Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Mendesain Ruang Gaya Georgian

Mendesain Ruang Gaya Georgian
Di Indonesia, desain ruang atau interior yang bergaya Georgian memang tidak begitu populer. Namun sebenarnya konsep dari desain ini tidak begitu jauh dengan model Mediteranian yang sekitar duapuluh tahun lalu sempat menjadi booming di tempat ini. Sementara untuk gaya Georgian sendiri sudah mulai dikenal banyak orang mulai abad ke XVI di Negara Inggris. Namun tidak lama kemudian menyebar ke negara Amerika melalui para imigran.
Sampai di Amerika, oleh masyarakat di sana gaya Georgian di padukan dengan gaya Neo Palladian. Namun mulai tahun 1840an, gaya ini mulai surut penggunaanya. Mereka menganggap jika gaya Gerogian lebih cocok untuk diaplikasikan sebagai tempat ibadah, bukan untuk bangunan rumah tempat tinggal. Namun pada permulaan abad ke XX, gaya ini mulai dikembangkan dan banyak disukai orang hingga saat ini.

Sementara itu di Kanada yang merupakan wilayah jajahan negara Inggris, pada waktu itu pemerintah kolonial banyak mendirikan bangunan yang bercorak Georgian dengan alasan sebagai kesetiaan dan penghormatan kepada pemerintah pusat di London dan diri mereka sendiri. Dan selain di Kanada serta Amerika, gaya Georgian juga popular di negara-negara Amerika Utara yang lain.

Berikut ini ada contoh desain ruang atau interior yang menggunakan gaya Georgian, dimana pada bagian dindingnya menggunakan warna putih. Selain warna putih warna netral dan terang yang lain adalah menjadi salah satu ciri utama dari desain Georgian. Tujuan dari penggunaan warna ini adalah untuk memunculkan kesan yang terang, bersih dan luas pada ruang.

Sedangkan ciri lainnya adalah penggunaan jendela yang lebih banyak atau besar jika dibanding dengan konsep gaya desain yang lain. Dan yang pasti, jendela tersebut selalu dalam dalam keadaan utuh, tidak terbagi dalam beberapa kotak atau bagian pada kacanya. Sedangkan gordennya menggunakan desain yang sangat sederhana dan memakai warna coklat muda untuk memunculkan kesan hangat dan akrab.

Nuansa Georgian makin tegas terasa ketika kita melihat tampilan dinding yang berada di atas tempat perapian. Dinding ini ditutup menggunakan wallpaper yang mempunyai motif atau gambar bernuansa Georgian serta penggunaan warna biru yang terang.

Kemudian di atas perapian diberi hiasan kaca bundar. Keistimewaan dari kaca hias ini adalah bentuk piguranya yang menyerupai binatang kura-kura.  Hiasan kaca yang lain diletakan pada bagian tengah antara dua jendela yang juga berbentuk bundar namun dengan ukuran pigura yang lebih besar dibanding dengan kaca yang dipasang.

Untuk kursi utamanya juga punya sedikit keistimewaan, yaitu menggunakan kursi yang bentuknya seperti sofa namun pada bagian bawahnya terdapat kaki. Adapun penutupnya menggunakan beberapa jenis warna. Di bagian sebelah kiri untuk sandaran tangan, sandaran punggung dan tempat duduk menggunakan warna hijau, sementara pada bagian depan sandaran tangan tersebut juga tetap menggunakan hijau namun dikombinasi dengan warna merah.

Lalu untuk bagian tengah, sandaran punggungnya menggunakan warna merah lagi dan untuk tempat duduknya menggunakan warna biru yang dipadu dengan putih. Setelah itu pada bagian kanan kursi memakai biru kembali, untuk sandaran punggung putih dan untuk tempat duduk adalah kuning gading.
Meski banyak menggunakan warna, namun karena dipadukan dengan tepat maka hal ini tidak memunculkan kesan yang ramai. Paduan dan kombinasi beberapa warna ini justru memunculkan kesan Georgian yang makin kuat.

Untuk mejanya, pada bagian atas menggunakan kaca bening. Sedangkan untuk kaki dan kerangkanya menggunakan besi kecil yang diberi warna kuning.
Untuk menguatkan nuansa Georgian yang dihadirkan sekaligus memunculkan aroma cantik dan anggun, di atas meja tersebut diberi bunga imitasi yang warnanya sama persis dengan warna gambar untuk wallpaper yaitu biru. Bunga imitasi ini diletakan pada vas bunga yang juga terbuat dari kaca bening yang diberi ornament berupa garis horizontal warna merah.

Sumber gambar : http://www.home-designing.com
Artikel Lainnya :