Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Bangunan Berbentuk Teratai yang Unik dan Indah

Bangunan Berbentuk Teratai yang Unik dan Indah
Salah satu bunga yang paling indah di dunia ini adalah bunga teratai atau lotus. Bahkan bagi umat Hindu dan Budha, bunga ini dijadikan sebagai lambang kekuatan dan kesucian jiwa. Sikap duduk Sri Gautama yang merupakan penyebar agama Budha ketika melakukan meditasi adalah seperti duduk di padmasana atau tempat bunga teratai tumbuh.

Sedangkan menurut kepercayaan agama Hindu, bunga teratai adalah bunga yang tumbuh di bagian tubuh Dewa Wisnu ketika dia selesai melakukan semedi atau sembahyang. Selain menjadi lambang kesucian jiwa, teratai juga menjadi simbol dari keimanan dan ketaqwaan manusia kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Dan karena keindahan serta nilai-nilai filosofi dari bunga teratai tersebut, maka di India yang mayoritas penduduknya beragama Hindu dibangun sebuah tempat ibadah yang ide desain dan bentuknya juga mengambil dari bentuk bunga teratai yang punya nilai sangat istimewa ini.

Struktur bangunan utamanya terdiri dari tiga bagian yang masing-masing mempunyai sembilan dinding yang bentuknya seperti kelopak bunga. Bagian pertama berbentuk seperti atap segitiga namun punya ukuran yang lebih kecil dan sedikit melengkung. Fungsi dari dinding kelopak ini adalah untuk atap kanopi atau teras.

Dari sini kita bisa melihat jika dalam kanopi ini terdapat pagar yang menggunakan bahan jeruji besi yang disusun berjajar secara vertikal. Secara samar-samar juga terlihar ruang di bagian dalam bangunan. Di tempat yang cukup luas tersebut pada bagian tengahnya dipasang sebuah pilar atau tiang penyangga utama dari bangunan ini. Bentuknya cukup unik, seperti piramida yang terbalik.

Sedangkan pada bagian kedua yang terletak di atas kanopi, terdapat susunan dinding kedua yang berbentuk seperti kelopak bunga setengah mekar, dan berada di bagian tengah antara atap kanopi yang satu dengan atap kanopi yang lain. Ukurannya lebih tinggi dan lebih lancip serta melengkung ke arah atas.

Kemudian untuk bagian dinding yang ketiga, terletak di bagian dalam dinding yang kedua dan sama sama berada di atas atap kanopi. Bentuknya juga tidak jauh berbeda dengan dinding kedua namun lebih lancip dan tinggi, serta menguncup pada bagian puncaknya. Bentuk kuncup ini tidak tertutup secara penuh, namun masih menyisakan celah yang sedikit terbuka.

Semua bagian dinding ini kemudian diberi warna kuning gading yang melambangkan sebagai sifat kerendahan hati dan kepasrahan diri manusia terhadap sang Pencipta alam semesta. Ini merupakan inti dari ajaran agama Hindu.

Jika waktu malam tiba, keindahan dari rumah teratai ini akan terliaht semakin nyata dan dramatis karena adanya lampu sorot yang dipasang di setiap sudut dinding bagian dalam. Sinar kekuningan bisa memancar menuju arah atas melalui ruang-ruang kosong yang berada di antara susunan dinding yang satu dengan dinding yang lain.
Bagian dalam ruang juga bisa dinikmati karena mendapat sinar dari lampu sorot yang ditaruh dibagian atas dinding. Semua lampu ini menghasilkan warna kuning, sehingga tampilan gedung terlihat makin megah, anggun dan agung.

Sedangkan untuk bagian luar gedung, terdapat halaman dan taman yang cukup luas. Antara jalan yang merupakan akses untuk masuk kedalam gedung dan taman, dipisahkan oleh pagar hijau yang menggunakan tanaman berdaun lebat dan pendek sebagai dindingnya.

Untuk menambah keindahan taman sekaligus mempercantik tampilan gedung, disepanjang pagar hijau tersebut diberi lampu taman yang ukuran ketinggian tiangnya juga disamakan dengan tinggi pagar. Sehingga yang terlihat dengan jelas hanya wadah atau tempat untuk meletakan lampu saja. Warna sinar yang digunakan juga sama dengan warna sinar pada bangunan utama.

Kesamaan warna ini menghasilkan kesan yang lebih menyatu antara taman, halaman dan bangunan utama.

Sumber gambar : http://villageofjoy.com
Artikel Lainnya :