Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Menjadikan Pohon sebagai Point of View pada Bangunan

Menjadikan Pohon sebagai Point of View pada Bangunan
Fungsi utama dari pohon, terutama yang punya ukuran besar adalah untuk menciptakan udara yang segar serta sejuk serta untuk melindungi lingkungan yang berada di bawah atau sekitarnya agar tidak terasa panas akibat dari sinar matahari yang pancaran sinarnya terlalu kuat pada waktu siang.

Sedangkan fungsi lainnya adalah untuk mempercantik tampilan ruang terbuka pada bangunan rumah atau eksterior . Bahkan pohon yang tampilannya punya daya tarik tersendiri bisa dijadikan sebagai point of view atau fokus pandangan utama pada tempat tumbuhnya pohon tersebut. Apalagi jika lingkungannya juga ditata dengan menggunakan teknik atau desain yang bagus. Tentu tampilan rumah juga bisa terlihat semakin cantik dan menarik.

Rumah yang berada di pinggiran pantai di daerah Sidney Australia ini juga mampu menjadikan pohon besar di depan rumah sebagai hiasan atau ornament utamanya. Ukurannya cukup besar dan punya tampilan yang sangat unik. Bentuk batangnya tidak lurus namun sedikit miring dan terdapat beberapa lekukan tonjolan yang merupakan bekas dahan yang sudah dipotong.

Pada bagian atas pohon juga ditata sedemikian rupa dengan cara memotong beberapa cabang atau ranting yang dirasa bisa mengganggu pemandangan. Jadi daun yang ada tidak terlalu rimbun namun tetap mampu memberi kesejukan dan melindungi dari sinar matahari yang panas. Orang yang berada di bawah pohon ini akan merasa sangat nyaman.

Permukaan tanah yang berada di sekelilin pohon ini ditutup dengan lantai kayu yang membuat tampilan bawah pohon yang biasanya terlihat kotor menjadi tidak nampak sama sekali. Di tempat ini juga terdapat kolam renang yang pada bagian pinggirnya berupa garis kuning terang. Sangat kontras dengan warna pohon yang coklat terang serta lantai kayu yang coklat gelap.

Agak jauh dari kolam renang tepatnya di samping  pohon tedapat dua dipan atau kursi yang bentuknya memanjang ke arah depan untuk bersantai. Warna penutup untuk duduk dan sandaran punggung adalah putih. Sedangkan kerangkanya sendiri terbuat dari kayu dan berwarna coklat kekuningan.

Di tempat lain yang berada di sisi kiri kolam atau belakang pohon, ada meja yang tampilannya juga tidak kalah menarik. Bagian atasnya terbuat dari susunan papan kayu. Sedangkan untuk kakinya juga menggunakan bahan kayu namun dalam bentuk yang masih utuh bundar, hanya bagian kulitnya saja yang dihilangkan.

Sementara itu ruang yang berada di belakang pohon juga tidak kalah indahnya. Dindingnya menggunakan kaca transparan yang menjadikan tampilan ruang bisa terlihat dengan jelas dari luar.

Pada bagian tengahnya ada dinding lain berbentuk seperti garis vertikal  yang lebar, dimana pada bagian dalamnya terdapat garis-garis lagi namun berbentuk horizontal. Warna yang digunakan adalah paduan hitam dan abu-abu gelap. Di sebelah samping dinding juga masih ada bidang yang terbuat dari papan kayu dan disusun secara horizontal.

Di dalam ruang ini terdapat seperangkat meja dan kursi makan yang berada di bagian pojok depan. Lantainya menggunakan ubin yang berwarna kuning gading.

Sedangkan bagian atas ruang tidak ditutup dengan plafon, sehingga susunan kayu yang digunakan untuk menata atau menempatkan genting atap yang bentuknya miring bisa terlihat. Hal ini sama sekali tidak menjadikan tampilan ruang terlihat tidak rapi, namun justru karakter alami bisa muncul dengan kuat.

Teknik pencahayaan pada ruang ini menggunakan berbagai jenis lampu (lampu dinding, lampu duduk dan lampu berdiri) yang menghasilkan cahaya warna kuning, sangat selaras dengan tampilan warna batang pohon. Sehingga tampilan rumah ini makin bertambah sempuna nilai kecantikannya.

Sumber gambar : http://www.home-designing.com
Artikel Lainnya :