Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Rumah Berdimensi Tiga Garis Horizontal

Rumah Berdimensi Tiga Garis Horizontal
Rumah yang bergaya minimalis pada umumnya menggunakan garis-garis vertikal ke atas. Namun jika ingin tampilan yang lain, bisa menggunakan garis yang disusun secara horizontal. Bangunan dengan gaya seperti ini bisa diaplikasikan untuk rumah yang berlokasi pada tanah yang bentuknya memanjang ke arah samping, bukan belakang.

Contohnya adalah bangunan rumah riverhouse yang berada di Ontario Kanada ini. Bagian garis horizontal pertama diaplikasikan untuk membuat dinding fasad yang berada di bagian depan.

Tampilan dinding yang polos ini bisa menggunakan tutup atau pelapis dari batu alam atau hanya sekedar di beri warna krem, untuk  memberikan nuansa yang sederhana  namun tetap elegan. Sementara pada bagian bawah fasad diberi garis yang warnanya merupakan kombinasi hitam dan putih.

Di bagian samping belakang fasad terdapat pintu berukuran besar yang berfungsi sebagai akses untama untuk masuk ke dalam rumah atau bangunan. Warna yang digunakan adalah coklat kekuningan yang merupakan warna utama atau point of colour.

Pintu ini menyatu dengan garis horizontal kedua yang memanjang sampai pada bagian tepi bangunan. Pada bagian atasnya diberi semacam fasad kecil warna putih dengan tujuan untuk lebih menonjolkan warna pintu.
Disamping pintu lalu dibuat dinding yang terbuat dari kaca mirror sehingga tampilan dalam ruang tetap tertutup dan tidak bisa terlihat dari luar. Selain memunculkan kesan yang mewah penggunaan kaca ini juga punya tujuan yang lain yaitu untuk mendapatkan sistem pencahyaan yang alami dari matahari dengan maksimal.

Untuk memberi perlindungan pada kaca agar sinar yang masuk tidak terlalu panas dan terang atau silau, lokasinya dibuat agak menjorok ke dalam sehingga bisa tertutup oleh atap atau plafon luar. Selain itu dibagian bawah plafon diberi kaca riben warna hitam dengan tujuan untuk menghilangkan bias sinar yang bisa muncul dari dinding kaca mirror ketika terkena pancaran sinar matahari.

Pada bagian samping dinding kaca mirror ini diberi ruang kosong terbuka yang bisa digunakan sebagai teras atau untuk garasi mobil.

Selanjutnya garis horizontal kedua ini disapu dengan warna krem yang selaras dengan warna dinding fasad pada garis horizontal pertama, namun menjadi sangat kontras dengan warna  pintu yang coklat kekuningan. Bentuk garis kotak persegi panjang telihat sangat kentara dengan menggunakan warna ini.

Untuk lantai atas yang merupakan garis horizontal yang ketiga, konsepnya juga sama dengan garis horizontal yang kedua. Yang menjadikan bangunan ini menjadi istimewa dan punya karakter agak unik adalah bagunan lantai dua ini dibuat sedikita menjorok keluar pada bagian samping kirinya.

Sedangkan pada bagian samping kanan hanya menggunakan ukuran separo panjang dari lantai bawah atau garis horizontal yang kedua. Jika dilihat secara sekilas bentuk bangunan ini akan seperti tangga berundak.
Penggunaan konsep pewarnaan juga sama, yaitu krem muda untuk bagian garis horizontal dan coklat kekuningan yang dipadu dengan warna putih untuk bagian fasad yang diletakan pada bagian tengah, seperti konsep pewarnaan pada pintu lantai bawah.

Di bagian belakang fasad kemudian diberi dinding yang juga menggunakan bahan kaca mirror. Untuk memunculkan kesan yang lebih simetris, di depan fasad diberi kaca riben yang letak dan posisinya sejajar dengan kaca riben yang berada di bawahnya.

Agar kesan megah bisa tampil lebih maksimal serta memunculkan kesan yang sangat luas, di bagian depan bangunan rumah ini tidak diberi taman, kecuali hanya hamparan rumput hijau yang segar. Kesejukan dan kesegaran udara yang alami bisa didapatkan melalui pohon-pohon berukuran besar yang berada dibagian samping dan belakang rumah.

Sumber gambar : http://freshome.com
Artikel Lainnya :