Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Rumah Kontemporer Berdinding Batu

Rumah Kontemporer Berdinding Batu
Sebelum dijadikan tempat tinggal biasa, bangunan yang berada di daerah Parkside Australia ini merupakan gereja tua yang digunakan untuk melakukan sembahyang bagi umat Kristiani. Namun setelah dilakukan renovasi pada beberapa bagian, rumah ini dijadikan sebagai rumah hunian, meski nuansa kontemporer pada gereja tetap dipertahankan sehingga  karakter religius pada bangunan tidak hilang begitu saja.

Pada bagian depan, terdapat pagar yang dibuat terdiri dari dua bagian dan tetap menggunakan konsep desain kontemporer . Bagian yang berada dibawah merupakan dinding biasa warna putih, dipadu dengan pagar teralis dari besi warna biru terang pada bagian atas.

Yang menjadikan tampilan pagar ini terlihat lebih istimewa adalah karena pada bagian tengah, posisi pagar menjorok kebelakang namun tetap menyatu dengan bagian pagar yang lain. Dengan adanya bagian yang menjorok ini, menghasilkan bidang kosong pada bagian depannya.

Bidang kosong ini kemudian digunakan untuk membuat taman yang diberi beberapa tanaman hias sejenis rumput namun punya ukuran yang lebih tinggi dan besar. Meski ukuran taman ini tidak begitu besar, namun tetap mampu menciptakan kesan yang lebih segar.

Sedangkan dua bagian lain yang berada disebelah kiri dan kanan, dijadikan sebagai pintu pagar untuk masuk ke dalam halaman atau rumah. Pintu pagar yang berada sisi kiri dan kanan ini punya ukuran dan bentuk yang sama.

Setelah masuk ke dalam halaman, ditempat tersebut terdapat dinding bangunan yang semua bagiannya terbuat dari susunan batu alam. Penggunaan batu pada dinding ini memunculkan karakter yang sangat kuat dan alami serta natural pada bangunan. Meski punya tampilan yang sangat sederhana, namun dinding batu ini tetap terlihat sangat artistik dan cantik.

Kecantikan pertama pada dinding muncul dari pintu yang berada di bagian tengah. Pintu ini merupakan bentuk asli dari pintu gereja namun diberi beberapa sentuhan sehingga menghasilkan kesan yang lebih segar dan dinamis. Bagian atas, bentuknya lancip namun agak melengkung pada sisinya.

Daun pintu yang jumlahnya ada dua atau ganda diberi warna yang sangat mencolok yaitu merah segar. Hal ini menjadikan tampilan pintu tersebut terlihat sangat kontras dengan tampilan dinding yang diberi lapisan dari batu. Meski demikian, tampilan pintu ini tidak terlihat norak sama sekali, karena di bagian pinggir atau sekeliling pintu ini, terdapat ornament dari berupa garis lebar yang alurnya mengikuti bentuk pintu. Garis ini menggunakan warna krem yang mampu menghasilkan kesan lebih sejuk dan manis.

Bagian tengah yang berada di sisi kira dan kanan, masih terdapat ornament lain yang menyatu dengan garis tersebut. Pada bagian bawah, bentuk garis ini terlihat memanjang hingga berada pada sisi kedua sisi dinding baik yang berada disebelah kiri maupun kanan.

Selanjutnya disebelah kanan dan kiri pintu namun agak keatas, terdapat dua jendela yang konsep desainnya tidak berbeda jauh dengan desain pintu namun punya ukuran yang lebih kurus atau ramping. Selain itu, daun jendela tersebut menggunakan bahan kaca warna kuning dan dibagi menjadi tiga bagian. Masing-masing dari bagian ini dipisahkan dengan kayu kusen warna coklat tua.

Ornament berbentuk garis yang berada di sekeliling jendela juga punya tampilan yang tidak sama, terutama pada bagian pinggir. Bentuknya seperti gerigi namun terlihat lebih artistik dan cantik serta tidak kaku. Adapun warnanya tetap sama, yaitu krem terang.

Pintu dan kedua jendela tersebut mampu tampil sebagai bagian dari fasad yang terlihat  sangat unik sekaligus bisa menghilangkan kesan yang sangat monoton pada dinding batu yang pada bagian atasnya berbentuk segitiga tersebut.

Sumber gambar : http://www.besthousedesign.com


Artikel Lainnya :