Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Menara Rumah yang Indah

Menara Rumah yang Indah
Berbagai cara bisa dilakukan untuk menciptakan tampilan rumah agar bisa terlihat lebih megah dan gagah. Salah satunya adalah dengan membuat menara yang menyatu dengan bangunan induk. Karena dengan adanya menara, bangunan rumah akan nampak lebih tinggi dan menjulang ke atas.

Contohnya adalah seperti pada bangunan rumah yang bergaya desain Mediteranian ini. Menara yang dibuat berada di bagian belakang bangunan namun tetap bisa tampil menawan dan mampu menjadi point of interest atau daya tarik utama. Bentuknya memang tidak terlalu besar, hanya berupa kotak yang masing-masing sisinya punya ukuran sama dan hanya terdiri dari satu ruang saja.

Agar bisa terlihat lebih besar dan lebar, menara ini menggunakan dua warna yang berlainan, yaitu jingga dan putih. Cara pengecatannya menggunakan sistem garis horizontal yang dipoleskan secara selang-seling. Dari sini akan dihasilkan suatu susunan garis berjajar yang membuat tampilan menara bisa terlihat terlihat lebih besar dan lebar.

Masing-masing sisi menara ini punya tampilan yang sama, dimana pada salah satu bagian depannya terdapat jendela kecil yang letaknya berada di bagian tengah dan sejajar dengan jendela pada bangunan induk yang berada di sampingnya. Bentuk dan ukurannya sama persis kecuali pada teknik pencahayaan dari dalam ruang yang menghasilkan warna yang berlainan.

Dibagian pojok atas, ukuran dindingnya dibuat lebih tebal dan membentuk garis vertikal yang tampilannya seperti tiang atau pilar. Pada bagian atasnya diberi ornament berupa profil yang melengkung keluar. Lengkungan ini kemudian dihubungkan dengan profil yang juga berbentuk lengkungan dan menuju pada arah pilar pojok yang lain. Sedangkan pada bagian bawahnya juga diberi profil namun menggunakan bentuk yang simetris.
Di bagian tengah ornament atau hiasan ini kemudian dibuat pintu dan menggunakan dua daun pintu. Diatas jendela ini terdapat ornament lain berupa hiasan kaca yang menggunakan kusen kayu melengkung dan menyatu dengan pintu.

Selanjutnya di depan pintu ini dibuat balkon kecil dan diberi pagar besi berwarna hitam. Bentuknya berupa susunan besi kecil yang disusun berjajar secara vertikal dan disatukan dengan besi lain yang ukurannya lebih besar dan dipasang secara horizontal.
Di bagian bawah lantai balkon ini masih terdapat ornament lagi yang bentuknya juga berupa profil yang tampilannya sangat unik, yaitu membentuk suatu bidang kosong pada bagian tengahnya.

Dibawah profil ini kemudian dipasang sebuah jam dinding yang diletakan pada bagian tengah dan sejajar dengan bidang kosong yang berada di bawah lantai balkon tadi. Namun penggunaan jam dinding ini hanya dilakukan pada bagian sisi yang berada di bagian depan saja. Selain digunakan sebagai penunjuk waktu, keberadaan jam dinding ini juga membuat tampilan menara terlihat makin artistik.

Warna-warna yang digunakan juga sama dengan warna pada dinding, yaitu jingga untuk profil dan tiang pojok serta ornament yang lain. Sementara putih digunakan untuk memberi warna pada pintu dan ornament yang berada diatasnya. Warna putih yang lain juga digunakan pada jam dinding. Paduan warna putih dan jingga ini menghasilkan kesan yang sangat segar dan terang.

Selain itu untuk memunculkan kesan yang lebih tinggi, pada bagian atap menara dipasang semacam tiang atau menara kecil yang diletakan pada empat pojok atap. Masing-masing pojok terdapat dua menara. Kemudian pada bagian tengah atap yang berbentuk seperti piramida diberi menara lain dengan bentuk yang sama, yaitu seperti kurucut atau mata meluru yang lancip pada bagian ujungnya.

Sumber gambar : http://www.archidir.com
Artikel Lainnya :