Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Membuat Desain Ruang Bernuansa Tempat Pelindungan (Bomb Bunker)

Membuat Desain Ruang Bernuansa Tempat Pelindungan (Bomb Bunker)
Bomb bunker adalah tempat perlindungan yang berada di ruang bawah tanah. Gunanya adalah untuk dijadikan tempat perlindungan ketika ada ancaman atau serangan bomb maupun senjata pemusnah massal yang lain.
Namun adakalanya bomb bunker ini juga dijadikan tempat pengungsian penduduk yang sedang terkena bencana alam seperti letusan gunung, gempa bumi atau kebakaran maupun ketika muncul gas yang mengandung racun atau zat kimia berbahaya di suatu tempat.

Bentuk ruang dari bomb bunker yang punya tampilan sangat khusus ini bisa dijadikan inspirasi baru untuk menciptakan desain ruang atau interior yang inovatif dan kreatif. Salah satu contohnya adalah desain ruang keluarga yang sekaligus digunakan sebagai ruang baca seperti yang nampak dalam gambar.
Salah satu ciri utama dari ruang bomb bunker adalah bentuk atapnya yang melengkung ke bawah seperti tampilan ruang gerbong kereta api pada masa lalu. Ruang ini juga menampilkan atap dengan bentuk tersebut dan ditambah dengan plafon penutup atap yang juga didesain dan diberi warna seperti besi baja yang sering digunakan untuk membuat bomb bunker. Penggunaan desain dan warna seperti ini membuat karakter ruang bomb bunker makin kuat.

Kemudian kesan padat dan ramai yang biasa terjadi dalam bomb bunker juga ditampilkan lewat penataan perabot yang dibuat mengumpul dalam satu tempat. Namun karena ditata dengan cita rasa yang tinggi, maka tampilannya juga tetap enak dan sedap untuk dinikmati.
Barang atau perabot yang ditaruh secara mengelompok antara lain adalah kumpulan buku-buku yang ditaruh dalam dua rak dinding yang terpisah. Salah satu rak hanya terdiri dari satu tingkat dan menempel pada bagian samping dinding, sementara rak yang lain menggunakan dua tingkat dan menempel pada bagian dinding di ujung dan pojok ruang.

Warna rak yang terbuat dari kayu ini juga berbeda. Untuk rak tunggal menggunakan warna coklat muda atau terang sementara untuk rak bertingkat menggunakan warna coklat gelap atau tua. Tujuan dari penggunaan dua warna ini adalah untuk menghasilkan kesan yang lebih segar dan hangat.

Kemudian untuk kursi juga dilokasikan dipojok ruang tepat dibawah rak penyimpanan buku. Warna yang digunakan untuk penutup kursi adalah krem terang yang memunculkan kesan ] natural dan sedikit terang. Sementara untuk mejanya menggunakan meja kayu yang diberi warna coklat terang kemudian diatasnya diberi kain penutup atau taplak bermotif yang menggunakan warna merah sebagai warna dominan.

Setelah itu di bagian depan satu set kursi dan meja ini masih ditaruh lagi dua kursi berukuran besar dan menggunakan warna yang sama dengan kursi yang berada di belakangnya. Kursi besar ini gunanya adalah untuk membaca buku atau bersantai saja.
Dibagian dinding panjang yang lain, diletakan kursi goyang dengan desain yang sangat spesifik. Pada bagian sandaran punggungnya menggunakan penutup dari bahan yang bersifat transparan sehingga bisa tembus pandang.

Sedangkan untuk kerangka, sandaran tangan dan bagian kaki serta bagian untuk goyangan menggunakan besi lengkung yang dibuat dan ditata sedemikian rupa sehingga punya tampilan yang sangat istimewa. Apalagi jika melihat warna yang digunakan, krem untuk sandaran punggung dan tempat duduk serta coklat gelap untuk bagian kerangka dan yang lain. Paduan warna yang sangat kontras ini memunculkan kesan yang sangat elegan dan mewah.

Untuk mengurangi kesan yang sempit dan berantakan pada bomb bunker, maka lantainya menggunakan warna abu-abu kemudian ditambah dengan sistem pencahayaan yang cukup terang yang bersumber dari lampu yang ditaruh di bagian belakang rak buku dan lampu duduk yang berada di bagian bawah.

Yang menjadikan tampilan ruang bomb bunker ini lebih istimewa adalah nuansa religi yang ditampilkan melalui beberapa gambar tokoh-tokoh agama dan patung Yesus yang diletakan di bawah rak buku. Tujuan dari pemasangan ormanent ini adalah untuk mengingatkan penghuni agar selalu berdoa kepada Tuhan. Hal ini berhubungan dengan nuansa ruang bomb bunker yang kondisinya dalam situasi darurat sehingga bahaya yang mengancam jiwa bisa datang setiap saat.

Sumber gambar : http://www.good.is


 
Artikel Lainnya :