Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Rumah Lollipop

Rumah Lollipop
Lollipop atau permen sangat disukai oleh anak-anak bahkan orang dewasa. Terutama sekali yang punya bentuk bundar dan punya tampilan warna-warni seperti garis-garis yang melingkar. Tampilan permen yang seperti ini bisa menjadi inspirasi untuk membuat suatu bangunan rumah tempat tinggal.

Rumah yang berada di daerah Giheung-Gu, Korea Selatan ini dijadikan sebagai contoh. garis-garis melingkar pada lollipop diaplikasikan pada dinding yang berada di bagian samping. Warna yang digunakan adalah paduan antara merah muda dan putih.

Meski tidak berada di bagian depan, penggunaan garis yang melingkar ini tetap bisa menjadi point of view atau fokus utama pandangan karena posisi bangunan rumah tersebut berada di tempat terbuka yang tidak begitu padat. Selain itu tampilan permen atau lollipop tersebut juga terwujud dalam dinding samping, bukan pada bagian muka.

Pada bagian belakang, dinding dibuat rata biasa. Sementara untuk bagian atas atau atap, desain atau bentuknya dibuat agak miring pada setiap bagian, yang menjadikan tampilan dinding samping tersebut terlihat seperti bentuk lollipop meski tidak bundar seperti lollipop yang sesungguhnya.

Sedangkan penggunaan warna merah muda dan putih, menghasilkan paduan yang sangat kontras dan hangat serta manis, seperti rasa lollipop yang bahan pembuatannya menggunakan gula itu.

Di bagian ini juga dibuat pintu sebagai akses untuk masuk ke dalam rumah. Namun karena posisinya lebih tinggi dari permukaan tanah, maka sebelum masuk ke pintu penghuni atau tamu yang datang harus melewati tangga yang berada di bagian samping.

Setelah melewati tangga kita akan masuk ke berada di teras yang ukuran luasnya tidak begitu besar. Dinding yang berada di bawah teras dan menjadi pondasi ini juga diberi tampilan garis-garis seperti lollipop namun dibuat secara mendatar atau horizontal, tidak melingkar. Warna yang digunakan juga sama, merah muda dan putih. Sedangkan terasnya sendiri untuk pengamanan diberi pagar warna abu-abu.

Kemudian untuk perlindungan, di atas teras dipasang atap yang menggunakan warna merah muda. Dari teras ini kemudian penghuni bisa membuka pintu yang terbuat dari kaca bening dan masuk ke dalam ruang atau rumah.
Sementara itu untuk bagian depan atau muka, dinding yang berada dibawah dan atas dibuat miring ke arah depan dan bertemu di bagian tengah. Hal ini menjadikan ruang di dalam rumah terasa lebih longgar dan luas.

Untuk yang berada di bawah, di tempat tersebut terdapat jendela yang menggunakan kaca transparan. Jendela ini dipasang secara penuh dari pinggir kiri hingga kanan. Sedangkan yang berada di atas, dibuat semacam teras atau balkon dengan ukuran penuh dari kiri sampai kanan dinding.

Di belakang teras atau balkon ini juga terdapat jendela dengan ukuran lebar yang lebih kecil atau sempit dibanding dengan jendela yang berada di bawahnya. Dari dua tempat ini penghuni bisa menikmati pemandangan di luar rumah.

Untuk pewarnaannya, pada bagian muka hanya menggunan warna merah muda saja, namun terdapat garis-garis yang berasal dari penggunaan dan susunan papan penutup dinding. Namun untuk yang berada di bagian atas, warna putih juga digunakan untuk menciptakan garis vertikal pada bagian tertentu di sekitar jendela.
 
Tampilan rumah lolliop ini semakin unik dan cantik dengan penggunaan teknik pencahayaan yang mengeluarkan sinar warna kuning. Apalagi semua pintu dan jendela pada rumah tersebut menggunakan kaca yang transparan, sehingga sinar kuningnya bisa terlihat dari luar. Tentu hal ini bisa memunculkan nuansa yang lebih hangat dan romantis.

Sumber gambar : http://freshome.com
Artikel Lainnya :