Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Taman di Atas Kolam Renang

Taman di Atas Kolam Renang
Yang namanya kolam renang tentu fungsi utamanya adalah digunakan untuk melakukan olahraga renang. Namun jika kita melihat tampilan kolam renang seperti yang terlihat dalam gambar, tentu pandangan tersebut bisa sedikit berubah.

Selain digunakan untuk berenang, kolam tersebut juga difungsikan sebagai bidang atau media untuk membuat suatu ruang terbuka, dimana didalam ruang tersebut dipakai untuk membuat taman dengan ukuran yang cukup luas meski tidak terlalu besar.

Tentu saja bidang yang digunakan tidak menutup semua bagian kolam renang, namun hanya sebagian atau sekitar seperempatnya saja dan berada di atas kolam. Sehingga kolam tersebut tetap bisa digunakan tanpa mengganggu fungsi utamanya sama sekali.

Kolam yang digunakan tersebut memang punya tampilan yang sedikit berbeda, dimana pada bagian dindingnya dibuat lebih tinggi dibanding dengan kolam renang biasa. Dinding ini digunakan sebagai media untuk membuat tangga melayang yang konstruksinya menempel serta menyatu pada dinding kolam tersebut. Tangga yang dibuat ini merupakan akses untuk menuju taman yang berada di atas kolam.
Sedangkan ruang yang digunakan untuk membuat taman juga punya tampilan yang sangat istimewa. Bentuknya seperti tabung atau kapsul yang diletakan secara horizontal. Separo bagian menggunakan bidang yang berada di atas kolam, sementara bagian yang lain berada di atas tangga dan permukaan tanah. Jadi bentuknya seperti setengah melayang.

Konstruksi atau kerangka utamanya dibuat dari bahan kayu dengan ukuran yang cukup besar dan terdiri dari beberapa potong dengan bentuk yang sama pada kedua sisi depan dan belakang. Pertama kali yang harus dilakukan adalah kayu tersebut dipotong yang ukuran panjang dan besarnya telah ditentukan sebelumnya.
Untuk bagian pojok atas atas dan bawah serta samping, bentuk kayu dibuat melengkung. Tujuannya adalah untuk memunculkan tampilan yang seperti tabung atau kapsul. Potongan kayu ini kemudian disusun dan disambung menggunakan lempengan besi dan sekrup atau drat. Jika ingin kualitas yang lebih bagus, kuat dan tahan lama, penggunaan bahan kayu ini bisa diganti dengan besi atau baja ringan.

Setelah pengerjaan kerangka yang terdiri dari dua buah untuk sisi depan dan belakng ini selesai dikerjakan, kemudian dilakukan pemasangan pada lokasi yang telah ditentukan. Pada bagian yang berada di kolam, posisi peletakannya mencapai pada bagian lantai kolam yang berada diseberang. Sedangkan untuk bagian yang melayang dibawahnya bisa diberi dua kayu yang dipasang pada masing-masing kerangka sebagai tiang atau pilar penahan. Usahakan kayu ini bisa tertutup oleh tananam, sehingga kesan melayang pada taman tersebut tidak akan berkurang nilai karakternya.

Setelah kerangka ini terpasang, pekerjaan selanjutnya adalah membuat susunan kayu lain dengan ukuran kecil yang menghubungkan antara kerangka yang satu dengan yang lain. Penyusunan kayu ini dilakukan pada seluruh bagian mulai dari atas sebagai atap dan dua sisi kiri serta kanan sebagai dinding. Sedangkan pada bagian bawah dibuat lantai yang menggunakan bahan dari papan kayu.

Ruang taman yang sudah jadi ini kemudian diberi beberapa jenis tanaman yang diletakan di dalam pot. Lokasi yang digunakan untuk meletakan tanaman ini sebaiknya berada di bagian yang melayang, tidak berada di bagian atas kolam renang. Tujuannya adalah untuk menjaga agar kolam renang tetap bersih dan tidak terkena kotoran dari tanah dalam pot atau daun-daun tanaman yang kering dan jauh.

Agar ruang taman ini bisa lebih fungsional, pada lantai atau bidang kosong yang berada di atas kolam bisa diberi kursi untuk bersantai. Namun  kursi yang digunakan tidak boleh menggunakan bahan yang terlalu berat seperti besi. Demikian pula orang yang ingin naik ke taman itu, juga harus dibatasi karena lantai kayu ini tidak begitu kuat menahan beban yang banyak.

Sumber gambar : http://decorationchannel.com

Artikel Lainnya :