Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Menjadikan Warna Kuning Sebagai Fokus Utama Tampilan Ruang

Menjadikan Warna Kuning Sebagai Fokus Utama Tampilan Ruang
Untuk memunculkan suasana yang penuh kegembiraan, semangat dan gairah hidup yang tinggi, bisa dilakukan dengan cara memberi warna kuning pada beberapa bagian ruang interior rumah. Penggunaan warna kuning ini tidah harus menjadi warna yang dominan atau paling banyak digunakan, namun tetap mampu menjadi warna utama atau point of colour.

Penggunaan warna kuning ini bisa diaplikasi terutama pada ruang keluarga, tamu dan dapur. Untuk kamar tidur, penggunaan warna ini kurang begitu cocok karena area tempat tidur merupakan ruang yang digunakan untuk melakukan istirahat dan kegiatan lain yang membutuhkan ketenangan. Sedangkan warna kuning punya sifat yang terang dan menyala. Sehingga secara psikoligis kegiatan istirahat dan tidur tidak bisa dilakukan secara maksimal.
Salah satu contoh desain yang tidak begitu banyak menggunakan warna kuning namun mampu menjadi point of colour adalah sebuah ruang keluarga seperti yang terlihat dalam gambar.  Dalam ruang tersebut penggunaan warna kuning yang lembut namun tetap cerah hanya diaplikasikan pada tengah tembok depan dan samping saja. Kemudian ditambah dengan dua buah saraung bantal duduk dan bunga mekar yang diletakan di atas meja tengah dan meja lain yang berada di sudut ruang.

Untuk menguatkan karakter penggunaan warna kuning sebagai point of colour, di bagian tengah dinding yang menggunakan warna kuning dipasang sebuah pesawat televisi. Sementara pada bagian bawahnya diberi hiasan atau ornament berupa perapian. Ketika melihat dan menikmati siaran televisi, otomatis pandangan mata juga akan tertuju pada bagian dinding yang berwarna kuning tersebut.

Meski penggunaan warna kuning hanya sekitar 25% saja dari seluruh warna yang digunakan, namun tetap mampu memunculkan kesan yang cerah dan lembut sehingga tidak menjadi silau. Apalagi penggunaan warna kuning pada dinding ini menggunakan wallpaper yang didalamnya terdapat ornament atau motif yang menggunakan warna putih. Kesan sejuk dan nyaman makin terasa.

Sedangkan bagian tembok yang lain menggunakan warna abu-abu dengan tujuan untuk memunculkan kesan modern dan dinamis. Dan untuk menambah kesan yang lebih dinamis, pada bagian dinding yang diberi warna abu-abu tersebut diletakan rak terbuka dari papan kayu yang diberi warna putih.
Selain untuk menambah kesan dinamis, penggunaan warna putih ini adalah untuk menghasilkan suasana yang lebih terang. Dan agar kesan terang lebih kuat terpancar, pada bagian atas rak diberi beberapa hiasan foto keluarga yang pigura atau framenya juga memakai warna putih terang.

Warna putih juga diaplikasikan pada plafon adalah untuk menghadirkan kesan yang tenang, luas dan nyaman. Penggunaan warna putih yang sebenarnya menjadi warna dominan ini kemudian dilanjutkan pada kursi sofa yang panjang, meja dan kap yang dipasangkan pada lampu berdiri atau standing lamp yang diletakan di bagian sudut ruang agak ketengah.

Sementara pada bagian dinding yang lain dipasang jendela dengan ukuran besar. Tujuannya adalah untuk mendapatkan sistem pencahayaan yang alami dari matahari sekaligus untuk melakukan penghematan energi listrik.

Kemudian untuk memunculkan kesan yang hangat dan akrab, di dalam ruang tersebut juga diletakan kursi lain yang menggunakan warna krem terang pada bagian penutupnya dan coklat untuk kaki kursinya.
Sedangkan untuk lantai warna yang digunakan juga sama dengan bagian dinding yang menggunakan warna abu-abu. Pada bagian tengahnya diberi karpet penutup yang warnanya selaras dengan kursi duduk yaitu krem terang, sehingga kesan hangat dan akrab makin tercipta dalam ruang ini.

Selain penggunaan warna krem, kesan akrab dan hangat bisa dihadirkan dengan menempatkan buku-buku bacan yang ditaruh di dalam rak. Jadi ruang keluarga ini selain bisa digunakan untuk ngobrol dan melihat televisi secara bersama-sama, juga bisa menjadi ruang baca sekaligus.

Sumber gambar : http://www.home-designing.com


Artikel Lainnya :