Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Rumah Unik Berdinding Kaca dan Kayu

Rumah Unik Berdinding Kaca dan Kayu
Bagi yang punya dana dan anggaran terbatas, pasti akan berusaha untuk melakukan penghematan ketika membuat rumah yang mau dijadikan sebagai tempat tinggalnya. Berbagai cara dilakukan agar biaya yang dikeluarkan bisa seirit dan seefisien mungkin, namun hasil rumah yang dibangun tetap terlihat indah dan cantik.
Salah satu jalan yang bisa ditempuh adalah menggunakan bahan yang lebih murah namun tetap kuat. Bahkan kalau bisa rumah tersebut tetap punya nilai desain yang unik serta punya daya tarik yang tinggi.  Salah satu contoh dengan bentuk rumah yang punya kriteria dan syarat tersebut adalah seperti bangunan yang nampak dalam gambar.

Rumah yang berada di negeri Belanda ini menggunakan bahan yang harganya relatif lebih murah yaitu dinding kaca dan kayu. Penggunaan bahan ini selain lebih murah juga membutuhkan konstruksi bangunan yang tidak terlalu berat seperti bangunan rumah yang menggunakan dinding batu bata. Maka biaya untuk pembuatan kontruksinya juga bisa ditekan.

Dinding kaca diaplikasikan untuk dinding bagian depan dan belakang rumah, sehingga ruang yang berada didalamnya bisa terlihat dengan jelas. Bahkan pintu yang menjadi akses keluar masuk dan jendelanya juga menggunakan kaca dan tampilannya juga menyatu dengan dinding. Jika dilihat secara sekilas saja orang akan merasa kesulitan untuk menemukan pintu tersebut karena bentuknya juga sama persis dengan penataan kaca untuk dinding.

Konsep dari bangunan rumah ini memang menerapkan sifat yang transparan dan terbuka. Tujuannya adalah untuk memunculkan kesan yang lebih luas. Jadi sangat cocok untuk diterapkan pada bangunan yang ukuran luas lahannya sangat terbatas.

Selain itu penggunaan kaca untuk dinding juga menghasilkan keuntungan yang lain yaitu cahaya matahari bisa masuk dengan maksimal sehingga kebutuhan listrik untuk penerangan juga bisa dihemat terutama pada siang hari.

Jika ingin melakukan kegiatan yang bersifat privacy, penghuni bisa menutup dinding tersebut dengan kain korden yang dipasang secara penuh. Atau bisa juga kaca yang bening tersebut diganti dengan kaca riben yang lebih gelap.

Adapun warna dominan yang digunakan adalah putih, yang diaplikasikan pada bagian kerangka untuk pemasangan kaca, konstruksi atau pilar, lantai dan plafon serta kain korden. Warna ini selain menghasilkan kesan yang bersih dan segar, juga ruang atau bangunan menjadi nampak lebih luas lagi dan besar.

Kemudian untuk penggunaan kayunya, diaplikasikan pada dinding bagian samping. Kayu tersebut dipotong kecil dan memanjang kemudian disusun secara horizontal. Tujuan dari penyusunan kayu dengan teknik horizontal ini juga sama yaitu untuk memunculkan kesan yang lebih lebar atau panjang. Warna kayu ditampilkan seperti warna aslinya yaitu coklat, sehingga karakter alaminya makin kuat terasa. 

Selain untuk membuat dinding samping, kayu juga digunakan untuk menutup bagian atas dari dinding kaca yang berada di depan, dengan pola mengikuti bentuk susunan atap. Jadi bentuknya akan menjadi seperti garis lebar, dimana pada bagian tepinya diberi lapisan pelindung dari lembaran seng yang juga diberi warna putih.

Untuk perabot interiornya, terutama kursi tamu, diletakan pada bagian tengah dan menggunakan warna yang senada dengan kayu dinding coklat namun lebih terang. Penggunaan warna ini memunculkan kesan yang hangat dan akrab.

Untuk mempercantik tampilan rumah, pada bagian depan diberi kolam ikan. Dinding kolam tersebut menggunakan batu alam yang warnanya juga selaras dengan warna dominan putih namun sedikit lebih gelap. Batu ini ditata atau disusun sampai pada bagian luar disekeliling kolam. 

Kemudian untuk mencapai kolam tersebut, di depan rumah dipasang lantai kayu yang disusun dengan ukuran ketinggian yang sama dengan lantai rumah serta diberi warna putih. Jadi antara bangunan rumah dan kolam menjadi satu kesatuan yang utuh.

Sumber gambar : http://www.home-designing.com
Artikel Lainnya :