Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Membuat Jendela Gantung

Membuat Jendela Gantung
Penggunaan jendela gantung atau floating window hingga saat ini belum begitu banyak digunakan. Bahkan untuk rumah yang berada di luar negeri, jendela seperti ini juga masih sedikit yang mengenalnya, karena memang merupakan penemuan baru sehingga hanya beberapa pihak atau orang saja yang telah mengenalnya.
Penempatan jendela gantung ini biasanya ada di luar ruang terutama teras yang menghadap taman atau halaman rumah. Kegunaannya adalah agar penghuni rumah tetap bisa menikmati suasana atau pemandangan di luar, meski keadaan kondisinya sedang dalam keadaan yang tidak begitu bersahabat.

Misalnya ketika sedang turun hujan, air tidak bisa masuk ke dalam teras karena terhalang oleh jendela tersebut. Sementara penghuni masih tetap bisa duduk dengan nyaman dan menikmati pemandangan rintik hujan atau taman yang basah tersiram air. Kemudian jika suhu udara sedang dingin, penghuni juga masih bisa bersantai di dalam teras. Karena udara atau angin yang datang tidak bisa masuk ke dalam teras secara langsung.

Demikian pula halnya jika cuaca sedang kering dan panas. Situasi seperti ini akan menyebabkan lingkungan yang berada di sekitar rumah juga ikut menjadi kering sehingga banyak menghasilkan debu yang berterbangan. Namun dengan adanya jendela gantung ini, masuknya debu ke dalam teras bisa dikurangi serta tidak begitu mengganggu kenyamanan orang yang sedang duduk di teras.

Sedangkan jika jendela gantung yang dipasang menggunakan kaca jenis riben, maka penghuni rumah bisa melakukan kegiatan di teras tanpa perlu merasa risih jika ada orang luar yang sedang lewat. Karena secara otomatis pandangan orang tersebut akan terhalang oleh kaca jendela gantung.

Sedangkan jika dilihat dari sudut estetika, penggunaan jendela gantung bisa menambah nilai kecantikan dari tampilan sebuah bangunan rumah. Karena bentuk jendela gantung ini sangat unik dan sedikit eksentrik.
Meski paling banyak digunakan untuk luar ruang, sebenarnya jendela gantung juga bisa ditempatkan di dalam ruang. Fungsinya adalah untuk penyekat ruang atau partisi sekaligus sebagai hiasan interior untuk menambah kecantikan tampilan ruang. Biasanya jendela gantung ini dibuat dengan ornament atau hiasan lain seperti grafir, air brush dan sebagainya.

Jika dibandingkan dengan membuat jendela biasa, maka banyak pengeluaran yang bisa dihemat. Salah satunya adalah kita tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membuat kusen. Karena jendela gantung hanya membutuhkan kerangka saja. Adapun bahannya bisa menggunakan kayu atau besi alumunium.

Cara membuatnya juga sama dengan jendela biasa, yaitu membuat kerangka kemudian diberi kaca. Setelah itu pada bagian atasnya tinggal diberi rantai kemudian digantungkan pada tempat yang telah disediakan.

Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah, jenis rantai yang digunakan harus benar-benar kuat karena jendela gantung ini punya bobot yang cukup berat. Demikian pula halnya dengan tiang yang digunakan untuk penyangganya.

Jika menggunakan kayu harus dipilih kayu yang tidak mudah melengkung, punya ukuran diameter yang cukup besar dan kuat. Sedangkan jika menggunakan besi harus diberi lapisan anti karat sehingga tidak mudah mengalami pengeroposan.

Khusus untuk jendela gantung yang dipasang di luar atau depan teras, biasanya menggunakan lebih dari satu jendela gantung. Jarak antara satu jendela dengan jendela yang lain tidak boleh terlalu berdekatan atau mepet. Tujuannya adalah, ketika ada angin besar yang datang, angin tersebut tetap bisa lewat dan tidak membuat jendela jadi bergoyang keras.

Jika jendela bergoyang tentu akan mengakibatkan bahaya bagi orang yang sedang berada di tempat itu. Apalagi jika goyangannya terlalu keras sehingga bisa menyebabkan jendela jatuh dan kacanya pecah berantakan.
Untuk menghindari hal seperti ini di bagian bawah jendela bisa diberi rantai lagi, kemudian dikaitkan pada tanah menggunakan paku besi yang besar.

Sumber gambar : http://freshome.com
Artikel Lainnya :