Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Mempercantik Tampilan Dinding Dengan Peralatan Elektronik Bekas

Mempercantik Tampilan Dinding Dengan Peralatan Elektronik Bekas
Untuk mempercantik tampilan dinding dalam ruang, tidak harus menggunakan lukisan tangan yang mahal harganya. Jika mau kreatif, barang bekaspun bisa dijadikan sebagai media untuk membuat hiasan dinding yang tidak kalah cantik tampilannya jika dibanding dengan lukisan atau hiasan dinding yang lain.

Jika ingin menggunakan lukisan, tentu biaya yang harus dikeluarkan lebih besar karena harga lukisan juga mahal. Apalagi jika lukisan tersebut merupakan hasil karya seorang seniman yang terkenal. Tentu dana yang harus disediakan lebih banyak dan bisa menguras isi kantong. Maka pilihan terbaik untuk menghemat pengeluaran adalah menggunakan barang yang mudah ditemukan untuk dijadikan hiasan dinding sebagai media untuk memperindah tampilan interior ruang.

Salah satunya adalah menggunakan barang elektronik yang sudah rusak atau tidak terpakai lagi. Jika kita punya komputer, televisi, kulkas, CD player dan perabot elektronik lain yang sudah rusak dan tidak terpakai lagi, maka pilihan utamanya adalah menjualnya di pasar loak atau bursa barang bekas. Jika tidak mau ke tempat itu tinggal dibuang saja di tempat sampah.

Namun sekarang kegiatan tersebut ada baiknya tidak dilakukan lagi. Karena barang bekas yang sepertinya tidak punya nilai ekonomi tersebut bisa digunakan untuk membuat aneka macam lukisan dinding yang punya nilai seni dan keindahan cukup tinggi.

Pertama kali yang harus lakukan untuk membuat lukisan dari peralatan elektronik adalah membongkar perabot elektronik bekas yang sudah tidak terpakai. Lepas semua bagian dan elemen yang ada di dalamnya. Kemudian pisahkan menurut jenis maupun warnanya. Mulai dari kabel, alat pencet atau tombol dan lain-lain.
Khusus untuk lempengan yang digunakan sebagai tempat penempelan element elektro yang punya ukuran sangat kecil, tidak perlu dicabut satu persatu. Karena tampilan lempengan atau papan ini justru akan lebih bagus jika di dalamnya masih terdapat element tersebut.

Setelah semua dilepas dan dikumpulkan langkah selanjutnya adalah menyiapkan media yang digunakan untuk membuat lukisan. Untuk melakukan pekerjaan ini ada dua sistem yang bisa diterapkan. Yang pertama adalah proses pembuatan lukisan langsung ditempelkan pada dinding, dan yang kedua adalah menggunakan papan kayu atau triplek maupun multiplek yang dipotong sesuai dengan ukuran yang dikehendaki.
Setelah semuanya siap kemudian bisa dilanjutkan dengan membuat sketsa bentuk lukisan yang mau dibuat dengan menggunakan pensil atau spidol.

Jika lukisan sketsa sudah jadi, maka pembuatan lukisan bisa langsung dimulai. Cara membuatnya adalah memilih element elektronik yang cocok kemudian ditempelkan pada sketsa menggunakan lem besi. Pakailah jenis lem yang tidak punya warna atau bening saja. Karena jika lem tersebut menggunakan warna tentu akan merusak tampilan lukisan yang dibuat.

Kemudian untuk pemilihan jenis element  elektronik yang digunakan, bisa disesuaikan dengan pola yang telah dibuat. Misalnya untuk kabel bisa digunakan untuk membuat rambut jika lukisan yang dibuat berbentuk orang. Dan selain untuk rambut, kabel yang kecil juga bisa dipakai untuk membuat garis batas lukisan atau menampilkan otot tubuh.

Sedangkan untuk element yang lain seperti kumparan speaker atau magnet speaker yang bentuknya bundar bisa digunakan untuk bagian kepala, dada dan sebagainya. Gunakan imaginasi yang tinggi agar dapat menghasilkan lukisan yang selain enak dipandang juga punya nilai seni dan keistimewaan tersendiri.

Lukisan yang sudah jadi bisa langsung dipasang. Sedangkan untuk lokasi penempatan yang terbaik adalah pada ruang tertutup dimana tidak banyak debu yang berterbangan. Karena jika sudah kotor, lukisan dengan bahan peralatan elektronik ini sulit untuk dibersihkan. Kecuali jika punya mesin penghisap debu yang bisa menarik kotoran hingga pada bagian yang paling kecil dan dalam.
Jika ingin tampilan yang dramatis, lukisan ini bisa diberi lampu sorot. Pilihlah jenis lampu yang warna sinarnya bisa memunculkan karakter kuat dari lukisan tersebut.

Sumber gambar : http://homeluxuryideas.com
Artikel Lainnya :