Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Desain Arsitektur Kontemporer di Tepi Pantai

Desain Arsitektur Kontemporer di Tepi Pantai
Bangunan rumah yang berada di daerah Karibia ini menggunakan gaya desain kontemporer . Lokasinya menyatu dengan permukaan pantai atau laut, sehingga kontruksi dan pondasi yang dibuat juga masuk ke dalam air.

Pada bagian depan, terdapat dinding pondasi yang pada bagian atasnya di beri lapisan penutup dari lembaran baja dan diberi warna coklat. Penggunaan warna coklat ini memunculkan nuansa yang lebih segar dan tidak panas. Sementara pada bagian bawah diberi cat warna hitam. Di sebelah samping kanan, terdapat tangga yang berfungsi sebagai akses untuk masuk ke dalam rumah.

Dari tangga ini penghuni bisa menuju lantai teras, dimana pada bagian tengahnya juga terdapat tangga berundak lagi. Karena pondasi rumah ini memang dibuat lebih tinggi untuk menghindari terjadinya air pasang atau jika terjadi ombak besar. Tangga ini posisinya berada di bawah lantai teras atau halaman depan, sehingga pada sisi kiri dan kanannya terdapat dinding yang merupakan bagian dari pondasi bangunan.

Kemudian untuk bangunan rumahnya terdiri dari dua lantai dan terbagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama dan ketiga, berada disebelah kiri dan kanan serta punya tampilan atau konsep desain yang sama.

Dinding yang berada di depan menggunakan kaca bening yang bersifat transparan. Sedangkan dinding yang berada di samping diberi warna putih. Paduan kaca bening dan dinding warna putih ini mampu memunculkan kesan yang sangat mewah dan elegan pada bangunan.

Sementara itu, dinding yang berada di samping dan menghadap kearah bangunan kedua atau tengah posisinya menjadi saling berhadapan. Di tempat tersebut terdapat pintu yang merupakan akses untuk masuk ke dalam ruang. Pintu ini juga menggunakan kaca bening dengan kusen dari logam aluminium dan diberi warna hitam. Kesan yang sangat modern juga muncul dan penggunaan pintu kaca dan kusennya ini.

Untuk lantai atas, ditempat tersebut terdapat jendela yang berbentuk kotak bujur sangkar. Konsep penggunaan bahan kaca dan alumunium hitam diaplikasikan kembali pada element ini. jendela yang lain juga ada di bagian samping kiri dan kanan bangunan. Jumlahnya ada beberapa dan tersebar di lantai satu dan dua.

Untuk bangunan kedua, letaknya berada di tengah antara bangunan pertama dan ketiga. Bentuk atau konsep desainnya sebenarnya juga tidak jauh berbeda. Karena pada bagian depan atau muka juga masih menggunakan dinding kaca, baik untuk lantai pertama dan kedua.
Yang membedakan adalah, dinding depan tersebut posisinya lebih menjorok ke belakang. Sehingga di depan dinding kaca terdapat ruang kosong yang bersifat terbuka dan digunakan sebagai veranda atau teras. Dibagian atas, teras ini ditutup dengan atap yang menggunakan bahan baja ringan dan difungsikan sekaligus sebagai plafon.
Bagian bawahnya diberi warna coklat terang, selaras dengan warna dinding pada pondasi yang berada di bagian depan. Baja lain yang digunakan sebagai penahan atap diberi warna coklat tua. Sehingga tampilan plafon atau atap baja ini bisa terlihat lebih artistik dan cantik.

Atap peneduh dengan tampilan dan konsep desan yang berbeda juga terdapat pada baguan pertama dan ketika, berada di bagian muka lantai atas. Atap tersebut dibuat dari bahan cor beton dan menyatu dengan dinding yang berada di atas dinding kaca. Warna yang digunakan juga sama dengan warna dinding yang lain yaitu putih terang.
Untuk mempercantik tampilan rumah atau bangunan, di halaman depan diberi hiasan berupa pohon kelapa tanpa buah yang diletakan di beberapa tempat. Selain untuk memberi keteduhan dan nuansa yang lebih segar serta sejuk, penggunaan pohon kelapa ini juga punya tujuan yang lain. Yaitu untuk memunculkan karakter tropis pada bangunan tersebut.

Sumber gambar : http://homedesigndecorator.com




Artikel Lainnya :