Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Bangunan di Tengah Danau Buatan

Bangunan di Tengah Danau Buatan
Untuk mempercantik dan memunculkan kesan megah sekaligus berbeda dalam sebuah bangunan atau rumah, kita memang harus bisa memunculkan ide-ide yang kreatif bahkan spektakuler. Contohnya apa yang telah dilakukan oleh seorang arsitek Charles Sieger dari Amerika Serikat ini. Dia berhasil membuat bangunan yang menggunakan lokasi sangat istimewa, yaitu di tengah danau buatan.

Karena punya nilai arsitektur yang sangat tinggi, maka tidak mengherankan jika bangunan rumah ini sering digunakan untuk lokasi pembuatan film atau video klip musik. Apalagi lokasinya berada di Miami yang terkenal dengan keindahan pantainya. Sehingga nuansa segar khas laut makin terasa pada bangunan ini.

Ciri utama dari bangunan ini adalah bentuk antara bagian kiri dan kanan dibuat sama persis. Sementara itu pada bagian  tengah yang merupakan pusat atau titik utama bangunan menghadap ke bibir danau, dimana pada bagian depannya diberi jalan yang cukup lebar sebagai akses untuk masuk dan keluar. Warna dominan dinding yang digunakan adalah putih dengan tujuan untuk menguatkan karakter megah sekaligus untuk menyelaraskan dengan warna air danau yaitu biru kehijauan.

Kemudian untuk atap pada bangunan utama juga punya tampilan yang cukup unik yaitu berbentuk huruf ‘V’ terbalik yang berjumlah tiga, yaitu untuk bagian tengah dan samping kiri serta kanan. Sedangkan untuk bangunan sayap atapnya berbentuk lancip seperti piramida. Masing-masing atap ini menggunakan warna yang sama yaitu abu-abu sehingga memunculkan nuansa yang sangat segar dan akrab.

Sedangkan di bagian bawah atap pada bangunan utama terdapat tiga lingkaran atau bundaran yang warnanya juga sama dengan warna atap. Lalu dibawah atap sebelah kiri dan kanan terdapat cekungan seperti jendela namun hanya berfungsi sebagai aksesoris dinding saja. Sementara untuk bangunan sayap, cekungan yang dibuat digunakan untuk meletakan patung hias yang menggunakan warna kuning.

Selanjutnya dibagian samping bangunan sayap terdapat bangunan lagi yang bentuknya lebih kecil dan bersifat terbuka tanpa menggunakan dinding dan pintu sama sekali. Jadi hanya terdiri dari pilar dan atap serta lantai saja. Bangunan mungil ini fungsinya adalah sebagai gazebo untuk menikmati pemandangan danau dan alam sekitarnya sekaligus untuk mendapat udara segar dengan lebih bebas.

Untuk akses masuk dan keluar, di depan bangunan utama dibuat jalan dengan ukuran yang cukup lebar. Jalan akses ini juga punya nilai keistimewaan tersendiri karena warna yang digunakan juga selaras dengan warna atap yaitu abu-abu. Panjangnya hingga mencapai bibir luar danau. Dan tidak berbeda jauh dengan bentuk jalan yang lain di bagian sisi kiri dan kanan jalan yang berada di pinggir danau diberi garis warna putih.

Sebelum masuk pada bangunan, kedua sisi jalan yang berada di bagian dalam danau diberi hiasan patung manusia berdiri dalam berbagai pose yang berlainan. Warna dari patung ini adalah hitam, dan pondasi yang digunakan untuk peletakan menggunakan warna putih. Paduan warna yang kontras ini menjadikan patung-patung hias tersebut semakin terlihat cantik dan anggun.

Agar nuansa sejuk dan segar makin terasa, disebelah patung tersebut dibuat taman yang terdiri dari hamparan rumput segar dan beberapa pohon sejenis cemara lancip atau oak. Lokasi untuk meletakan pohon cemara ini juga sama persis untuk bagian kiri dan kanannya. Demikian pula dengan ukuran tinggi pohon tersebut. Sehingga karakter kembar pada pada bagian kiri dan kanan tidak berkurang sama sekali, bahkan semakin kuat.
Untuk menambah nilai kecantikan sekaligus keamanan, di sebelah samping pagar tembok putih yang pada bagian atasnya diberi tanaman sejenis perdu yang bisa dibentuk dan dirapilan hingga menjadi garis yang lurus.

Sumber gambar : http://www.home-designing.com
Artikel Lainnya :