Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Rumah yang Menempel pada Dinding

Rumah yang Menempel pada Dinding
Dinding adalah element terpenting bagi keberadaan suatu bangunan atau rumah . Fungsinya adalah untuk memberi perlindungan bagi penghuni dari angin, hujan, sinar matahari dan sebagainya. Untuk ruang dalam atau interior, dinding juga dipakai media untuk menempelkan berbagai ornament atau hiasan seperti lukisan, lampu hias dan lain-lain.

Namun bagaimana jika sebuah dinding digunakan sebagai media untuk penempelan bangunan?. Inilah yang terjadi pada sebuah bangunan yang terletak di daerah Groningen Belanda. Sebuah dinding beton dengan ukuran yang sangat besar dijadikan sebagai media untuk membuat tampilan bangunan seakan-akan melekat atau menempel pada bidang tersebut.

Bentuk bangunannya sendiri juga terlihat sangat megah, terdiri dari tiga lantai, yang dipisahkan dengan pilar pendek namun terlihat cukup jelas. Selain itu setiap lantai juga punya bentuk yang berbeda-beda. Sehingga tampilan dari masing-masing lantai seakan-akan sebagai bagian yang terpisah meski sebenarnya merupakan satu kesatuan yang utuh.

Untuk lantai pertama bentuk bangunannya seperti kotak panjang, namun pada bagian pinggirnya dibuat melengkung. Warna yang digunakan adalah abu-abu muda yang memunculkan kesan sangat sejuk namun tetap hangat.

Dibagian tengah depan terdapat dinding panjang yang terbuat dari kaca (bukan jendela) yang bentuknya sangat cantik, karena menggunakan garis lengkung yang dibuat sedemikian rupa sehingga tampilan dinding dari kiri ke kanan menjadi makin besar. Kaca yang digunakan juga bersifat transparan sehingga bisa memperlihatkan kontruksi atau pilar yang dipakai untuk penahan beban serta media penyatuan dengan lantai dua dan tiga.
Untuk lantai duanya, bangunannya terpisah menjadi dua bagian kiri dan kanan. Untuk yang sebelah kiri, bentuknya seperti seperempat lingkaran, dimana pada bagian pojok belakang sebelah kanan membentuk sudut 90 derajat. Di dindingnya terdapat dua jendela yang bentuknya berbeda.

Jendela pertama berada di bagian pojok kiri pada dinding tembok yang melengkung. Sehingga kaca yang digunakan untuk menutup jendela juga ikut melengkung. Dari jendela transparan ini kita bisa melihat dengan jelas tiang penyangga atau pilar yang berada di bagian pinggir ruang dengan warna putih. Sedangkan jendela kedua berada disampingnya, berbentuk kotak bujur sangkar biasa dan diberi penutup kain korden warna putih.
Adapun warna yang digunakan untuk dinding adalah merah muda atau pink namun punya aroma keunguan atua purple. Kesan yang ditimbulkan dari warna ini adalah ceria, penuh semangat dan akrab.

Sedangkan bangunan kedua yang berada di sebelahnya mempunyai lengkungan ke arah dalam pada bagian kiri dan melengkung ke arah depan pada bagian kanan. Lengkungan ini terus berlanjut hingga sampai pada bagian belakang. Bentuknya mengikuti alur atau pola dari bangunan yang berada di sebelah kiri. Jadi meski terpisah, dua bangunan ini tetap menyatu.

Jendela yang digunakan punya ukuran yang kecil namun memanjang, sehingga bisa membetuk garis yang tegas dan simetris. Jendela lain yang berbentuk kotak bujur sangkar kecil diletakan pada bagian bawah sebelah kiri dan diberi kain korden untuk penutupnya. Sementara untuk jendela yang memangjang dibiarkan tampil apa adanya.
Biru muda digunakan untuk memberi warna pada dinding, yang memunculkan kesan lebih sejuk namun tetap terang dan segar.

Lantai ketiga bentuknya juga seperti kotak panjang yang pada bagian pinggirnya diberi lengkungan. Bagian kiri bangunan juga dibuat lebih tinggi dan agak melengkung ke arah luar. Selanjutnya pada bagian tengah diberi jendela yang memanjang dari ujung kiri hingga ujung kanan bangunan, memisahkan tampilan dindingnya menjadi dua bagian atas dan bawah. Dinding ini menggunakan warna jingga yang memunculkan kesan yang sangat segar dan terang.

Secara keseluruhan, bangunan ini terlihat sangat megah namun tidak memunculkan kesan yang angkuh. Hal ini bisa terjadi karena paduan warna yang digunakan pada dinding bangungan pertama hingga tiga selalu menggunakan warna-warna yang lembut, sehingga menghasilkan kesan yang lebih terbuka dan ramah.

Sumber gambar : http://villageofjoy.com
Artikel Lainnya :