disapukan pada tempat-tempat terntentu mengikuti pola atau bentuk ukiran tersebut. Penggunaan ornament kuning emas yang dinamakan perada ini menghasilkan kesan yang lebih mewah, terang dan dramatis. Selain kuning emas, ukiran ini juga dihias oleh warna lain seperti merah, unggu, coklat dan lain-lain. Penggunaan warna-warna ini menghasilkan kesan yang lebih dingin dan sejuk.

Dinding yang berada di sekeliling pintu juga punya tampilan yang tidak kalah menarik. Warna abu-abu yang dipadu dengan warna putih mampu memberi kesan yang lebih mewan dan elegan. Dan tidak berbeda jauh dengan daun pintu, dinding ini juga dihias dengan ornament ukiran yang diletakan di beberapa tempat.

Bagian paling atas, tepatnya di sekitar garis kubah, ada ornament ukiran dinding yang ukurannya cukup besar. Posisinya agak menonjol sehingga menghasilkan konsep dua dimensi. Bentuk dari dinding berukir ini juga seperti kubah, yaitu melengkung ke bawah.

Pada bagian tengah, terdapat ukiran yang menggambarkan wujud dari wajah raksasa atau buta. Meski terlihat agak seram, namun tampilan wajah rakasasa tersebut mampu membuat tampilan pintu secara keseluruhan punya cita rasa dan nilai seni yang makin tinggi. Apalagi bagian pinggir dari ukiran ini juga membentuk garis-garis lengkung yang sangat menarik dan menawan.

Selain di atas pintu, ukiran dengan bentuk yang lain namun menggunakan konsep yang sama juga dibuat di beberapa bagian lain dari dinding ini. Dan untuk mempercantik tampilan, di depan pintu dipasang sebuah lampu gantung yang desainnya juga terlihat indah dan menarik.
Sumber gambar : http://blog.travelpod.com


Artikel Lainnya :