Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Desain Teras Bali yang Segar dan Alami

Desain Teras Bali yang Segar dan Alami
Desain teras ini punya tampilan yang sangat khas, yaitu didominasi oleh element-element yang hampir semuanya menggunakan bahan maupun warna yang bersifat natural dan alami. Selain itu teras ini juga punya bentuk yang menarik, yaitu seperti lorong yang memanjang dan terbuka pada kedua sisinya. Hal ini bisa terlihat dengan adanya sinar matahari yang menerpa pada bagian lantai yang berada di sebelah kanan.

Teras yang memanjang ini merupakan bagian lantai bawah dari suatu bangunan yang berada di daerah Ubud Bali. Maka tidak mengherankan jika desain teras Bali yang segar dan alami tersebut mampu mencerminkan aroma alam pedesaan di Bali yang sangat khas dan masih asli serta terus terjaga keasliannya hinga saat ini.

Pada bagian pinggir, terdapat tiang atau pilar penyangga bangunan yang dipasang secara berjajar. Bahannya menggunakan kayu dengan ukuran yang agak besar sehingga mampu menghadirkan kesan kokoh dan kuat. Agar lebih kuat menahan beban, pilar kayu ini dilengkapi dengan palang yang juga menggunakan kayu dari jenis yang sama. Kayu ini diletakan secara miring, menyatu dengan pilar utama dan kayu penyangga yang dipasang secara melintang atau horizontal.

Yang menjadikan tampilan teras ini terlihat makin unik dan alami adalah, adanya batang pohon yang masih hidup dan tumbuh di dalam teras tersebut. Bagian bawah pohon ini menyatu dengan lantai yang diberi lubang dan berada dekat pada tiang penyangga. Sedangkan batang bagian atas, menembus plafon yang juga diberi lubang.

Tampilan batang pohon ini makin artistik karena pada bagian atas, ada cabang yang jumlahnya tidak hanya satu. Bahkan ada satu pohon yang punya tiga cabang sekaligus. Batang dan cabang pohon yang bentuknya tidak selalu lurus dan ada yang miring tersebut mampu menghadirkan kesan yang makin menyatu dengan alam.

Untul lantainya, menggunakan lantai kayu warna coklat terang. Nuansa yang lebih segar dan akrab serta hangat hadir dari element ini. Tampilan lantai kayu yang terlihat agak mengkilat juga mampu menghadirkan kesan yang mewah dan elegan namun tetap selaras dengan element lain yang ada di tempat itu.

Teras ini juga dilengkapi dengan dua kursi panjang yang terbuat dari kayu dan menggunakan gaya tradisional Bali. Adapun busa yang dijadikan sebagai tempat duduk, dilapisi dengan kain warna merah muda atau pink. Sedangkan bantal duduknya, menggunakan sarung penutup yang warnanya kuning tua. Paduan dua warna ini menghasilkan kesan yang lebih cerah dan ceria.

Yang agak aneh namun tetap unik adalah, dua kursi yang diletakan secara berhadapan tersebut tidak dilengkapi dengan meja. Bagian tengah dari dua kursi ini justru diberi hiasan lain berupa dua gentong lengkap dengan ornament khas Bali serta berukuran lebih pendek dari kursi.

Di belakang kursi, lantai kayu ditutup dengan tikar yang tampilan dan warnanya sangat selaras dengan lantai dan element lainnya. Tikar ini menggunakan warna abu-abu. Sedangkan ornament yang berupa garis-garis miring yang saling berlawanan warnanya merah kecoklatan.

Beberapa furniture atau ornament lain yang semuanya juga menggunakan gaya Bali diletakan di sebelah tikar. Perabot ini juga menggunakan warna dominan coklat yang dipadu dengan warna merah. Bahan yang digunakan untuk membuat  juga tetap sama, yaitu kayu.

Pada bagian ujung teras, terdapat dinding yang tampilannya juga sangat artistik, yaitu berupa anyaman bambu yang menghasilkan warna kuning. Selain untuk dinding teras, anyaman bambu ini juga digunakan untuk dinding lain yang berada di lantai atas namun bisa terlihat dari teras.

Teras dengan tampilan yang sangat alami ini makin terlihat eksotis dengan adanya susunan rumput ilalang yang digunakan untuk membuat plafon teras dan atap bangunan.

Sumber gambar : http://deluxearch.com


Artikel Lainnya :