Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Membuat Pintu Akses Ruang Bawah Tanah

Membuat Pintu Akses Ruang Bawah Tanah
Ruang bawah tanah biasanya digunakan untuk menyimpan berbagai macam barang dan perabot yang sudah tidak digunakan atau jarang dipakai. Sehingga tampilannya biasanya dibuat dengan bentuk yang sederhana tanpa memperhatikan konsep desain yang jelas.

Namun demikian, khusus untuk pintu atau akses untuk masuk ke dalamnya tetap harus ditata dengan baik dan benar. Bahkan jika dirasa perlu, tampilan ruang bawah tanah ini juga ditata dengan baik, tidak berbeda jauh dengan tampilan ruang yang berada di bagian atas.

Terlebih jika pintu tersebut terletak di ruang atau tempat yang mudah terlihat. Maka tampilannya harus benar-benar mendapat perhatian agar tidak merusak keindahan dan pandangan ruang dan interior. Jadi pintu akses menuju ruang bawah tanah ini bisa digunakan sebagai media untuk mempercantik tampilan ruang.
Caranya adalah dengan membuat desain pintu yang bentuknya bisa menyatu dengan lantai dimana pintu tersebut berada. Bahan untuk membuatnya bisa menggunakan kayu, besi atau kaca dan diberi warna yang selaras dengan warna untuk lantai.

Posisikan pintu tersebut pada tempat yang mudah terlihat sehingga bisa menjadi nilai tambah untuk keindahan interior ruang. Sedangkan sistem buka tutupnya bisa menggunakan dua cara yaitu dengan cara digeser atau diangkat keatas. Sedangkan jumlah daun pintunya juga ada dua pilihan yaitu daun pintu tunggal dan ganda.
Agar bisa menampilan bagian dalam ruang bawah tanah, pada bagian pintu yang cara membukanya dengan sistem diangkat, bisa diberi alat penahan dengan tujuan sehingga daun pintu bisa dibuka atau ditegakan dan orang bisa melihat apa yang ada di dalam ruang bawah tanah tersebut meski hanya sebagian saja.

Selain itu pintu yang lebih sering terbuka ini punya fungsi yang lain, yaitu untuk menciptakan sistem sirkulasi udara yang lebih baik untuk ruang bawah tanah tersebut. Karena untuk ruang yang berada di bagian bawah tidak mungkin ada jendelanya. Sehingga dengan adanya pintu ini maka udara bisa masuk dari atas dan memberi kesegaran yang alami. Maka kondisi ruang menjadi segar dan tidak panas atau pengap.
Jadi mau tidak mau, bagian ruang bawah tanah juga harus ditata dengan baik meski hanya merupakan gudang penyimpanan barang saja, terutama pada bagian atas yang letaknya tidak jauh dari pintu masuk. Karena pada bagian ini tampilannya akan terlihat secara langsung.

Kemudian untuk tangga yang juga menjadi akses untuk turun bisa ditampilkan dengan cantik. Buatlah jenis tangga yang pada bagian kiri dan kanannya bisa diberi ornament sehingga bisa menambah nilai keindahan tampilan ruang baik yang berada di atas tanah dan bawah tanah.

Contohnya adalah di bagian samping tangga bisa diberi rak untuk menyimpan botol minuman anggur atau hiasan dan pernak-pernik yang lain. Tampilan tangga seperti ini tentu akan menjadikan tampilan ruang di bagian atas makin menarik dan bisa membuat penasaran orang untuk melongok bagian dalam ruang bawah tanah.
Jadi kesan ruang bawah tanah yang biasanya dalam kondisi berantakan, bau dan panas serta pengap bisa dhilangkan sama sekali.

Jika ingin memunculkan kesan yang lebih dramatis, pada bagian dalam ruang bawah tanah ini bisa diberi sistem pencahayaan yang sinarnya diarahkan pada ruang atas. Sehingga ketika pintu dibuka akan keluar cahaya yang memuncukan rasa sensasional tersendiri.

Atau bisa juga sistem pencahayaannya dibalik. Caranya gunakan lampu sorot yang diletakan bagian ruang atas, kemudian sinarnya diarahkan menuju ruang bawah tanah. Sinar seperti ini akan menghasilkan tampilan ruang bawah tanah yang sedikit tamaram namun tetap terlihat dengan jelas. Sehingga keindahan tata ruang bawah tanah bisa dinikmati dari atas tanpa perlu turun atau masuk.

Sumber gambar : http://www.home-designing.com


Artikel Lainnya :