Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Desain Kolam Renang Berbentuk Kerang di Bali

Desain Kolam Renang Berbentuk Kerang di Bali
Bukan saja harus menyatu dengan bentuk bangunan, tampilan kolam renang yang bagus juga harus bisa tampil serasi dan menyatu dengan lingkungan alam yang ada di sekitarnya. Maka ketika membuat desainnya, juga perlu mempertimbangkan kondisi dan bentuk landscape dan lahan yang mau digunakan.

Kolam renang yang ada di Maya Ubud resort & Spa adalah salah satu contoh desain kolam renang yang memenuhi syarat seperti yang telah disebut di atas. Kolam renang yang ada di tempat tersebut mampu memberi  nuansa yang sangat alami sebagaimana kondisi alam yang ada di tempat tersebut.

Karena menjadi point of interest atau daya tarik utama, maka kolam tersebut juga dibuat dengan desain yang sangat istimewa . Bibir kolam atau bagian tepi yang berada di bagian samping kiri, membentuk garis lengkung yang mengarah ke bagian samping belakang bangunan. Lantai yang ada di sebelah kirinya terdapat beberapa pasang kursi lipat warna biru untuk berjemur dan bersantai. Setiap satu pasang kursi dilengkapi dengan payung warna putih.

Sedangkan bagian tepi yang berada di sebelah kanan punya tampilan paling indah sekaligus spektakuler. Tepian tersebut membentuk banyak lengkungan atau kelokan kecil yang memanjang mengikuti garis dinding yang ada di sebelah kiri. Kelokan ini membentuk pola tertentu yang menjadikan tampilannya seperti kerang laut.

Tepi atau bibir kolam tersebut posisinya berada di atas permukaan tanah, sehingga menghasilkan bidang atau dinding yang agak tinggi. Dinding ini ditutup dengan ubin dari berbagai warna yang ditata dengan teknik tertentu dan menghasilkan bentuk mozaik yang sangat menarik dan menawan. Ubin yang digunakan untuk membuat mozaik tersebut didominasi oleh warna-warna gelap, memberi nuansa yang lebih sejuk dan dingin pada kolam tersebut.

Di sebelah kanan dinding terdapat parit untuk saluran pembuangan air. Parit ini dilengkapi dengan dinding lain yang bentuknya juga mengikuti alur atau garis dari lengkungan dinding yang berbentuk kerang tadi. Dan tidak jauh berbeda, dinding ini juga dihias dengan ornament mozaik namun dengan tampilan yang lebih terang.

Pada bagian ujung depan kolam, terdapat bidang datar yang ditutup dengan lantai kayu. Di tempat tersebut terdapat kursi untuk bersantai lagi. Dan sama dengan yang berada di sebelah kiri kolam, dua kusi ini juga dilengkapi dengan payung segi empat yang diletakan pada bagian tengah. Payung ini diletakan pada meja penyangga yang pada bagian tengahnya diberi lubang untuk memasukan tiang payung. Dengan cara seperti ini payung tidak akan mudah roboh atau jatuh.

Sementara itu, bangunan yang berada disebelah kiri kolam punya tampilan yang tidak kalah menariknya. Dinding yang berada di lantai bawah, tidak ditutup dengan lapisan dari semen halus. Jadi dibiarkan tampil kasar. Dinding ini kemudian diberi warna putih keabu-abuan. Nuansa yang lebih terang dan segar hadir dari element ini.

Di tempat tersebut terdapat tiang yang merupakan pilar atau penyangga beban atap yang berada di atas lantai dua. Tiang tersebut terbuat dari cor beton yang ditutup dengan warna yang sama dengan warna dinding. Namun tampilannya lebih halus karena ditutup dengan lapisan semen.

Sedangkan tiang penyangga yang berada di lantai atas, menggunakan bahan dari kayu yang bentuknya bundar. Kayu warna coklat ini menghasilkan nuansa yang kontras namun tetap terlihat serasi dan menyatu.

Sedangkan lantai dua yang berada di atas, merupakan ruang terbuka. Atapnya memunculkan nuansa Bali yang sangat khas karena menggunakan atap dari rumput ilalang. Suasana alami yang lain juga hadir dari alam perbukitan yang ada di tempat tersebut. Warna hijau yang muncul dari daun pepohonan menghasilkan kesan yang sangat sejuk dan segar.

Sumber gambar : http://www.housetodesign.com

Artikel Lainnya :