Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Jembatan Indah di Tepi Sungai di Bali

Jembatan Indah di Tepi Sungai di Bali
Jembatan yang berada di sungai Petanu di daerah Ubud Bali ini punya tampilan yang sangat berbeda. Jika jembatan lain posisinya melintang, namun jembatan yang satu ini posisinya justru berada di tepi sungai. Karena fungsinya memang bukan untuk menyebrang. Jembatan tersebut merupakan akses untuk menuju suatu bangunan yang berada di bagian ujung.

Yang menjadikan tampilan jembatan ini terlihat sangat indah salah satunya adalah karena bentuknya tidak lurus, tapi berkelok-kelok. Kelokan ini mengikuti alur panjang dari permukaan tanah yang berada di tepi sungai atau di bawah tebing bagian pinggir.

Semua element yang digunakan untuk membuat jembatan hampir semuanya menggunakan bahan kayu warna coklat, yang menghasilkan kesan yang sangat alami dan natural serta menyatu dengan alam yang ada di tempat itu.

Pagar pengaman yang berada di sisi kiri dan kanan terdiri dari susunan kayu kecil yang dipasang secara vertikal. Kemudian kayu ini disatukan dengan kayu lain yang dipasang secara melintang atau horizontal. Agar punya daya tahan yang lebih kuat dan awet, bagian tengah dari pagar ini kemudian diberi kayu lagi. Sehingga tampilan pagar ini menjadi kotak-kotak kecil yang berjajar dua-dua dan memanjang mengikuti alur atau bentuk dan kelokan jembatan.

Bagian lantai, menggunakan papan kayu yang disusun secara horizontal. Dengan konsep seperti ini maka tampilan jembatan menjadi terlihat lebih lebar. Dan yang tidak kalah penting adalah lantai tersebut nampak lebih rapi.

Jika susunan kayu ditata secara vertikal, tentu tampilannya menjadi tidak rapi karena panjang kayu yang digunakan menjadi tidak sama sebab harus mengikuti bentuk jembatan yang berkelok-kelok. Selain itu pemasangannya juga akan lebih rumit dan memakan waktu yang lebih lama.

Nuansa segar dan sejuk hadir dari air yang mengalir di sungai tersebut. Air yang sangat bening dan jernih ini mengeluarkan warna kehijauan yang merupakan bayangan dari aneka pepohonan yang tumbuh di sepanjang alur sungai atau tebing. Warna kehijauan tersebut menghasilkan kesan yang lebih dingin namun tetap terang.

Keindahan alami terlihat semakin nyata dengan adanya batu kali yang berada di tengah sungai. Jika arusnya cukup besar, air yang mengenai batu tersebut akan menghasilkan riak air yang terlihat sangat indah dan eksotis. Apalagi jika riak air tersebut mengeluarkan suara gemericik yang bisa terdengar oleh telinga, maka  kesan yang sangat natural akan hadir di tempat ini.

Aneka pohon yang tumbuh di sepanjang tebing dan jembatan juga punya pengaruh terhadap nilai keindahan dari tampilan jembatan. Pohon tersebut tumbuh dengan subur dan menghasilkan daun yang sangat rimbun. Nuansa yang lebih sejuk dan nyaman juga hadir dari element ini.

Selain itu dengan adanya aneka pohon yang ukurannya cukup besar, maka bencana longsor tanah yang sering terjadi pada jurang bisa dihindari. Hal ini bisa menciptakan rasa aman dan nyaman bagi siapa saja yang melewati jembatan tersebut.

Adanya sebuah pohon yang arah tumbuh batangnya melintang di atas jembatan, tentu akan menimbulkan sedikit masalah terutama bagi mereka yang punya ukuran tubuh lebih tinggi atau jangkung. Namun batang pohon yang melintang tersebut tetap dibiarkan tampil apa adanya untuk menghadirkan nuansa yang lebih dramatis dan eksotis.

Apalagi usia pohon tersebut sudah dewasa, sehingga batangnya yang bentuknya tidak lurus dan rata juga terlihat sangat menawan dan punya karakter yang kuat. Hal ini menjadikan jembatan indah di tepi sungai tersebut mampu menghadirkan aroma alami khas Bali yang tropis dan segar.

Sumber gambar : http://www.housetodesign.com

Artikel Lainnya :