Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Arsitektur Gaya Kontemporer yang Menggunakan Lekukan

Arsitektur Gaya Kontemporer yang Menggunakan Lekukan
Pada umumnya sebuah bangunan terutama rumah untuk tempat tinggal menggunakan dinding yang bersifat datar. Namun lihatlah bangunan rumah yang berada di pinggir danau atau sungai seperti yang terlihat pada gambar.

Bangunan bergaya kontemporer ini menggunakan lekukan pada bagian dindingnya, sehingga antara tembok, lantai dan bagian atap terlihat sebagai satu kesatuan yang utuh. Atap bangunan ini memang tidak menggunakan atap sebagaimana atap genting pada bangunan rumah yang lain, namun tetap menggunakan dinding dari beton. Demikian pula halnya dengan lantai yang digunakan, juga menggunakan bahan yang tidak berbeda alias sama.
Keuntungan dari penggunaan konsep bangunan seperti ini adalah, kita bisa melakukan penghematan biaya dengan signifikan. Sebab kita tidak perlu mengeluarkan dana untuk membeli genting dan pernak-pernik lain untuk membuat plafon. Karena dengan adanya atap dinding, maka secara otomatis atap tersebut tidak perlu dibuatkan plafon lagi.

Demikian pula halnya dengan bagian dinding untuk dinding lain yang menggunakan kaca, tentu biaya yang dukeluarkan jauh lebih irit dibandingkan dengan penggunaan dinding yang menggunakan batu bata.

Selain itu dengan menggunakan dinding kaca, penghuni rumah bisa melihat pemandangan luar dengan fokus yang lebih luas dan tiada batas. Dinding kaca ini sama sekali tidak menggunakan kusen seperti jendela, namun langsung menyatu dengan dinding.

Sehingga dinding tersebut seakan-akan tampil sebagai kusen atau pigura dari kaca tersebut. Jika ingin melindungi privacy tinggal menggunakan kain korden yang bisa ditutup dan dibuka dengan mudah.
Satu hal yang paling unik dari bentuk bangunan ini adalah sebagian bangunan yang menjorok keluar dari pondasi di tanah. Jadi bentuknya seperti melayang. Untuk membuat bangunan seperti ini tentu butuh perhitungan yang cermat, terutama dalam pembuatan konstruksinya.

Hal terpenting dalam pembuatan konstruksi ini besi dan baja yang digunakan untuk membuat konstruksi harus utuh, tidak boleh ada sambungan. Karena ini berhubungan dengan kekuatan yang dihasilkan. Penggunaan sambungan akan membuat kekuatan konstruksi menjadi berkurang, terutama pada bagian ruang yang tidak menggunakan pondasi tersebut.

Meski menggunakan gaya kontemporer yang modern , namun bangunan ini tetap diusahakan untuk memunculkan nuansa yang bisa menyatu dengan alam. Sehingga lokasi yang digunakan adalah berada di tepian danau atau sungai. Dan yang menarik adalah tanah yang digunakan untuk membuat bangunan berada disebuah gundukan yang lebih tinggi.

Hal inilah yang menjadikan rumah tersebut, pada bagian ujungnya tidak menggunakan pondasi tanah dan jadi terlihat melayang. Sebuah ide yang sangat kreatif karena bisa membuat bangunan ini bisa tampil unik dan cantik.
Agar bentuk bangunan ini bisa menonjol namun tetap menyatu dengan alam, maka warna dinding yang digunakan adalah putih, kontras dengan warna hijau yang mendominasi warna alam dan lingkungan sekitarnya. Penggunaan kaca pada dinding juga makin menguatkan karakter alamiah yang muncul.

Sisi lain yang membuat bangunan ini makin terlihat eksentrik adalah bentuknya yang tidak kotak atau persegi panjang sebagaimana bangunan rumah pada umumnya. Bentuk dari bangunan ini seperti beberapa kapsul panjang yang ditata sedemikian rupa sehingga punya tampilan yang unik, aneh namun tetap enak untuk dilihat. Apalagi jika dipandang dari seberang danau.

Hal lain yang tidak kalah menariknya adalah, pada salah satu sisi bangunan yang menghadap langsung ke danau dan sungai, terdapat area terbuka yang juga tidak menggunakan pondasi tanah. Bentuknya seperti segitiga yang melayang namun pada bagian ujungnya tidak dibuat lancip tapi sedikit bulat atau bundar. Area terbuka ini berfungsi sebagai teras untuk melihat pemandangan luar secara langsung.
Sumber gambar : http://www.home-designing.com
Artikel Lainnya :